Eksim Basah: Ulkus Kulit yang Lama Sembuh

Jika Anda kerap mengalami luka pada bagian kulit Anda namun tak kunjung sembuh, bisa jadi itu adalah ulkus kulit. Ulkus kulit atau yang kerap dikenal oleh orang awam dengan istilah eksim basah ini sebenarnya merupakan luka terbuka pada kulit Anda.

Dalam dunia medis sebenarnya tidak ada istilah ‘eksim basah’, namun lebih menekankan pada istilah ‘ulkus atau luka kulit’. Luka yang lama sembuh, seperti eksim basah atau ulkus kulit tersebut meliputi ulkus kaki diabetik, ulkus karena tekanan, dan ulkus di pembuluh darah.

wet eczema

Eksim basah atau ulkus kulit yang lama sembuh dapat disebabkan oleh masalah kesehatan, seperti komplikasi diabetes, luka akibat tekanan, atau masalah pembuluh darah (ulkus vena kulit). Berikut penjelasannya lebih lanjut:

  • Ulkus kaki diabetik

Ulkus kaki adalah komplikasi umum diabetes yang kurang terkontrol, yang sering disebut masyarakat sebagai eksim basah. Hal ini terbentuk akibat kerusakan jaringan kulit. Ulkus ini paling umum terjadi di bawah jempol kaki dan bantalan pada telapak kaki. Kerusakan jaringan yang terjadi dapat sampai ke tulang.

Ulkus kaki diabetik paling sering disebabkan oleh sirkulasi darah yang buruk, gula darah yang tinggi (hiperglikemia), kerusakan saraf, iritasi atau kaki yang terluka. Hal ini menyebabkan luka pada penderita diabetes menjadi sulit sembuh dan berisiko terkena infeksi bila perawatan kulit kurang baik. Merawat kaki dan melindunginya dengan baik, dapat meminimalisir risiko terkena ulkus kaki diabetik.

Perawatan kaki meliputi membersihkan kaki termasuk juga jari-jari kaki, gunakan pelembap atau krim kulit kering agar kulit kaki Anda tidak pecah, potong kuku Anda, dan jangan berjalan kaki tanpa alas. Gula darah dan kondisi kesehatan umum juga perlu dipantau secara rutin untuk menunjang proses penyembuhan yang lebih baik. Apabila sulit terkontrol, penderita diabetes dengan ulkus kaki diabetik perlu berkonsultasi dengan dokter ahli untuk mendapat penanganan yang baik.

  • Ulkus karena tekanan (ulkus dekubitus)

Ulkus karena tekanan adalah luka atau ulkus yang disebabkan oleh iritasi dan tekanan terus menerus pada bagian tubuh Anda. Tekanan ini mengganggu suplai darah ke bagian kulit yang terkena. Padahal, darah mengandung oksigen dan nutrisi lain yang dibutuhkan untuk membantu menjaga jaringan agar tetap sehat. Tanpa adanya suplai darah yang tetap, jaringan menjadi rusak dan akhirnya akan mati.

Ulkus ini lebih umum terjadi di area yang sering mengalami tekanan seperti tumit, bagian bawah punggung, dan bagian bokong Anda. Risiko terkena ulkus karena tekanan semakin tinggi jika seseorang menghabiskan waktu yang lama dalam posisi berbaring di tempat tidur atau duduk di kursi. Kondisi ini sering terjadi pada penderita kelumpuhan, koma, gizi buruk, inkontinensia urine atau inkontinensia fekal, pengguna alat gerak prostetik, diabetes, perokok berat, atau cedera tubuh tertentu yang menyebabkan tubuh tidak dapat bergerak. Ulkus ini bisa sangat menyakitkan dan dapat memakan waktu yang sangat lama untuk sembuh.

Jika Anda mengalami ulkus tekanan, Anda harus segera mendapat penanganan dari dokter. Selain itu, Anda disarankan untuk mengubah posisi Anda sebanyak mungkin secara teratur dan juga untuk menggunakan kasur/bantal khusus untuk mengurangi tekanan. Keduanya membantu meringankan tekanan pada ulkus. Selain itu, Anda harus menggunakan kasur dengan busa yang tinggi atau tebal, karena hal tersebut juga dapat meminimalisir tekanan.

  • Ulkus di pembuluh darah

Ulkus di pembuluh darah atau ulkus kulit vena adalah luka yang terjadi ketika pembuluh darah di kaki tidak mengembalikan darah kembali ke jantung seperti seharusnya. Hal ini disebut dengan insufisiensi vena. Ulkus atau luka jenis ini sulit serta lama untuk sembuh, dan dapat kembali kambuh. Luka ini disebabkan karena sirkulasi yang buruk di area tungkai kaki. Kondisi ini sering terjadi pada kaum lansia, penderita obesitas, perokok, dan gaya hidup jarang berolahraga.

Tanda pertama dari eksim basah ini adalah kulit yang berubah menjadi merah tua atau ungu. Kulit juga bisa menjadi tebal, kering, dan gatal. Jika luka ini terinfeksi, maka akan menimbulkan bau dan nanah. Area sekitar luka pun menjadi lebih lunak dan kemerahan.

Penanganan utama pada ulkus di pembuluh darah adalah memperbaiki sirkulasi darah, dapat dilakukan dengan menggunakan kaus kaki atau perban khusus untuk memberi tekanan pada tungkai. Perawatan kulit dan kesehatan tubuh juga penting untuk menjaga agar ulkus dapat membaik, pemberian antibiotik jika terdapat infeksi, dan terkadang dengan pembedahan jika cara sebelumnya tidak memberikan hasil yang baik.

Eksim basah atau luka yang lama sembuh ini memang memerlukan perawatan yang khusus untuk mencapai kesembuhannya. Perlu kesabaran dan perawatan yang baik untuk mengobati ulkus pada kondisi-kondisi tersebut. Pada beberapa kasus jika kerusakan akibat ulkus sudah terlalu luas atau jika terdapat infeksi yang berat, tindakan amputasi diperlukan untuk mencegah komplikasi berlanjut. Oleh karena itu, jika terdapat gejala yang telah disebutkan jangan ragu untuk segera mengkonsultasikan keadaan Anda pada dokter.