Tes IGRA adalah salah satu metode modern untuk mendeteksi infeksi kuman TB, baik aktif maupun laten. Pemeriksaan ini menjadi solusi untuk mendapatkan hasil diagnosis TBC yang lebih akurat, terutama jika memiliki faktor risiko tinggi terkena TBC.

Tes IGRA (interferon gamma release assay) adalah jenis tes TB yang dianggap lebih unggul dibandingkan tes tuberkulin (tes Mantoux). Hal ini karena hasil tes IGRA tidak dipengaruhi oleh riwayat vaksinasi BCG, serta bisa membantu membedakan infeksi TBC aktif dan laten.

Tes IGRA, Metode Deteksi TBC yang Akurat - Alodokter

Meskipun belum tersedia di semua fasilitas kesehatan, tes IGRA kini diakui sebagai pemeriksaan yang efektif untuk deteksi dini TBC, terutama pada kelompok berisiko tinggi atau ketika hasil tes tuberkulin menunjukkan keraguan.

Prosedur dan Fungsi Tes IGRA dalam Deteksi TBC

Tes IGRA adalah salah satu pilihan pemeriksaan TBC yang cukup akurat, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat vaksinasi BCG, pernah kontak erat dengan penderita TBC, atau memiliki faktor risiko khusus, seperti gangguan imun.

Tes IGRA dapat digunakan untuk mendeteksi infeksi TB laten (tanpa gejala) maupun TB aktif. Namun, untuk TB aktif, penegakan diagnosis tidak cukup hanya mengandalkan tes IGRA, melainkan juga membutuhkan pemeriksaan fisik, analisis gejala yang muncul, tes rontgen, dan analisis sputum (dahak).

Jadi, jika Anda dinyatakan positif TBC melalui tes IGRA, segera konsultasikan ke dokter untuk penegakan diagnosis dan merencanakan pengobatan yang tepat.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai bagaimana tes IGRA bekerja dalam diagnosis TBC:

  • Tes IGRA dilakukan dengan mengambil sampel darah dari pasien, berbeda dari tes Mantoux yang menggunakan suntikan di bawah kulit.
  • Sampel darah segera dikirim ke laboratorium khusus untuk dianalisis. Proses ini harus dilakukan dalam waktu singkat agar hasil tetap akurat.
  • Di laboratorium, sampel darah dicampurkan dengan protein khusus dari bakteri TBC (Mycobacterium tuberculosis) untuk melihat bagaimana respons sel imun tubuh terhadap paparan protein tersebut.
  • Laboratorium akan menilai jumlah interferon gamma yang dilepaskan oleh sel imun pada sampel darah. Hasil ini menunjukkan apakah tubuh pernah terpapar bakteri TBC.
  • Selanjutnya, Hasil tes IGRA dikirimkan ke dokter untuk dievaluasi. Tergantung dari hasil tes, dokter nantinya bisa merekomendasikan pemeriksaan lanjutan bila diperlukan.

Untuk menjalani prosedur tes IGRA, pasien biasanya tidak perlu melakukan puasa atau persiapan khusus sebelum tes. Namun, tetap disarankan memberi tahu dokter tentang riwayat kesehatan dan obat yang sedang dikonsumsi.

Keunggulan Tes IGRA

Inilah beberapa keunggulan melakukan tes IGRA untuk deteksi TBC:

  • Hasil tes tidak dipengaruhi oleh riwayat vaksinasi BCG
  • Lebih spesifik dalam mendeteksi infeksi karena hanya mengukur respons terhadap bakteri Mycobacterium tuberculosis
  • Risiko salah-positif lebih rendah, khususnya pada orang yang sudah pernah vaksin BCG atau terpapar bakteri TBC selain Mycobacterium tuberculosis
  • Tidak memerlukan kunjungan ulang ke rumah sakit atau klinik untuk membaca hasil tes, berbeda dengan tes Mantoux
  • Prosedur pengambilan sampel darah sederhana dan tidak menyebabkan reaksi pada kulit

Keterbatasan Tes IGRA

Sementara itu, ada juga beberapa keterbatasan tes IGRA yang perlu dipertimbangkan, seperti:

  • Tidak bisa membedakan secara pasti antara infeksi TB laten (tidak ada gejala) dengan TB aktif tanpa dukungan pemeriksaan lain, seperti rontgen paru atau pemeriksaan dahak.
  • Hasil tes tetap harus diinterpretasikan oleh dokter dan perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan tambahan apabila terdapat gejala TBC
  • Tes IGRA tidak dianjurkan sebagai pemeriksaan rutin pada setiap orang, melainkan lebih ditujukan untuk kelompok berisiko tinggi atau ketika hasil tes tuberkulin menimbulkan keraguan.

Tes IGRA juga memerlukan peralatan laboratorium khusus yang belum tersedia di semua rumah sakit atau klinik. Selain itu, biaya pemeriksaan ini umumnya lebih tinggi dibandingkan tes tuberkulin (tes Mantoux).

Kesimpulannya, tes IGRA adalah salah satu alat penting dalam mendeteksi infeksi TBC dengan tingkat keakuratan yang tinggi, terutama pada kelompok berisiko. Jika Anda memiliki faktor risiko atau ingin memastikan status TBC setelah kontak dengan penderita, konsultasikan pemeriksaan ini dengan dokter.

Anda bisa menggunakan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER agar bisa mendapatkan jawaban yang cepat dan sesuai dengan kondisi Anda.