Jangan Keburu Panik Mendengar Anthrax, Pahami Dahulu Seluk-beluknya

Tidak perlu panik dengan penyakit anthrax. Pada kenyataannya, sangat kecil kemungkinan Anda atau keluarga Anda terkena penyakit yang satu ini. Bahkan, jika Anda mengetahui seluk beluknya dengan benar, penyakit ini tidak semenakutkan yang dibayangkan.

Anthrax adalah penyakit serius yang disebabkan oleh infeksi bakteri bernama Bacillus anthracis yang biasa ditemukan di dalam tanah. Umumnya, ‘korban pertama’ dari infeksi bakteri ini adalah hewan ternak atau hewan liar. Berbeda dengan flu atau pilek yang bersifat menular, penyakit anthrax tidak bersifat menular. Meski begitu, manusia yang menyentuh hewan atau mengonsumsi produk-produk makanan atau minuman dari hewan yang menderita anthrax dapat mengalami penyakit anthrax juga.

anthrax - alodokter

Penyakit Anthrax di Indonesia

Anthrax bisa menjadi wabah yang akan lebih tinggi di area peternakan hewan pemakan rumput atau di perkampungan yang penduduknya memiliki hewan ternak pemakan rumput. Anthrax bisa terjadi di negara-negara yang tidak mengadakan vaksinasi rutin pencegah anthrax terhadap hewan-hewan ternak. Di Indonesia, kasus anthrax sering berulang sehingga menimbulkan polemik tersendiri bagi masyarakat sekitar.

Spora bakteri penyebab anthrax biasanya terdapat di tanah, air, dan tanaman yang terkontaminasi. Hewan ternak seperti sapi, kambing, rusa, dan domba dapat terinfeksi bakteri Bacillus anthracis jika menghirup atau menelan spora tersebut.

Pada Dasarnya, Penyakit Anthrax Sulit Menyerang Manusia

Spora bakteri anthrax dapat masuk ke tubuh manusia dengan cara yang sama pada penularan hewan, yaitu melalui udara yang terhirup atau melalui makanan yang terkontaminasi bakteri. Namun, ketika bakteri sudah berada di tubuh, tidak menjadikan Anda langsung menderita anthrax karena bakteri harus mengaktifkan diri dahulu. Ketika bakteri sudah aktif, barulah terjadi serangkaian aktivitas perkembangbiakan, penyebaran ke seluruh bagian tubuh, hingga akhirnya menghasilkan racun. Racun inilah yang selanjutnya menjadi pemicu penyakit anthrax.

Terdapat beberapa kondisi sebelum seseorang dinyatakan menderita sakit anthrax, antara lain menghidup ribuan spora bakteri hingga memasuki paru-paru, memakan daging dari hewan yang terkena anthrax (terutama jika daging tidak dimasak sempurna), atau paparan bakteri anthrax pada luka terbuka.  Pada suatu kondisi meski Anda bersentuhan dengan spora, tetapi spora tersebut tidak terhirup, tertelan, atau terkena kulit yang sedang terluka, maka bakteri tidak akan berkembang dan Anda tidak akan terkena penyakit anthrax.

Gejala Anthrax Berdasarkan Cara Menginfeksi

Terdapat empat jenis penyakit anthrax yang menyerang manusia berdasarkan gejalanya, yaitu:

Anthrax inhalasi

Jenis anthrax yang paling berbahaya ini disebabkan oleh spora bakteri yang terhirup hingga memasuki paru-paru. Kadang-kadang, meskipun sudah dilakukan pengobatan, tetap menyimpan risiko berakibat fatal. Tanda-tanda Anda terkena penyakit anthrax jenis ini adalah:

Anthrax gastrointestinal

Penyebab anthrax jenis ini adalah mengonsumsi daging yang terinfeksi anthrax tanpa mengolahnya hingga matang. Gejala penyakit ini adalah:

Anthrax kulit

Anthrax jenis ini terjadi ketika bakteri menginfeksi luka terbuka pada kulit. Jenis penyakit anthrax ini dinilai paling ringan dan mudah diobati. Gejala-gejalanya meliputi:

  • Timbul benjolan menyerupai bekas gigitan serangga yang terasa gatal dan Benjolan ini juga membentuk pusat yang berwarna hitam.
  • Kelenjar getah bening dan area di sekitarnya terasa sakit serta mengalami pembengkakan.

Anthrax injeksi

Di antara ketiga sebelumnya, anthrax injeksi adalah jenis yang terbaru. Terjadi karena masuknya spora melalui jarum suntik yang digunakan secara bergantian, terutama bagi para pengguna narkoba. Gejala-gejalanya adalah:

  • Kemerahan pada kulit di sekitar bekas injeksi, tetapi tidak membentuk kulit kehitaman
  • Tekstur pembengkakan yang terlihat signifikan
  • Kegagalan fungsi pada berbagai organ tubuh
  • Meningitis (radang selaput otak)
  • Syok

Gejala-gejala yang mengarah kepada anthrax perlu diwaspadai sebagaimana bentuknya bisa menyerupai penyakit lain. Meskipun demikian, jika Anda sering beraktivitas di lingkungan peternakan atau senang mengonsumsi daging yang tidak dimasak hingga matang sempurna, maka tidak ada salahnya untuk segera memeriksakan diri ke dokter demi mendapatkan diagnosis dan pengobatan sedini mungkin.