Diagnosis jerawat umumnya dilakukan oleh dokter melalui pemeriksaan sederhana dan tidak menimbulkan rasa sakit. Pertama-tama, dokter akan bertanya mengenai riwayat kemunculan jerawat, kebiasaan membersihkan wajah, pola makan dan tidur, tingkat stres, serta penggunaan obat-obatan atau terapi hormonal yang sedang dijalani.

Pada wanita, dokter juga akan menanyakan siklus menstruasi dan riwayat jerawat dalam keluarga karena kedua hal tersebut berkontribusi terhadap munculnya jerawat. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan langsung pada area kulit yang berjerawat, seperti wajah, dada, dan punggung.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis jerawat yang muncul, mulai dari komedo, papula, pustula, hingga nodul atau kista, sekaligus menilai tingkat keparahannya. Dokter juga akan memastikan tidak ada kondisi kulit lain yang dapat memperburuk jerawat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tingkat keparahan jerawat umumnya dibagi menjadi tiga kategori, yaitu

  • Ringan: jerawat berupa komedo putih atau hitam, dengan sedikit papula dan pustula.
  • Sedang: komedo lebih banyak dan menyebar, dengan jumlah papula dan pustula yang lebih banyak.
  • Berat: banyak papula, pustula, nodul, atau kista yang terasa nyeri dan bisa meninggalkan bekas luka.

Pemeriksaan tambahan umumnya tidak diperlukan pada kasus jerawat biasa. Namun, pada wanita dewasa yang tiba-tiba mengalami jerawat dalam jumlah banyak dan disertai gangguan siklus menstruasi atau pertumbuhan rambut berlebih di area tubuh tertentu (hirsutisme), dokter dapat menyarankan pemeriksaan lanjutan.

Pemeriksaan ini dapat berupa USG panggul dan tes darah untuk memastikan ada tidaknya gangguan hormon, seperti sindrom polikistik ovarium (PCOS), yang bisa menjadi penyebab jerawat membandel.

Dengan diagnosis yang tepat, dokter dapat menentukan penanganan jerawat yang sesuai dengan kondisi Anda. Jika Anda merasa ragu atau mengalami jerawat yang tidak kunjung membaik, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mendapatkan saran terbaik. Konsultasi bisa dilakukan secara langsung atau daring