Efek samping minum rebusan daun seledri dapat muncul bila dikonsumsi secara berlebihan, dalam jangka waktu lama, atau bersamaan dengan obat lain. Efek samping ini bisa muncul berbeda-beda pada setiap orang, mulai dari efek samping ringan hingga berat. 

Daun seledri merupakan bagian dari tumbuhan seledri (Apium graveolens) yang sering digunakan sebagai bumbu pelengkap pada masakan tertentu. Selain itu, rebusan daun ini juga telah lama digunakan sebagai ramuan tradisional untuk mencegah dan mengatasi masalah kesehatan tertentu, seperti tekanan darah tinggi, sembelit, dan kolesterol tinggi.

7 Efek Samping Minum Rebusan Daun Seledri yang Perlu Diketahui - Alodokter

Namun, dibalik manfaatnya tersebut, terdapat pula efek samping minum rebusan daun seledri juga lho, terutama bila dikonsumsi berlebihan atau bersamaan dengan obat herbal atau medis lain. Oleh karena itu, penting untuk memahami efek samping minum rebusan daun seledri sekaligus tindakan pencegahan sebelum rutin mengonsumsi rebusan daun ini.

Berbagai Efek Samping Minum Rebusan Daun Seledri

Berikut ini adalah beberapa efek samping minum rebusan daun seledri yang cukup sering dilaporkan di berbagai penelitian maupun laporan medis antara lain:

1. Reaksi alergi

Salah satu efek samping minum rebusan daun seledri adalah reaksi alergi, terutama pada orang yang memiliki riwayat alergi terhadap tanaman tertentu. Kondisi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh memberikan reaksi berlebihan terhadap zat atau kandungan senyawa yang ada dalam daun seledri.

Reaksi alergi yang muncul pada tiap orang berbeda-beda, mulai dari gatal-gatal pada kulit hingga muncul ruam kemerahan, biduran, atau pembengkakan pada area wajah. Pada beberapa kasus yang jarang terjadi, alergi pada rebusan daun seledri bahkan juga bisa menyebabkan seseorang sesak napas atau mengalami syok anafilaktik. 

2. Gangguan pencernaan

minum rebusan daun seledri juga bisa menyebabkan efek samping berupa gangguan pencernaan, seperti sakit perut, mual, muntah, perut kembung, atau diare. Kondisi ini bisa terjadi karena kandungan senyawa atau zat di dalam daun seledri dapat memicu iritasi ringan pada saluran cerna.

Risiko terjadinya efek samping minum rebusan daun seledri ini biasanya akan meningkat pada orang yang memiliki penyakit asam lambung, irritable bowel syndrome (IBS), atau masalah pencernaan lainnya.

3. Tekanan darah terlalu rendah

Daun seledri memang dikenal memiliki efek menurunkan tekanan darah karena kandungan nutrisi di dalamnya. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan atau bersamaan dengan obat hipertensi bisa menyebabkan tekanan darah turun terlalu rendah (hipotensi). 

Tekanan darah yang terlalu rendah berisiko menimbulkan beberapa gejala, seperti pusing, lemas, penglihatan kabur, hingga pingsan. Efek samping minum rebusan daun seledri ini bisa sangat berbahaya, terutama pada lansia atau orang dengan gangguan jantung.

4. Meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari

Daun seledri mengandung senyawa bernama psoralen, yang dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Nah, jika diminum dalam jumlah banyak, hal itu tentu dapat menyebabkan kulit menjadi lebih mudah mengalami iritasi atau bahkan terbakar saat terkena paparan sinar matahari langsung. 

Efek samping minum rebusan daun seledri ini bisa terjadi pada siapa saja, terutama pada orang yang sering beraktivitas di luar ruangan atau yang sebelumnya sudah memiliki kulit sensitif. Oleh sebab itu, jika rutin mengonsumsi rebusan seledri, disarankan untuk menggunakan pelindung, seperti pakaian lengan panjang dan tabir surya saat beraktivitas di bawah sinar matahari.

5. Gangguan ginjal

Meski jarang terjadi, konsumsi rebusan daun seledri secara berlebihan dan dalam jangka panjang juga diyakini dapat memengaruhi fungsi ginjal, terutama pada orang yang memang sudah memiliki gangguan pada organ tersebut. 

Hal itu karena daun seledri memiliki efek diuretik, artinya dapat meningkatkan produksi urin dan membuang cairan lebih banyak dari tubuh. Nah, bagi orang yang ginjalnya sudah bermasalah, konsumsi cairan atau zat diuretik secara berlebihan justru bisa memperparah kerusakan ginjal, menurunkan fungsi ginjal, dan memicu ketidakseimbangan elektrolit, seperti natrium dan kalium. 

6. Risiko perdarahan

Efek samping minum rebusan daun seledri lainnya adalah meningkatkan risiko perdarahan, terutama jika memiliki gangguan pembekuan darah atau dikonsumsi bersamaan dengan obat pengencer darah. Hal ini diduga karena kandungan tertentu di dalam daun seledri dapat memengaruhi proses pembekuan darah.

7. Menimbulkan interaksi obat

Rebusan daun seledri juga berisiko menimbulkan interaksi dengan obat-obatan tertentu jika dikonsumsi bersamaan. Akibatnya, hal itu dapat membuat efektivitas obat yang dikonsumsi menurun atau justru meningkatkan risiko terjadinya efek samping.

Sebagai contoh, daun seledri dapat meningkatkan efek obat penurun tekanan darah sehingga tekanan darah menjadi terlalu rendah. Selain itu, rebusan daun seledri juga dapat memengaruhi kerja obat diuretik, obat pengencer darah, maupun obat diabetes. Oleh karena itu, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu jika Anda sedang rutin mengonsumsi obat medis dan ingin mencoba rebusan daun seledri.

Cara Menghindari Efek Samping Minum Rebusan Daun Seledri

Untuk menghindari risiko terjadinya efek samping minum rebusan daun seledri di atas, pastikan Anda tidak mengonsumsinya secara berlebihan ya. Selain itu, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi rebusan daun ini dalam jumlah sedikit terlebih dahulu untuk melihat bagaimana reaksi tubuh Anda. 

Hal lain yang juga penting untuk diperhatikan sebelum minum rebusan daun seledri, yaitu:

  • Pastikan untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan daun seledri sebagai obat untuk mengatasi penyakit tertentu.
  • Bila sedang menyusui, hamil, atau berencana untuk hamil disarankan konsultasi ke dokter sebelum minum rebusan daun seledri.
  • Jangan minum rebusan daun seledri jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap tanaman tertentu, serta menderita tekanan darah rendah atau gangguan ginjal.
  • Konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum mencoba minum rebusan daun seledri atau ramuan herbal lain jika Anda punya riwayat penyakit tertentu.
  • Hindari minum rebusan daun seledri bersamaan dengan obat herbal atau obat medis lain tanpa persetujuan dari dokter karena bisa menimbulkan interaksi obat.

Meski dipercaya dapat mengatasi beberapa jenis penyakit. Namun, perlu diketahui bahwa rebusan daun seledri hanya boleh dikonsumsi sebagai terapi pendukung, bukan sebagai pengganti obat medis dari dokter. 

Jika keluhan atau kondisi medis yang dialami tidak membaik atau makin parah setelah mengonsumsi rebusan daun seledri maupun herbal lainnya, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Selain itu, jika Anda mengalami salah satu efek samping minum rebusan daun seledri di atas, hentikan konsumsi rebusan daun seledri dan segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Anda bisa memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan penanganan cepat akibat efek samping minum rebusan daun seledri.