Telado adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi HIV pada orang dewasa dan remaja usia di atas 12 tahun. Telado mengandung kombinasi tiga bahan aktif, yaitu dolutegravir sodium, lamivudine, dan tenofovir disoproxil fumarate. 

Kombinasi zat aktif dalam Telado bekerja dengan cara menekan perkembangan virus HIV di dalam tubuh melalui mekanisme yang berbeda, sehingga jumlah virus di dalam tubuh dapat ditekan. Penggunaan Telado secara teratur sesuai anjuran dokter dapat menurunkan risiko terjadinya komplikasi HIV.

Telado

Telado yang dikonsumsi secara rutin juga dapat mengurangi risiko terjadinya infeksi oportunistik, serta menurunkan risiko penularan HIV kepada orang lain. 

Perlu diketahui bahwa Telado tidak dapat menyembuhkan infeksi HIV secara total, sehingga obat ini perlu digunakan secara rutin sesuai jadwal yang ditentukan dokter.

Apa Itu Telado

Bahan aktif 50 mg dolutegravir sodium, 300 mg lamivudine, dan 300 mg tenofovir disoproxil fumarate 
Golongan Obat resep
Kategori Antivirus 
Manfaat Mengendalikan infeksi HIV
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak
Telado untuk ibu hamil Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Telado untuk ibu menyusui Telado umumnya aman digunakan oleh ibu menyusui selama mengikuti arahan dokter. Selama menggunakan Telado, ibu tetap perlu menjalani kontrol rutin sesuai arahan dokter
Bentuk obat Tablet 

Peringatan sebelum Menggunakan Telado

Telado tidak boleh digunakan secara sembarangan. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi obat ini, yaitu:

  • Informasikan kepada dokter seputar riwayat alergi yang dimiliki. Telado tidak boleh dikonsumsi oleh individu yang alergi terhadap dolutegravir, lamivudine, atau tenofovir.
  • Sampaikan kepada dokter jika Anda sedang menderita penyakit ginjal; penyakit liver, terutama hepatitis B, sirosis, hepatitis C; osteoporosis; pankreatitis; diabetes; atau gangguan mental, seperti depresi atau kecemasan.
  • Diskusikan ke dokter terkait risiko terjadinya asidosis laktat, yaitu penumpukan asam laktat di dalam tubuh. Konsumsi obat yang mengandung lamivudine berisiko menyebabkan kondisi tersebut, terutama pada wanita, penderita kondisi medis lain, atau orang yang minum obat HIV dalam jangka panjang.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal tertentu. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda sedang hamil, mungkin hamil, atau menyusui.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda merencanakan kehamilan. Obat ini mungkin perlu diganti dengan antiretroviral jenis lain pada awal kehamilan.
  • Segera temui dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang serius setelah mengonsumsi Telado.

Dosis dan Aturan Pakai Telado

Berikut ini adalah dosis umum penggunaan Telado untuk mengatasi infeksi HIV:

  • Dewasa dan anak usia ≥12 tahun dengan BB ≥40 kg: 1 tablet, 1 kali sehari.

Cara Menggunakan Telado dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca petunjuk pada kemasan obat sebelum minum Telado. Jangan mengurangi atau menambah dosis yang dikonsumsi.

Berikut ini adalah cara menggunakan Telado dengan benar:

  • Konsumsilah Telado sebelum atau sesudah makan.
  • Jika Anda lupa mengonsumsi Telado, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila waktu minum obat berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
  • Jangan berhenti menggunakan Telado tanpa seizin dokter. Menghentikan pengobatan terlalu cepat dapat menyebabkan infeksi tidak terkontrol dengan baik.
  • Lakukan kontrol secara rutin sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh dokter. Anda mungkin perlu menjalani pemeriksaan kesehatan rutin, termasuk tes viral load HIV, tes fungsi hati, atau pemeriksaan jumlah virus hepatitis B.
  • Simpan Telado di tempat bersuhu ruangan dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Telado dengan Obat Lain

Efek interaksi antarobat yang dapat terjadi jika Telado digunakan bersama obat lain meliputi: 

  • Penurunan efektivitas Telado bila digunakan bersama rifampicin, serta antasida atau suplemen yang mengandung aluminium, magnesium, kalsium, atau zat besi
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping Telado jika digunakan dengan trimethoprim atau sulfamethoxazole
  • Peningkatan risiko gangguan ginjal bila digunakan bersama aminoglikosida, vancomycin, atau tacrolimus

Untuk mencegah interaksi obat, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu bila hendak menggunakan Telado bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.

Efek Samping dan Bahaya Telado

Efek samping yang dapat terjadi setelah mengonsumsi Telado antara lain:

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Sulit tidur (insomnia)
  • Mual atau muntah
  • Diare
  • Nyeri perut
  • Kelelahan
  • Ruam kulit

Lakukan konsultasi lewat Chat Bersama Dokter jika efek samping di atas tidak membaik atau justru memburuk. Anda juga perlu segera mencari pertolongan medis jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:

  • Ruam kulit yang berat, disertai lepuh, kulit mengelupas, atau luka pada mulut
  • Demam, nyeri otot, atau pembengkakan pada wajah yang disertai ruam
  • Kulit atau bagian putih mata menguning, urine berwarna gelap, atau nyeri perut yang berat sebagai tanda gangguan hati
  • Nyeri atau kelemahan otot yang berat
  • Gangguan ginjal, yang ditandai dengan urine berkurang atau bengkak pada tungkai
  • Keluhan asidosis laktat, seperti sesak napas, napas cepat, nyeri perut hebat, mual, muntah, atau tubuh terasa sangat lemas