Semua jenis sayuran sebenarnya baik untuk kesehatan. Namun, katanya ada beberapa jenis sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat. Ini karena sayuran tersebut mengandung purin yang dapat memicu asam urat kambuh. Padahal, berbagai sayuran tersebut sebenarnya masih boleh dikonsumsi kok karena kandungan senyawa tersebut relatif lebih rendah.

Penyakit asam urat terjadi ketika kadar asam urat di dalam darah mengalami peningkatan yang melebihi batas normal, sehingga tubuh tidak bisa mengeluarkannya melalui urine dengan baik.

Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat, Emang Ada? Ini Penjelasannya - Alodokter

Hal itu kemudian menyebabkan penumpukan kristal asam urat pada persendian, sehingga memicu peradangan dan munculnya sensasi nyeri di jari kaki, lutut, maupun pergelangan kaki. 

Peningkatan kadar asam urat dalam tubuh bisa terjadi karena berbagai hal, salah satunya konsumsi makanan tinggi purin. Karena itu, penderita asam urat sering kali dianjurkan untuk membatasi makanan yang mengandung purin, yaitu senyawa yang akan dipecah tubuh menjadi asam urat. 

Lantas, apakah sayuran yang mengandung purin berarti sayuran tersebut sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat?

Fakta Seputar Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

Ada anggapan bahwa beberapa jenis sayuran tertentu, seperti bayam, brokoli, labu, labu siam, dan terong, katanya termasuk sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat karena mengandung purin. Padahal, sayuran tersebut boleh-boleh saja kok jika dimakan oleh penderita asam urat. 

Karena meski mengandung purin, kandungan purin dalam sayuran tersebut sebenarnya masih relatif lebih rendah daripada jenis makanan dari sumber hewani, seperti daging merah dan jeroan, maupun alkohol, sehingga tidak meningkatkan risiko gejala asam urat kambuh. Hal ini juga berlaku untuk kacang-kacangan yang juga sering dianggap dapat menyebabkan asam urat kambuh karena mengandung purin.

Faktanya, hingga saat ini tidak ada satupun penelitian yang menunjukkan bahwa kandungan purin dalam makanan nabati, seperti kacang atau sayuran, yang bisa menyebabkan asam urat kambuh. Sebaliknya, kacang-kacangan dan sayuran justru merupakan sumber vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang penting untuk mendukung kesehatan tubuh dan pengelolaan asam urat.

Jadi, apakah ada jenis sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat? Jawabannya, tidak ada. Namun, batasi mengolah sayuran dengan cara digoreng (deep-fried) atau menumis dengan banyak minyak. Pasalnya, asupan lemak jenuh berlebih dapat menghambat kerja ginjal dalam membuang asam urat, sehingga berisiko menyebabkan asam urat kambuh. 

Tips agar Asam Urat Tidak Kambuh

Agar asam urat tidak kambuh, penting untuk menjaga kadar purin dalam tubuh. Nah, berikut beberapa caranya:

  • Minum air putih setidaknya 8 gelas per hari.
  • Batasi konsumsi makanan tinggi purin, seperti jeroan, daging merah, dan seafood.
  • Perbanyak makan buah-buahan, seperti jeruk, alpukat, dan apel. Selain itu, konsumsi juga kentang, dan telur.
  • Batasi konsumsi minuman beralkohol. 
  • Tidak merokok.
  • Jaga berat badan ideal dan rutin olahraga.

Jadi, sekarang sudah tahu ya kalau tidak ada satupun jenis sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat. Karena senyawa purin yang bersumber dari tumbuhan atau makanan nabati tergolong rendah sehingga aman dikonsumsi penderita asam urat. 

Namun, jika Anda masih bingung menentukan makanan yang aman atau mengalami asam urat yang sering kambuh, sebaiknya konsultasikan kondisi Anda ke dokter melalui Chat Bersama Dokter. Dengan begitu, dokter dapat memberikan rekomendasi makanan dan penanganan asam urat yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.