Ciri-ciri luka sunat mau sembuh penting dikenali agar Anda bisa memantau proses pemulihan secara tepat dan mencegah risiko infeksi. Dengan memahami tanda-tanda luka mulai membaik, Anda dapat memberikan perawatan yang sesuai hingga penyembuhan berjalan optimal.

Proses penyembuhan luka sunat biasanya memakan waktu beberapa minggu dan bisa berbeda pada setiap orang tergantung usia, kondisi kesehatan, serta cara merawatnya. Mengenali ciri-ciri luka sunat mau sembuh penting agar orang tua atau pasien tahu apakah luka tersebut pulih dengan baik atau justru menunjukkan tanda masalah.

5 Ciri-Ciri Luka Sunat Mau Sembuh yang Perlu Diketahui - Alodokter

Umumnya, rasa gatal ringan, kemerahan yang berkurang, dan luka yang mulai mengering menandakan proses penyembuhan berjalan normal. Namun, jika muncul nyeri hebat, nanah, atau demam, segera periksakan ke dokter untuk mencegah infeksi lebih lanjut.

Ciri-Ciri Luka Sunat Mau Sembuh

Berikut ini adalah ciri-ciri luka sunat mau sembuh yang penting untuk dipahami:

1. Luka mulai mengering

Pada fase awal setelah sunat, area luka biasanya tampak sedikit lembap karena adanya cairan alami dari proses penyembuhan. Seiring berjalannya waktu, permukaan luka akan mulai mengering dan produksi cairan berkurang. 

Anda mungkin juga melihat keropeng tipis yang terbentuk di atas luka, yang berfungsi melindungi jaringan baru di bawahnya. Jika sebelumnya luka tampak agak lengket dan basah, kini biasanya terlihat lebih kering dan tidak lagi meninggalkan bekas saat disentuh.

2. Warna kemerahan berangsur memudar

Dalam beberapa hari setelah sunat, area di sekitar luka biasanya tampak kemerahan akibat proses peradangan normal yang terjadi saat tubuh mulai memperbaiki jaringan. Seiring waktu, warna merah ini akan berangsur memudar menjadi merah muda atau mendekati warna kulit semula. 

Jika awalnya kulit tampak sangat merah dan sedikit bengkak, kemudian warnanya mulai menurun dan terlihat lebih normal, hal ini menandakan proses penyembuhan berjalan dengan baik. Biasanya, dalam waktu satu hingga dua minggu, kemerahan tersebut hampir sepenuhnya menghilang.

3. Rasa nyeri berkurang

Ciri-ciri luka sunat mau sembuh selanjutnya adalah berkurangnya rasa nyeri pada area luka, yang biasanya paling terasa selama 2 sampai 3 hari pertama setelah prosedur. Nyeri ini umumnya muncul saat luka disentuh, terkena gesekan, atau saat bergerak. 

Seiring waktu, intensitas nyeri akan berangsur menurun. Misalnya, jika awalnya terasa sakit saat buang air kecil atau duduk, beberapa hari kemudian aktivitas sudah bisa dilakukan dengan nyaman. Saat rasa nyeri hampir hilang, itu menandakan proses penyembuhan luka berjalan dengan baik.

4. Rasa gatal ringan

Saat kulit di sekitar luka mulai pulih, biasanya muncul rasa gatal ringan yang menandakan pembentukan jaringan baru. Rasa gatal ini termasuk normal dan biasanya masih bisa ditoleransi tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Anda atau anak Anda mungkin ingin menggaruk area sunat, tetapi sebaiknya ditahan agar luka tidak terbuka kembali. Jika gatal disertai kemerahan parah, ruam, bengkak, atau keluarnya cairan, hal ini bisa menandakan infeksi dan perlu segera diperiksakan ke dokter.

5. Tidak ada cairan kuning, nanah, atau darah segar

Ciri-ciri luka sunat mau sembuh berikutnya adalah berkurangnya atau hilangnya keluarnya cairan dari luka. Pada tahap awal, sedikit cairan bening masih normal dan menandakan proses penyembuhan berjalan. Namun, ketika luka hampir sembuh, seharusnya tidak ada lagi cairan kuning, nanah, atau darah segar. 

Jika celana dalam atau perban tetap bersih tanpa noda aneh, itu menandakan pemulihan berjalan baik, sementara keluarnya cairan berwarna atau berbau tidak sedap perlu diwaspadai dan segera diperiksakan ke dokter.

Selain memperhatikan ciri-ciri luka sunat mau sembuh, Anda juga perlu perhatikan beberapa tips guna mendukung percepatan penyembuhan dan terhindari dari risiko infeksi berikut ini:

  • Jaga kebersihan area sunat, mulai dari cuci tangan sebelum menyentuh luka dan rutin membersihkan area luka dengan air bersih.
  • Gunakan pakaian longgar agar tidak menekan luka.
  • Hindari aktivitas berat yang rawan membuat luka sunat tergesek atau terbentur.
  • Konsumsi makanan bernutrisi dan tinggi vitamin.
  • Gunakan obat oles, salep, atau perban sesuai anjuran dokter dan jangan menghentikan perawatan tanpa arahan dari dokter. 

Setiap orang mempunya waktu pemulihan luka sunat yang berbeda-beda. Jadi, jangan khawatir bila terdapat perbedaan waktu masa pemulihan selama tidak disertai gejala lain yang mengkhawatirkan. 

Itulah ciri-ciri luka sunat mau sembuh yang perlu diketahui. Jika selama masa pemulihan Anda atau anggota keluarga mengalami demam tinggi, nyeri hebat, dan bengkak di area sunat, jangan tunda untuk berkonsultasi ke dokter. 

Konsultasi dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja serta cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, dokter dapat memastikan penyebabnya dan memberikan pengobatan sesuai kondisi, termasuk menyarankan pemeriksaan lebih lanjut di klinik atau rumah sakit terdekat.