Pertolongan pertama pada anak biduran penting untuk diketahui orang tua agar keluhan dapat segera dikendalikan. Meskipun kondisi ini tidak berbahaya, rasa gatal yang ditimbulkannya dapat membuat anak merasa tidak nyaman dan rewel. Dengan mengetahui pertolongan pertamanya, Ayah dan Bunda bisa membantu meredakan gejala yang mengganggu Si Kecil.

Biduran pada anak sering muncul tiba-tiba, misalnya akibat alergi makanan, suhu dingin, atau gigitan serangga. Kondisi ini ditandai dengan bentol-bentol merah dan rasa gatal di kulit. Pertolongan pertama pada anak biduran bertujuan untuk meredakan gatal, mencegah iritasi akibat garukan, dan menghindari gejala yang memburuk.

6 Pertolongan Pertama pada Anak Biduran yang Ampuh Redakan Gejala - Alodokter

Langkah Pertolongan Pertama pada Anak Biduran

Berikut ini adalah beberapa langkah pertolongan pertama pada anak biduran yang dapat Bunda atau Ayah lakukan di rumah:

1. Jauhkan anak dari pemicu

Langkah pertama pertolongan pertama pada anak biduran adalah menjauhkan Si Kecil dari hal-hal yang bisa memicu munculnya bentol, seperti makanan tertentu, udara dingin, atau debu. Cara ini penting untuk membantu menghentikan reaksi alergi agar tidak berlanjut.

Setelah menjauhkannya dari pemicu, pastikan lingkungan anak tetap nyaman dan bersih. Pemantauan sejak awal membuat gejala lebih mudah terkendali.

2. Kompres area yang gatal

Kompres dingin juga bisa menjadi salah satu pertolongan pertama anak biduran. Kompres dingin dapat membantu menenangkan kulit dan mengurangi rasa gatal. 

Untuk melakukannya, gunakan kain bersih yang dibasahi air dingin, lalu tempelkan perlahan pada area yang bentol. Langkah ini bertujuan untuk menghindari kontak langsung antara kulit dan es yang bisa menyebabkan frostbite. Tempelkan es yang telah dibungkus tersebut ke area yang gatal selama 15–20 menit.

3. Pakaikan baju longgar dan lembut

Pertolongan pertama pada anak biduran lainnya adalah menggunakan pakaian berbahan lembut dan tidak ketat. Baju yang longgar membantu kulit bernapas lebih baik sehingga gatal tidak makin parah.

Selain itu, pastikan kulit tetap kering. Keringat atau gesekan dari baju kasar dapat memicu gatal yang lebih hebat.

4. Cegah garukan berlebihan

Anak biasanya sulit menahan rasa gatal, sehingga mudah menggaruk. Oleh karena itu, pastikan kuku Si Kecil pendek atau pakaikan sarung tangan kain agar tidak melukai kulit.

Menggaruk dapat menyebabkan iritasi dan meningkatkan risiko infeksi. Dengan pencegahan yang tepat, kulit anak tetap aman.

5. Pastikan anak cukup minum

Memberikan cukup cairan, seperti air putih, dapat membantu tubuh anak tetap nyaman. Cairan yang cukup juga mendukung pemulihan kulit.

Untuk mengoptimalkan pertolongan pertama pada anak biduran yang satu ini, ajari anak untuk minum sedikit-sedikit tetapi sering. Cara ini biasanya lebih mudah dilakukan ketika anak sedang rewel.

6. Tenangkan anak sambil memantau gejala

Ketika biduran kambuh, anak biasanya merasa tidak nyaman, sehingga anak perlu untuk ditenangkan, seperti dipeluk, digendong, atau alihkan dengan aktivitas ringan agar ia lebih tenang. Saat menenangkan, perhatikan apakah ada perubahan gejala. Hal ini penting untuk membuat Anda lebih cepat mengenali tanda bahaya.

Itulah beberapa pertolongan pertama pada anak biduran yang bisa Anda lakukan. Selain itu, tidak kalah penting bagi Anda untuk memantau perkembangan gejala pada Si Kecil. Segera periksakan ke dokter jika Si Kecil mengalami gejala lain yang mengkhawatirkan, seperti:

  • Bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau sekitar mata.
  • Biduran disertai sesak napas, mengi, atau anak tampak kesulitan bernapas.
  • Anak mendadak lemas, pucat, muntah, atau tampak linglung.
  • Biduran tidak membaik setelah 2–3 hari atau justru makin meluas.
  • Anak mengalami demam tinggi, muntah hebat, atau penurunan kesadaran.

Jika tanda-tanda di atas muncul, segera bawa ke IGD terdekat agar dapat ditangani dengan cepat dan aman.

Pertolongan pertama pada anak biduran sangat membantu meredakan keluhan dan mencegah komplikasi. Hindari penggunaan obat tanpa saran dokter dan selalu perhatikan perubahan gejala pada anak. 

Bila Anda masih ragu untuk melakukan pertolongan pertama pada anak biduran, jangan ragu untuk mengonsultasikannya kepada dokter secara online melalui Chat Bersama Dokter. Dengan konsultasi ini, Anda akan mendapatkan saran yang cepat dan tepat tanpa perlu keluar rumah.