Gejala awal mata ikan biasanya ditandai dengan penebalan kulit atau benjolan kecil yang keras di area kaki yang sering mendapat tekanan atau gesekan. Dengan mengenali gejala awal mata ikan sejak dini, Anda dapat mencegah rasa nyeri semakin parah sekaligus menurunkan risiko terjadinya infeksi.
Tekanan atau gesekan yang terjadi berulang kali, seperti saat memakai sepatu sempit atau berjalan tanpa alas kaki, umumnya dapat memicu munculnya gejala awal mata ikan di kaki. Beberapa orang masih sulit membedakan gejala awal mata ikan dengan kapalan biasa, karena kedua kondisi tersebut memiliki ciri yang berbeda.

Oleh karena itu, penting untuk memahami gejala tersebut agar Anda bisa menentukan langkah penanganan dan pencegahan yang tepat. Sebab, jika dibiarkan, kondisi tersebut bisa berkembang menjadi lebih buruk, terasa nyeri hebat, bahkan rentan mengalami infeksi.
Beberapa Gejala Awal Mata Ikan yang Perlu DIketahui
Berikut ini adalah beberapa gejala awal mata ikan yang perlu diketahui:
1. Timbul benjolan kecil dan keras
Pada tahap awal, mata ikan biasanya tampak sebagai benjolan kecil berbentuk bulat, keras, dan menebal di kulit, terutama pada area kaki yang sering mengalami tekanan. Benjolan ini kerap muncul di bagian atas atau samping jari kaki akibat penggunaan sepatu yang sempit atau terlalu lama dipakai.
Teksturnya terasa lebih padat dibandingkan kulit sekitarnya, dengan permukaan yang menonjol dan jelas terlihat.
2. Permukaan kulit kering atau bersisik
Kulit di sekitar mata ikan sering tampak kering, bersisik, dan kadang berubah warna menjadi keabu-abuan atau kekuningan. Hal ini membuat area sekitar benjolan terlihat berbeda, misalnya terasa lebih kasar saat disentuh atau mudah terkelupas ringan saat digosok.
3. Rasa nyeri saat ditekan
Gejala awal mata ikan lainnya adalah munculnya rasa nyeri tajam saat bagian tengah benjolan ditekan, meski ukurannya relatif kecil. Nyeri ini umumnya lebih kuat dibandingkan kapalan biasa, sehingga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman ketika berjalan, memakai sepatu, atau beraktivitas sehari-hari.
4. Muncul di area tertentu pada kaki atau tangan
Gejala awal mata ikan paling sering ditemukan di bagian tubuh yang sering mengalami gesekan atau tekanan berulang, seperti atas atau samping jari kaki, telapak kaki (terutama di bawah jari), tumit, atau bahkan di antara jari kaki dan tangan.
Pada beberapa kasus, mata ikan juga bisa timbul di telapak tangan jika Anda sering menggunakan alat atau melakukan aktivitas yang menyebabkan tekanan terus-menerus.
5. Tidak mudah hilang meski sudah direndam atau digosok
Benjolan pada mata ikan biasanya terasa keras dan menonjol meski telah direndam dengan air hangat, digosok menggunakan batu apung, atau dihaluskan secara manual. Berbeda dengan kapalan yang lebih mudah melunak dan menipis setelah perawatan sederhana, mata ikan umumnya lebih sulit hilang dengan cara tersebut.
6. Terkadang disertai kemerahan atau iritasi ringan
Jika mata ikan mengalami iritasi atau peradangan, area sekitarnya dapat terlihat memerah, terasa hangat, atau sedikit bengkak. Kondisi ini biasanya terjadi akibat tekanan berulang, adanya luka kecil, atau upaya mengelupas mata ikan secara paksa. Pada sebagian orang, keluhan tersebut juga bisa disertai rasa gatal atau perih ringan.
Itulah beberapa gejala awal mata ikan yang perlu dipahami. Untuk menjaga kesehatan kulit kaki dan mencegah gejala awal mata ikan semakin parah, pastikan Anda selalu menggunakan sepatu yang pas dan nyaman, rajin membersihkan serta melembapkan kaki, dan mengurangi aktivitas yang menimbulkan tekanan berulang pada area tertentu.
Hindari juga mengelupas atau memotong mata ikan sendiri karena tindakan ini dapat meningkatkan risiko infeksi, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu. Jika Anda mengalami keluhan yang mengarah pada gejala awal mata ikan, jangan tunda untuk berkonsultasi ke dokter.
Konsultasi dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja serta cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, dokter dapat memastikan penyebabnya dan memberikan pengobatan yang tepat sesuai kondisi Anda.