Banyak yang menganggap penderita penyakit kulit adalah orang-orang yang kurang bisa menjaga kebersihan tubuh. Anggapan tersebut menjadikan mereka, khususnya orang dewasa, yang memiliki penyakit kulit merasa malu dan cenderung menyembunyikan penyakitnya. Hal ini menjadi hambatan bagi kesembuhan penderita penyakit kulit.

Banyak penyakit kulit yang menjangkiti anggota tubuh yang mudah terlihat oleh orang lain. Mereka yang ada di sekitar penderita kemudian bisa saja memberikan reaksi yang tidak menyenangkan. Pada akhirnya, hal ini akan menambah beban psikologis bagi penderita penyakit kulit.

5 Penyakit Kulit yang Umum Diderita Orang Dewasa - Alodokter

Penyakit Kulit yang Sering Terjadi pada Orang Dewasa

Sebenarnya, anggapan negatif dari masyarakat sekitar tersebut lebih karena minimnya informasi mengenai penyakit kulit yang diderita oleh orang dewasa. Padahal beberapa di antaranya merupakan gangguan yang umum diderita orang dewasa. Simak penjelasan penyakit kulit pada orang dewasa di bawah ini.

Herpes zoster

Salah satu penyakit kulit yang biasa menjangkiti orang dewasa adalah herpes zoster. Penyakit ini dapat muncul pada orang dewasa yang memiliki riwayat terkena cacar air sebelumnya.

Salah satu tanda penyakit ini adalah munculnya ruam tidak rata berukuran kecil yang bisa melepuh. Kulit yang terjangkit penyakit ini akan terasa perih, gatal, atau sangat sensitif. Daerah yang paling sering menderita herpes zoster adalah pada badan atau bokong. Meski begitu, masih ada kemungkinan bahwa penyakit ini bisa muncul di bagian tubuh manapun.

Salah satu tanda penyakit ini adalah munculnya ruam tidak rata berukuran kecil yang bisa melepuh. Kulit yang terjangkit penyakit ini akan terasa perih, gatal, atau sangat sensitif. Daerah yang paling sering menderita herpes zoster adalah pada badan atau bokong. Meski begitu, masih ada kemungkinan bahwa penyakit ini bisa muncul di bagian tubuh manapun.

Pada umumnya, seseorang akan terkena penyakit kulit ini selama sekitar dua minggu. Meski begitu, rasa sakit, mati rasa, dan gatal-gatal mungkin masih akan terasa hingga waktu yang lebih lama, mulai dari berbulan-bulan hingga seumur hidup.

Oleh karena itu, penting untuk menangani kondisi ini sedari dini agar nyeri yang dirasakan tidak menetap. Pengobatan penyakit herpes zoster, bisa dilakukan dengan pemberian obat antivirus, kortikosteroid, atau antidepresan sesuai resep dokter.

Urtikaria

Penyakit kulit lain yang umum diderita adalah urtikaria atau yang dikenal dengan istilah biduran. Ciri-ciri penyakit ini biasanya ditandai dengan munculnya rasa gatal-gatal, bilur-bilur, atau ruam yang menjengkelkan. Gangguan kulit ini mungkin muncul di salah satu bagian tubuh atau bisa tersebar di area tubuh yang lebih luas.

Biasanya, urtikaria akan sembuh dalam beberapa hari meski tanpa menjalani pengobatan. Antihistamin mungkin diperlukan, terutama ketika rasa gatal yang menyerang menjadikan penderita merasa tidak nyaman. Jika gejala yang muncul akibat urtikaria tidak hilang dalam waktu lebih dari 48 jam, menghubungi dokter adalah langkah yang dianjurkan untuk dilakukan.

Psoriasis

Orang dewasa juga sering terkena penyakit kulit berupa bercak merah bersisik yang biasa disebut dengan istilah psoriasis. Bercak ini umumnya muncul di daerah siku, lutut, dan punggung bagian bawah. Penyakit ini bisa menimbulkan rasa gatal atau sakit di kulit yang terkena.

