Penyebab Vagina Basah yang Perlu Anda Ketahui

Pernahkah Anda mengalami vagina basah? Vagina basah merupakan keadaan yang normal pada setiap wanita. Penyebab vagina basah di antaranya Anda sedang dalam masa subur (ovulasi), saat bergairah, atau sedang mengalami keputihan.

Umumnya, vagina memang mengeluarkan cairan yang membuat vagina basah. Cairan tersebut dibuat oleh kelenjar dalam vagina dan leher rahim yang berfungsi untuk membawa keluar sel-sel mati dan bakteri. Hal tersebutlah yang membuat vagina Anda menjadi bersih.

vaginal wet

Penyebab Vagina Basah

Hampir setiap wanita mengalami vagina basah. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

  • Ovulasi atau masa subur Ovulasi adalah pelepasan sel telur yang telah matang dari ovarium yang terjadi selama siklus menstruasi. Setiap wanita memiliki tanggal atau waktu ovulasi yang berbeda-beda dan bervariasi. Namun umumnya, ovulasi atau yang disebut dengan masa subur ini kerap ditandai dengan vagina basah, di mana terjadi peningkatan jumlah cairan vagina yang berasal dari lendir serviks. Dalam keadaan ini, Anda akan mengalami vagina basah. Ovulasi atau masa subur terjadi saat cairan yang Anda miliki berwarna bening dan tipis. Jika Anda ingin memiliki momongan, saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangan Anda. Lendir pada vagina basah ini juga dapat digunakan sebagai kontrasepsi alami bagi pasangan yang belum merencanakan kehamilan.
  • Saat bergairah Saat bergairah, kaum hawa memerlukan pelumas untuk melakukan hubungan seksual. Itulah sebabnya vagina menjadi basah saat sedang bergairah. Saat melakukan foreplay, cairan vagina mulai diproduksi. Hal itu terjadi secara alami dan berguna untuk memudahkan penis masuk ke dalam vagina Anda. Sebagian wanita mungkin mengalami ejakulasi dengan menyemburkan cairan bening dari kelenjar Skene selama mengalami orgasme. Saat bergairah tidak hanya ditandai dengan vagina basah saja, namun klitoris dan payudara Anda pun mulai membengkak. Denyut jantung, tekanan darah, dan pernapasan pun menjadi dipercepat. Jumlah pelumas vagina diproduksi sebagai hasil dari gairah seksual yang Anda alami, dan terjadi pada setiap wanita. Pastikan Anda dan pasangan mengetahui teknik perangsangan wanita yang alami untuk membuat vagina basah, sehingga dapat membantu memudahkan penis masuk ke vagina.
  • Keputihan Vagina basah juga bisa disebabkan oleh keputihan. Keputihan merupakan kondisi alami untuk membersihkan dan melindungi vagina dari infeksi dan iritasi. Warna keputihan akan berbeda-beda dan biasanya tidak disertai gatal dan perih di vagina. Saat keputihan terjadi akibat adanya infeksi, cairan Anda bisa saja berwarna coklat, keabu-abuan, hijau atau seperti keju. Gejala lain seperti perasaan gatal, perih, hingga munculnya luka melepuh di vagina dapat menyertai keputihan. Keputihan tidak normal ini bisa disebabkan karena obat antibiotik yang dapat menurunkan jumlah bakteri baik di vagina, kehamilan, diabetes yang tidak terkontrol, kebiasaan makan yang buruk (termasuk banyak makanan manis), ketidakseimbangan hormon, dan lainnya.
Sebenarnya, vagina basah sangat menguntungkan saat Anda melakukan hubungan seksual, karena banyak wanita menderita dengan ketidaknyamanan yang luar biasa akibat vagina kering atau tidak mudah melumasi. Tidak semua wanita mengalami vagina basah, sebagian dari mereka memiliki vagina kering yang disebabkan oleh beberapa hal, seperti masa menopause, produksi hormon estrogen menurun dan/atau berhenti, adanya alergi, dan lainnya.

Setelah mengetahui informasi tentang vagina basah, Anda tidak perlu merasa khawatir lagi. Namun, jika vagina basah tidak terjadi atau terjadi berlebihan dan disertai gejala lain pada organ kewanitaan, segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan.