Minuman Elektrolit: Apa Manfaatnya untuk Tubuh?

Pasti Anda sudah sering melihat iklan produk minuman yang mengandung elektrolit di layar kaca. Dalam iklannya, produsen mengklaim minuman mengandung elektrolit bisa menggantikan cairan tubuh yang hilang. Contohnya kehilangan cairan tubuh akibat kelelahan usai berolahraga.

Apa yang dimaksud dengan minuman elektrolit dan apa manfaatnya bagi tubuh?

minuman elektrolit apa manfaatnya untuk tubuh - alodokter

Elektrolit adalah mineral bermuatan listrik yang ada pada tubuh manusia. Elektrolit bisa ditemukan di dalam darah, keringat, air seni, dan cairan tubuh lainnya. Zat-zat yang disebut sebagai elektrolit, antara lain sodium, kalsium, bikarbonat, dan potasium.

Kadar elektrolit dalam tubuh bisa berkurang. Hal tersebut bisa terjadi karena tubuh berkeringat secara berlebihan usai berolahraga, atau ketika sedang muntah dan diare. Kondisi ini bisa membuat tubuh mengalami dehidrasi dan ketidakseimbangan mineral.

Dalam kasus tersebut, minum air putih saja tidak cukup mengembalikan kadar elektrolit di dalam tubuh. Diperlukan minuman yang mengandung elektrolit agar tubuh kembali ke kadar air dan mineral yang normal.

Ganti Cairan Tubuh dengan Minuman Elektrolit

Ketika berolahraga berat, tubuh bisa kehilangan banyak cairan. Menenggak minuman elektrolit, seperti minuman energi, bisa mengembalikan cairan serta energi yang hilang. Minuman ini juga bisa dianggap sebagai penyelamat khusus bagi Anda yang berolahraga di daerah bercuaca panas.

Minuman ini sangat diperlukan oleh atlet atau penggila olahraga. Menurut penelitian, atlet yang mengonsumsi minuman elektrolit memiliki stamina lebih tinggi dan lebih gesit dibandingkan atlet yang tidak mengonsumsinya.

Kandungan sodium, potasium, dan karbohidrat pada minuman elektrolit juga bisa memindahkan cairan dari tubuh ke area yang lebih membutuhkannya selama berolahraga.

Anda bisa mendapatkan minuman elektrolit di pasaran. Minuman elektrolit yang telah terdaftar di BPOM RI aman untuk dikonsumsi selama mengikuti saran penggunaan. Komposisinya pun telah disesuaikan sehingga tidak membuat Anda sakit perut. Ketika Anda mengonsumsi minuman elektrolit, sebaiknya hindari segala asupan lain yang mengandung garam yang tinggi seperti tablet garam. Kelebihan garam dalam tubuh dapat menyebabkan dehidrasi hipernatremia, yaitu kondisi ketika tubuh kelebihan kadar sodium.

Kadar elektrolit juga dapat berkurang akibat muntah atau diare. Untuk kondisi seperti ini, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi minuman elektrolit yang dijual di pasaran.

Selain bisa dibeli di luar, Anda juga bisa mengonsumsi minuman elektrolit buatan sendiri. Minuman elektrolit buatan rumahan atau larutan oralit buatan sendiri terdiri dari 1 liter air putih, 6 sendok teh gula pasir, dan ½ sendok teh garam. Kandungan garam, gula, potasium dan mineral lainnya bisa menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Pastikan komposisinya sesuai dengan takaran tersebut. Sedikit variasi bisa membuat minuman ini tidak efektif, bahkan berdampak negatif bagi tubuh. Hindari memberikan ini kepada anak berusia 12 tahun ke bawah. Jika ragu dengan cara membuatnya sendiri, Anda beli oralit yang di jual di berbagai apotek dan mengikuti aturan pemakaiannya. Biasanya oralit yang dijual dikemas dalam bentuk sachet dan perlu dicampurkan dengan takaran air tertentu.

Pada umumnya, air putih cukup untuk menggantikan air yang telah hilang dari tubuh melalui keringat saat berolahraga. Namun jika Anda berolahraga lebih dari satu jam, minuman elektrolit bisa lebih bermanfaat dalam memulihkan kembali kadar air dan mineral dalam tubuh. Selain itu, minuman ini juga mengandung karbohidrat yang bisa memberikan tenaga dibandingkan air putih biasa.