Ini Peran Konsultan Laktasi bagi Ibu Menyusui

Proses menyusui seringkali dianggap mudah karena merupakan proses alami setelah melahirkan. Nyatanya tidak selalu demikian, tidak sedikit ibu yang mengalami kesulitan. Konsultan laktasi merupakan salah satu pihak yang bisa membantu kondisi tersebut.

Kesulitan menyusui terutama terjadi pada minggu pertama setelah bayi lahir. Kesulitan yang muncul dapat disebabkan oleh kondisi ibu maupun bayi. Dengan dukungan dan informasi yang tepat dari konsultan laktasi, proses menyusui menjadi lebih mudah.

ini peran konsultan laktasi bagi ibu menyusui - alodokter

Mendampingi Ibu Menyusui

Pada prinsipnya, tugas konsultan laktasi yaitu melatih ibu untuk menyusui bayinya.  Konsultan laktasi dapat membantu meyakinkan dan mendampingi para ibu saat proses menyusui. Para konsultan ini kemudian dapat mengajarkan posisi menyusui yang tepat dan cara meningkatkan produksi air susu ibu (ASI).

Konsultan laktasi juga akan membantu permasalahan yang sering dihadapi ibu menyusui, termasuk puting yang luka, masalah kemampuan bayi menyusu, berkurangnya berat badan bayi sejak lahir, dan ASI yang terlambat keluar. Salah satu studi yang melibatkan konsultan laktasi, kemudian menunjukkan masalah-masalah tersebut dapat diatasi dengan baik.

Selain pada kasus menyusui umumnya, konsultan laktasi juga akan sangat berperan pada beberapa kasus tertentu, seperti bayi prematur, bayi kembar, atau bayi dengan gangguan kondisi kesehatan tertentu, seperti kelainan jantung atau sumbing.

Selain itu, konsultan laktasi dapat membantu ibu mengenal alat bantu menyusui seperti pompa ASI dan cara menyimpan ASI perah. Hal ini sangat penting terutama bagi ibu yang kembali bekerja atau beraktivitas di luar rumah.

Tak hanya itu, untuk menghadapi bayi yang siap memperoleh makanan pendamping, konsultan laktasi dapat memberikan saran agar hal tersebut dapat seiring dengan proses menyusui.

Cermat Memilih Konsultan Laktasi

Konsultan laktasi merupakan pendamping dari ahli kesehatan, dengan spesialisasi manajemen laktasi. Untuk melakukan praktik, konsultan laktasi memperoleh sertifikasi dari badan internasional yaitu International Board of Lactation Consultant Examiners (IBLCE).

Konsultan laktasi yang tersertifikasi memiliki ilmu yang sangat luas seperti anatomi, fisiologi, psikologi, sosiologi, perkembangan anak, nutrisi, dan istilah-istilah medis. Hal ini diperlukan agar konsultan laktasi mampu menghadapi kondisi atau gangguan menyusui yang sulit. Di indonesia sendiri sudah terdapat beberapa konsultan laktasi dengan gelar IBCLC. Konsultan laktasi ini tersebar di Jakarta, Jawa Barat hingga Jawa Timur.

Sebagian rumah sakit, memiliki konsultan laktasi sebagai bagian dari staf untuk mendukung ibu menyusui.  Selain itu, konsultan laktasi juga dapat ditemukan di klinik bersalin, lokasi praktik dokter, ataupun praktik mandiri. Selain untuk ibu menyusui, konsultan laktasi juga dapat memberikan kelas menyusui pada ibu hamil.

Konsultan laktasi dapat membantu beragam permasalahan saat menyusui. Meski demikian, penting untuk memastikan konsultan laktasi yang Anda pilih sudah memiliki sertifikasi dari organisasi yang diakui.