Obat pilek anak bisa berupa obat resep dari dokter. Namun, ada juga beberapa perawatan yang bisa Bunda berikan kepada Si Kecil sebagai obat pilek alami. Dengan perawatan ini, diharapkan Si Kecil bisa lekas sembuh dari pilek dan kembali beraktivitas seperti biasanya.

Pilek pada anak adalah kondisi yang umum terjadi, terutama di musim hujan. Tidak hanya hidung yang terus menerus mengeluarkan ingus, pilek juga bisa disertai bersin-bersin, batuk, dan hidung tersumbat. Kondisi ini bisa saja menyebabkan anak menjadi rewel dan susah tidur.

6 Perawatan yang Bisa Menjadi Obat Pilek Anak - Alodokter

Ketika Si Kecil pilek, Bunda bisa mencoba pengobatan rumahan terlebih dahulu. Cara tersebut dinilai cukup efektif dan aman untuk meredakan gejala pilek pada anak. Dengan begitu, Si Kecil bisa merasa lebih baik dan lebih nyaman.

Cara Mengobati Pilek pada Anak di Rumah

Berikut adalah perawatan yang bisa Bunda lakukan sebagai obat pilek anak di rumah:

1. Membiarkan anak menghirup uap hangat

Salah satu gejala paling umum yang diderita anak saat mengalami pilek adalah hidung tersumbat. Untuk meringankan gejala ini, menghirup uap air hangat atau mandi air hangat bisa menjadi cara yang efektif.

Selain membuat tubuh lebih nyaman dan rileks karena suhu air yang hangat, udara lembap dari uap air juga akan membuat lendir di dalam hidung lebih mudah keluar. Untuk membantu mendapatkan udara lembap, Bunda juga bisa meletakkan humidifier atau vaporizer di kamar tidur Si Kecil.

2. Menjauhkan anak dari polusi

Saat Si Kecil sedang pilek, penting juga untuk menjauhkannya dari berbagai macam sumber polusi udara, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan, misalnya asap rokok, asap dari pembakaran sampah, debu, dan asap kendaraan. Ini karena polusi bisa menjadi pemicu kekambuhan gejala pilek, ISPA, dan sinusitis pada anak.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa udara yang bersih dan terbebas dari polusi berperan penting dalam menjaga fungsi dan kesehatan sistem pernapasan anak, serta mengurangi risikonya untuk terkena alergi, batuk, pilek, asma, dan bronkitis.

3. Memberikan anak madu

Batuk adalah respons alami tubuh untuk membantu membersihkan saluran napas dari lendir, debu, kuman, dan virus. Meski demikian, saat anak sedang pilek, ia bisa mengalami batuk yang mengganggu.

Sebagai alternatif yang aman, Bunda bisa menggunakan madu untuk meredakan batuknya serta membantu Si Kecil tidur lebih nyenyak. Namun, ingat. Obat pilek anak ini hanya bisa diberikan jika Si Kecil telah berusia di atas 1 tahun.

Untuk anak usia 1–5 tahun, berikanlah madu sebanyak ½ sendok teh. Sementara itu, untuk usia 6–11 tahun adalah 1 sendok teh dan usia 12 tahun ke atas adalah 2 sendok teh.

Selain memberikan madu secara langsung, Bunda juga bisa mencampurkan madu dengan air hangat, air jahe, atau air lemon.

4. Memberikan anak minuman yang hangat

Salah satu obat pilek anak yang juga tak kalah efektif adalah dengan memberikannya minum air putih yang cukup, terutama air hangat.

Selain itu, kuah atau sup ayam, air jahe, dan teh hangat juga bisa jadi alternatif. Namun, minuman ini hanya bisa diberikan pada anak yang sudah berusia 6 bulan ke atas, ya.

Minuman hangat bisa membantu mengencerkan lendir di hidung dan tenggorokan, sekaligus mencegah dan mengatasi dehidrasi ketika anak sedang pilek. Selain itu, pada bayi atau balita, pilek juga bisa diatasi dengan pemberian ASI atau susu formula sesering mungkin.

5. Meninggikan posisi kepala anak

Pada anak usia 1 tahun ke atas, meninggikan posisi kepala saat sedang tidur atau beristirahat di kasur bisa membantunya bernapas dengan lebih nyaman. Bunda bisa menambahkan handuk tipis atau bantal di bagian kepala Si Kecil ketika ia tidur dalam kondisi pilek.

6. Membersihkan hidung anak dengan air garam steril

Bunda juga bisa mengatasi pilek pada anak dengan cara membersihkan rongga hidungnya dengan cairan saline atau air garam steril. Cairan ini bisa membuat lendir di hidung lebih encer, sehingga mudah dikeluarkan.

Supaya memudahkan, Bunda bisa menggunakan neti pot atau tabung suntikan yang sudah dilepas jarum suntiknya untuk menyemprotkan air garam steril ke dalam hidung Si Kecil.

Jika anak pilek disertai demam, Bunda juga bisa memberikan obat pereda demam yang dijual bebas, seperti paracetamol.

Namun, jika penggunaan berbagai obat pilek anak di atas tidak efektif dan Si Kecil masih saja pilek atau justru kondisinya semakin parah dan disertai gejala lain, seperti sesak napas, muntah-muntah, lemas, dan jarang buang air kecil, sebaiknya periksakan ia ke dokter agar bisa mendapatkan obat pilek yang tepat.