Teknik marmet adalah metode memerah ASI dengan tangan yang dipercaya efektif membantu ibu menyusui mendapatkan hasil maksimal tanpa alat bantu apa pun. Dengan teknik sederhana ini, Busui bisa mengosongkan payudara secara optimal dan menjaga kelancaran produksi ASI.

Teknik marmet membutuhkan latihan yang rutin supaya terbiasa dan ASI yang keluar lebih lancar. Meski dibutuhkan ketelatenan yang tinggi, tidak sedikit ibu menyusui memilih cara ini karena sederhana, higienis, dan minim risiko iritasi jika dilakukan dengan benar.

Teknik Marmet, Cara Efektif Memerah ASI dengan Tangan - Alodokter

Teknik memerah ASI dengan tangan ini juga menjadi solusi andalan saat Busui tidak memiliki akses ke pompa ASI atau ingin pilihan yang lebih alami dalam memerah. Jika Busui masih ragu atau belum paham langkah-langkahnya, simak panduan berikut agar proses memerah ASI berjalan efektif dan aman.

Langkah Teknik Marmet

Agar hasil memerah ASI optimal dan tetap nyaman, ikuti tahapan teknik marmet yang tepat berikut ini:

1. Persiapan 

Teknik marmet membutuhkan persiapan yang tepat. Pastikan tangan sudah dicuci bersih dengan sabun, lalu siapkan wadah steril untuk menampung ASI. Pilih tempat yang membuat Busui tenang, nyaman, dan rileks saat memerah.

2. Pijat payudara

Lakukan pijatan lembut di seluruh area payudara menggunakan ujung jari, gerakkan dengan pola memutar dari arah pangkal menuju puting. Pijatan ini membantu merangsang pengeluaran ASI dan memperlancar alirannya.

3. Posisikan jari

Tempatkan ibu jari di bagian atas areola (bagian gelap di sekitar puting), sedangkan jari telunjuk dan jari tengah diletakkan di bawah areola membentuk huruf “C”. Dalam melakukan teknik marmet, pastikan jari-jari tidak perlu terlalu dekat ke puting.

4. Tekan dan peras lembut

Tekan payudara ke arah dada secara perlahan, lalu peras dengan lembut ke arah puting. Hindari menarik atau memijat puting secara langsung agar tidak menimbulkan iritasi. Ulangi gerakan ini secara ritmis hingga ASI keluar.

5. Pindah posisi jari

Setelah aliran ASI mulai berkurang, pindahkan posisi jari ke area sekitar areola lainnya, lalu ulangi proses yang sama agar seluruh bagian payudara bisa kosong secara merata.

6. Ulangi pada payudara sebelahnya

Setelah satu payudara terasa kosong dan aliran ASI melambat, lakukan teknik marmet yang sama pada payudara satunya. Langkah ini dilakukan hingga ASI yang keluar berkurang.

Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan saat Melakukan Teknik Marmet

Tidak hanya lebih praktis dibandingkan harus mengeluarkan ASI dengan pompa ASI, ada banyak manfaat teknik marmet untuk Busui, di antaranya:

  • Membantu mengosongkan payudara secara efektif
  • Mendukung produksi ASI tetap lancar
  • Mencegah bengkak atau sumbatan pada payudara
  • Ramah biaya dan dapat dilakukan kapan saja tanpa alat
  • Lebih higienis, jika teknik dilakukan dengan benar

Meski manfaatnya banyak, ada juga hal-hal yang perlu Busui cermati sebelum menerapkan teknik marmet, yaitu:

  • Pastikan tangan dan wadah penampung bersih agar terhindar dari risiko kontaminasi.
  • Jangan menekan atau menarik puting terlalu kuat agar tidak menimbulkan sakit atau luka.
  • Jika muncul rasa nyeri, bengkak, atau luka pada payudara, hentikan dulu melakukan teknik marmet dan konsultasikan ke dokter.

Perlu diingat, teknik ini membutuhkan waktu, kesabaran, dan latihan, terutama untuk Busui yang baru pertama kali mencoba. Jadi, jangan menyerah dulu ya.

Melakukan teknik marmet secara rutin memang butuh adaptasi, terutama di awal. Ciptakan suasana yang tenang, jangan tergesa-gesa, dan jangan ragu untuk meminta bantuan pasangan atau konsultan laktasi bila menemui kendala.

Dengan latihan teratur, teknik marmet bisa menjadi pilihan andalan untuk mendukung kecukupan ASI Si Kecil secara praktis, alami, dan higienis. 

Bila Busui mengalami masalah seperti payudara nyeri, ASI sulit keluar maksimal, atau puting terluka saat memerah ASI ketika melakukan teknik marmet, segera konsultasikan ke dokter atau konsultan laktasi agar bisa mendapat penanganan yang tepat. 

Busui juga bisa memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk diskusi lebih lanjut dan mendapatkan solusi yang nyaman dari rumah.