Meski ciri orang jatuh cinta mungkin tampak berbeda-beda, namun sebenarnya tidak terlalu berbeda. Besar kemungkinan apa yang dirasakan seseorang saat jatuh cinta, hampir sama dengan dirasakan oleh orang lain.

Jatuh cinta bisa juga dijelaskan dengan pendekatan ilmiah. Misalnya, kecenderungan seseorang untuk memilih pasangan ternyata dipengaruhi oleh berbagai macam hal yang ada di dalam dirinya dan lingkungannya. Hal inilah yang kemudian disebut dengan chemistry atau jika diterjemahkan secara luas adalah kecocokan rasa.

6 Ciri Orang Jatuh Cinta yang Mudah Dikenali - Alodokter

Beragam Faktor yang Membuat Seseorang Jatuh Cinta

Terdapat berbagai faktor-faktor di dalam tubuh yang bisa menjadi penentu seseorang bisa jatuh cinta. Pendapat ahli menyatakan salah satu faktor yang terkait dengan chemistry tersebut adalah hormon. Misalnya saja, seseorang yang memiliki estrogen dalam jumlah melimpah kemungkinan akan tertarik kepada mereka dengan kandungan testosteron yang tinggi.

Selain itu, faktor genetik juga mungkin berpengaruh bagi seseorang dalam memilih pasangan. Gen yang terlibat dalam sistem kekebalan tubuh mungkin saja menjadi penentu kepada siapa seseorang jatuh cinta. Hal ini memengaruhi kemampuan penciuman seseorang untuk menilai aroma tubuh orang lain yang juga dipengaruhi oleh faktor genetik. Makin berbeda bau dengan seseorang, semakin tinggi kemungkinan untuk jatuh cinta.

Masih banyak lagi faktor penentu lainnya, seperti memilih pasangan yang memiliki latar belakang etnis dan sosial ekonomi yang sama. Bisa juga melihat faktor kesamaan usia, dan kesamaan level kecerdasan atau tingkat pendidikan. Selain itu, faktor lain yang mungkin memengaruhi seseorang jatuh cinta adalah adanya kesamaan rasa humor dan daya tarik yang dimiliki.

Mengenali Ciri Orang Jatuh Cinta

Beberapa ciri orang jatuh cinta yang mungkin bisa dijadikan panduan untuk memahami diri sendiri atau orang lain:

  • Tegang atau gelisah saat bertemu
    Beberapa ciri orang jatuh cinta adalah merasa tegang dan gelisah. Semua rasa tersebut dianggap respons normal ketika bertemu dengan seseorang yang memberikan kesan mendalam. Hal ini kemungkinan terkait dengan meningkatnya produksi hormon kortisol di dalam tubuh pada orang yang sedang jatuh cinta.
  • Ingin lebih sering bersama
    Penelitian membuktikan, pada masa awal jatuh cinta maka akan memengaruhi bagian otak yang kaya akan dopamin. Salah satu fungsi bagian otak ini adalah memberikan motivasi. Jadi jangan heran jika seseorang sedang jatuh cinta, sepertinya muncul keinginan untuk lebih sering menghabiskan waktu bersama dia.
  • Berusaha mengetahui perasaan pasangan
    Saat sedang jatuh cinta, wajar jika ingin mengetahui apakah orang yang disukai memiliki rasa yang sama. Kaum perempuan mungkin lebih mampu menahan perasaan sebelum yakin bahwa lelaki yang dicintainya memiliki perasaan yang sama. Namun, bisa saja para wanita justru lebih berhasil saat mendekati seseorang yang dicintainya daripada pria.
  • Ingin mengungkapkan perasaan
    Ciri orang jatuh cinta yang lainnya adalah mengungkapkan hal yang dirasakan. Hanya saja, tidak semua orang bisa langsung berani mengatakannya. Berdasarkan penelitian, lebih banyak pria yang menyatakan perasaannya lebih dulu kepada orang yang dicintainya. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa kaum pria lebih mudah jatuh cinta dibandingkan wanita.
  • Rela berkorban
    Seseorang yang jatuh cinta akan rela memberikan banyak waktu, tenaga, dan berbagai bentuk ungkapan perasaan kepada pasangannya. Hal ini kemungkinan merupakan sebuah tanda bahwa dirinya siap berkomitmen terhadap hubungan yang hendak dibangun.

Jatuh cinta adalah periode intensif yang unik. Mengenal beragam ciri orang jatuh cinta, mungkin dapat membantu Anda memahami perasaan Anda sendiri, pasangan, atau orang lain, sehingga dapat memulai serta membina hubungan yang harmonis.