Mengatasi Kulit Kering dengan Kandungan Pelembap Ini

Kulit kering adalah salah satu keluhan yang sering dilontarkan oleh kaum perempuan mengenai penampilan fisiknya. Berbagai cara dan usaha pun ditempuh untuk mencegah kulit Anda mengalami dehidrasi dan kondisi kulit kering yang parah.

Kulit kering atau xerosis adalah kondisi yang terjadi ketika kelembapan pada lapisan kulit stratum korneum (lapisan kulit terluar) berkurang. Kelembapan kulit Anda sendiri bergantung pada seberapa banyak kandungan molekul air dan lemak yang terikat di dalam lapisan kulit. Walau memiliki keringat dan sebum yang dihasilkan oleh kelenjar minyak sebagai pelembap alami, kelembapan kulit tetap bisa menurun akibat kondisi-kondisi tertentu. Beberapa di antaranya adalah karena udara kering, paparan sinar matahari berlebih, menurunnya lapisan lemak, dan ketidakcukupan kandungan air dalam stratum korneum, yang dapat berkaitan dengan kondisi lingkungan sekitar, proses penuaan, dan kualitas asupan nutrisi serta cairan.

Mengatasi Kulit Kering dengan Kandungan Pelembap Ini - alodokter

Jika tidak diobati, dehidrasi atau kulit kering yang parah bisa menimbulkan rasa gatal tak tertahankan dan berkembangnya berbagai jenis gangguan kulit, seperti eksim/dermatitis, infeksi kulit, alergi makanan, dan alergi kontak terhadap suatu benda. Pada lansia, rasa gatal biasanya muncul tanpa kehadiran ruam dan dikenal dengan istilah pruritus kronis.

Mengembalikan kelembapan kulit memang merupakan langkah pertama dalam perawatan dan pencegahan kulit kering. Kenali berbagai kandungan pelembap apa saja yang bermanfaat untuk kulit berikut ini.

Humektan

Kandungan ini akan meningkatkan kapasitas stratum korneum menahan air di dalam kulit.  Gliserin, sorbitol, ceramide, lesitin, asam hialuronat, urea, dan asam alfa hidroksi alfa (AHA) seperti asam glikolat dan asam salisilat adalah beberapa senyawa yang termasuk ke dalam jenis kandungan ini.

Emolien

Kandungan ini hampir serupa namun tak sama dengan pelembap biasa. Emolien digunakan untuk melembutkan kulit dengan cara mengisi ruang-ruang di antara sel-sel kulit, sementara pelembap digunakan untuk menambahkan kelembapan pada kulit. Keduanya akan lebih efektif jika digunakan setelah mandi. Asam linolenat, asam linoleat dan asam laurat adalah beberapa senyawa yang termasuk ke dalam jenis kandungan ini.

Kandungan yang berfungsi mengikat atau mengunci kelembapan di dalam kulit

Petrolatum atau petroleum jelly, silikon, minyak mineral dan lanolin adalah beberapa bahan yang termasuk dalam jenis kandungan ini. Walau cenderung dapat terasa berminyak di kulit, petroleum jelly dan minyak mineral pelembap cenderung lebih efektif menjaga kelembapan dengan harga yang lebih terjangkau. Gunakan setelah mandi ketika kulit masih dalam keadaan lembap dan oleskan hingga area kulit atau tangan tidak terasa berminyak.

Selain rutin menggunakan pelembap sehabis mandi dan mencuci tangan,  menghindari waktu mandi atau berendam dengan air hangat yang lama, serta mengonsumsi banyak air putih adalah beberapa cara lain untuk menghindari dehidrasi kulit. Pilihlah pelembap yang tidak berbahan dasar alkohol, begitu juga dalam memilih sabun mandi. Gunakan sabun mandi yang lembut dan melembapkan, bebas deodoran, bebas parfum dan deterjen.

Hindari menggaruk area kulit yang gatal karena bisa menyebabkan luka yang dapat meradang dan terinfeksi. Sebagai gantinya, Anda bisa mencoba meletakkan kompres dingin di atas area yang gatal tersebut, untuk mengalihkan rasa gatal. Segera temui dokter jika terjadi infeksi atau Anda memiliki kulit kering dan gatal sebagai akibat dari penyakit lain yang diderita, seperti diabetes, hipotiroidisme dan hipertiroidisme . Dokter akan menentukan jenis perawatan kulit kering yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.