Meski sebagian orang dewasa merasakan efek dari psoriasis tidak signifikan, namun sebagian penderita lainnya menganggap penyakit kulit ini mengganggu aktivitas mereka. Penyakit ini dapat menetap seumur hidup dan kambuh-kambuhan.

Bercak ini umumnya muncul di daerah siku, lutut, dan punggung bagian bawah. Penyakit ini bisa menimbulkan rasa gatal atau sakit di kulit yang terkena.

Meski sebagian orang dewasa merasakan efek dari psoriasis tidak signifikan, namun sebagian penderita lainnya menganggap penyakit kulit ini mengganggu aktivitas mereka. Penyakit ini dapat menetap seumur hidup dan kambuh-kambuhan.

Untuk meringankan gejala yang muncul, beberapa pengobatan yang bisa dilakukan adalah dengan pemberian krim atau salep yang mengandung kortikosteroid, asam salisilat, dan vitamin D, obat penekan sistem kekebalan tubuh seperti methotrexate dan cyclosporin yang diberikan melalui suntikan atau diminum, rutin menggunakan pelembap, hingga dengan terapi cahaya.

Jika psoriasis sering kambuh atau semakin parah, maka penyakit kulit ini perlu segera diperiksa dan ditangani oleh dokter spesialis kulit.

Eksim

Penyakit kulit lainnya yang kerap diderita oleh orang dewasa adalah eksim. Eksim adalah gangguan kulit yang ditandai dengan munculnya bercak-bercak yang meradang dan menimbulkan rasa gatal. Kondisi ini juga biasa dikenal dengan sebutan dermatitis atopik. Biasanya, kondisi ini menyerang lipatan siku dan lutut remaja atau orang dewasa.

Penyebab penyakit kulit yang satu ini belum sepenuhnya diketahui, namun kuat dugaan bahwa hal ini terkait dengan sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif dan faktor keturunan.

Sejauh ini belum ada obat untuk menyembuhkan eksim, namun penanganan bertujuan untuk mengurangi gejala. Untuk mengurangi gejalanya, penderita eksim perlu mengetahui apa pencetusnya dan sebisa mungkin menghindari faktor pencetus tersebut, menggunakan obat-obatan untuk mengurangi gatal sesuai resep dokter, hindari menggaruk untuk mencegah luka dan infeksi, serta menggunakan terapi cahaya.

Rosacea

Rosacea merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan peradangan kronis pada daerah wajah. Peradangan tersebut bisa berwujud:

  • Kulit wajah kemerahan, kering, dan bersisik.
  • Melebarnya pembuluh darah.
  • Benjolan kecil (papula).
  • Bintik-bintik kecil berisi nanah (pustula) mirip jerawat.
  • Kemunculan jaringan ikat pada hidung yang berlebihan.

Munculnya peradangan pada kulit penderita rosacea ini masih belum diketahui dengan jelas apa penyebabnya. Akan tetapi diduga berkaitan dengan faktor genetik, infeksi bakteri, kutu, hingga reaksi kekebalan tubuh yang berlebihan karena alergi.

Untuk mengendalikan gejalanya, biasanya dokter akan memberi obat topikal (oles) atau obat oral berupa isotretinoin dan antibiotik. Penderita rosacea juga disarankan untuk menghindari faktor pemberat gejala, menjauhi sinar matahari dan rutin memakai pelembap, serta tabir surya ketika beraktivitas di bawah terik matahari.

Deretan penyakit kulit tersebut bisa dikelola dengan baik melalui bantuan dokter. Sebagian penyakit kulit tersebut dapat membaik sendiri, akan tetapi ada pula yang bisa menetap dan sering kambuh jika tidak diobati. Jadi, jangan menganggap remeh apa pun penyakit kulit yang diderita. Berikan pertolongan pertama jika dirasa ringan, tapi segera periksakan ke dokter kulit jika kondisi kulit makin parah.