Benarkah Perut Sehat Mempengaruhi Suasana Hati si Kecil?

Memiliki anak yang sehat adalah impian setiap orang tua. Dengan tubuh yang sehat, Si Kecil dapat bermain riang setiap hari. Namun tidak dapat dipungkiri memang, beragam masalah pada perut Si Kecil bisa saja mengintai buah hati Ibu. Seperti sakit perut, diare, konstipasi, masuk angin, kembung, dan lain sebagainya. Untuk itu para Ibu harus cermat dalam menjaga kesehatan perut Si Kecil ya.

Ibu tentu sangat senang bukan jika Si Kecil tertawa bahagia saat bermain? Namun, keceriaan Si Kecil bisa saja hilang jika dirinya memiliki masalah pada perutnya, lho Bu. Jika Si Kecil terlihat rewel, marah-marah, atau menjadi pendiam tidak mengucapkan sepatah kata pun dan hal itu tidak biasanya dibanding hari-hari lainnya, bisa saja buah hati Ibu tengah mengalami masalah pada perutnya.

Image artikel Bebelac 2

Pentingnya Pencernaan Sehat pada Si Kecil

Jika orang dewasa saja bisa sangat terganggu saat perutnya sakit, begitu juga dengan Si Kecil. Kendati masih kecil, buah hati Ibu juga bisa saja mengalami masalah pencernaan. Misalnya saja saat perut Si Kecil sakit dan kembung. Perpindahan usia bayi ke balita, mengharuskan Si Kecil mencoba banyak makanan yang berbeda untuk pertama kalinya. Hal itu pula yang membuat perutnya sakit dan bergas.

Karena belum mengetahui makanan apa yang tepat untuk dirinya, biasanya Si Kecil cenderung memakan apa saja yang ia sukai. Padahal, hal itu tidak baik untuk pencernaannya. Sebenarnya perut sehat dapat dimiliki oleh semua orang, termasuk Si Kecil. Dengan memiliki perut sehat, Si Kecil bisa bermain riang setiap hari dan Ibu tidak usah khawatir lagi. Berikut adalah kehebatan perut sehat, diantaranya:

  • Pencernaan lancar Perut yang sehat membuat pencernaan menjadi lancar karena asupan yang dimakan oleh Si Kecil. Perlu diketahui oleh Ibu, kendati Si Kecil sudah bisa makan apa saja, Ibu tetap harus mengontrolnya ya. Solusi terbaik adalah Ibu menambahkan lebih banyak serat pada menu makanan Si Kecil. Hal itu terbukti dapat mengurangi keluhan konstipasi padanya. Namun jangan terlalu banyak serat juga ya Ibu, karena anak-anak usia 1 hingga 3 tahun hanya membutuhkan 16 gram* serat per harinya. Yakni setara dengan pisang berukuran sedang.
  • Perlindungan alami Ibu tentu tidak ingin bukan jika Si Kecil sangat mudah terkena beragam penyakit sepertu flu dan pilek? Hal itu tergantung pada sistem kekebalan tubuhnya. Ada beberapa cara untuk meningkatkan kekebalan tubuh Si Kecil, seperti mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan yang cukup, meningkatkan waktu tidur, dan menjaga kebersihan seperti mencuci tangan sebelum makan. Selain itu, perut yang kenyang dan sehat juga bisa mempengaruhi perlindungan alami Si Kecil. Perut yang sehat membuat tubuhnya mampu menangkal beragam macam penyakit.
  • Tumbuh kembang optimal Tumbuh kembang Si Kecil dapat dipengaruhi dari apa yang dimakannya. Berikan makanan sehat pada Si Kecil, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan camilan yang sehat. Dengan mengonsumsi makanan yang sehat, perut Si Kecil pun akan sehat. Dan hal itu membantu tumbuh kembangnya menjadi optimal.
  • Cepat tanggap Jika Si Kecil sehat, maka pertumbuhan dan perkembangannya pun tidak akan terganggu. Hal itu dapat membuatnya menjadi cepat tanggap. Perut yang sehat membuat waktu bermain dan belajarnya tidak terganggu. Selain itu, buatlah Si Kecil aktif ya Ibu, dengan cara membatasi waktu untuk menonton televisi dan penggunaan komputer (gadget), yakni maksimum 2 jam dalam sehari.
  • Menjaga suasana hati Kelaparan adalah salah satu alasan paling umum mengapa Si Kecil menangis. Untuk Ibu, perhatikan jam makan Si Kecil ya. Tidak hanya sehat, perut yang kenyang kerap dapat menjaga suasana hatinya agar tetap gembira dan tidak rewel, lho Bu.
Dengan mengetahui kehebatan perut sehat, Ibu dapat mengajak Si Kecil bermain tanpa ada keluhan atau tangisan Si Kecil yang cukup mengganggu. Namun, Ibu juga harus tetap berhati-hati dengan kesehatan sistem pencernaan dan perutnya ya. Jika Si Kecil mengalami sakit perut yang parah, muntah, adanya darah atau lendir pada kotorannya, maka Ibu harus segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

 

sponsored by: