Asparagus mungkin masih jarang dikonsumsi atau bahkan terdengar asing bagi masyarakat Indonesia. Padahal, manfaat asparagus untuk kesehatan tubuh tidak kalah hebat dengan jenis sayuran lain.

Asparagus memiliki bentuk menyerupai batang bambu dan berukuran kecil. Sayuran berwarna hijau dan putih ini dapat dikonsumsi langsung maupun diolah dengan cara ditumis atau dipanggang. Asparagus juga dapat dijadikan sebagai bahan campuran sup.

7 Manfaat Asparagus untuk Kesehatan Tubuh - Alodokter

Asparagus dikenal sebagai salah satu jenis sayuran yang bergizi. Dalam seporsi atau sekitar 100 gram asparagus, terkandung 20 kalori dan beragam nutrisi, seperti:

  • 1,8–2 gram serat
  • 2 gram protein
  • 3,8–4 gram karbohidrat
  • 25 miligram kalsium
  • 2 miligram zat besi
  • 200 miligram kalium
  • 50 miligram fosfor
  • 0,5 miligram zinc
  • 1,1 miligram vitamin E
  • 40 mikrogram vitamin K

Tak hanya beragam nutrisi di atas, asparagus juga mengandung folat, vitamin A, vitamin B, vitamin C, selenium, dan beragam antioksidan, seperti kolin dan flavonoid, dalam kadar yang cukup tinggi.

Berbagai Manfaat Asparagus

Beragam nutrisi yang terkandung di dalam asparagus membuat sayuran ini memiliki berbagai manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat asparagus yang bisa Anda peroleh:

1. Mencegah penyakit kronis

Asparagus mengandung antioksidan, seperti vitamin C, flavonoid, dan polifenol. Berkat kandungan antioksidan tersebut, asparagus bermanfaat untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat paparan radikal bebas.

Paparan radikal bebas yang tinggi diketahui dapat memicu kerusakan sel tubuh dan meningkatkan risiko terjadinya beberapa penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes.

2. Melancarkan saluran pencernaan

Asparagus memiliki kandungan serat yang cukup tinggi dan dikenal baik untuk melancarkan saluran pencernaan. Dengan rutin mengonsumsi makanan berserat, seperti asparagus, Anda dapat terhindar dari risiko sembelit.

Tak hanya mencegah, kandungan serat dalam asparagus juga mampu mengatasi sembelit.

3. Menjaga kesehatan janin

Asparagus juga mengandung nutrisi yang penting bagi kesehatan ibu hamil dan janin, seperti folat, protein, serta aneka vitamin dan mineral.

Folat merupakan nutrisi penting yang sangat dibutuhkan pada tahap awal kehamilan. Nutrisi ini berfungsi untuk memastikan janin tumbuh dan berkembang dengan sehat. Ibu hamil yang mengonsumsi cukup folat dapat melindungi janinnya dari risiko cacat tabung saraf, seperti spina bifida.

4. Mencegah pertumbuhan sel kanker

Antioksidan merupakan zat yang dapat mencegah kerusakan sel dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Oleh karena itu, kandungan antioksidan dalam asparagus baik untuk mencegah pertumbuhan sel kanker. Meski demikian, manfaat asparagus yang satu ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Agar tercegah dari penyakit kanker, Anda tetap disarankan untuk menjalani pola hidup sehat, misalnya tidak merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol, mencukupi waktu istirahat, mengendalikan stres, serta memeriksakan kesehatan secara rutin ke dokter.

4. Menjaga tekanan darah tetap stabil

Asparagus mengandung asam amino asparagin yang berperan sebagai diuretik alami. Zat ini dapat merangsang tubuh untuk menghilangkan kelebihan garam, air, dan zat beracun melalui urine. Berkurangnya kadar garam dalam tubuh, dapat menjaga tekanan darah tetap stabil.

Tak hanya itu, efek diuretik asparagus juga membuat Anda menjadi lebih sering buang air kecil. Dengan demikian, risiko Anda terkena infeksi saluran kemih akan berkurang karena bakteri di saluran kemih keluar bersama urine.

6. Mengontrol gula darah

Asparagus merupakan salah satu makanan dengan indeks glikemik rendah. Ini artinya, asparagus tidak akan membuat gula darah naik secara drastis.

Tak hanya itu, asparagus juga kaya akan karbohidrat kompleks, antioksidan, dan serat. Kandungan tersebut dikenal baik untuk mencegah peningkatan kadar gula darah dan menjaga gula darah tetap stabil.

7. Menjaga berat badan

Asparagus merupakan sayuran yang rendah kalori, sehingga bermanfaat untuk mencegah peningkatan berat badan. Jika Anda sedang berupaya untuk mengurangi berat badan atau diet, tidak ada salahnya untuk menambah asparagus dalam pilihan menu makan Anda.

Selain beragam manfaat di atas, asparagus juga berperan dalam proses pembekuan darah saat terjadi luka dan meningkatkan kekuatan tulang. Hal ini berkat kandungan kalsium dan vitamin K yang cukup tinggi pada asparagus.

Asparagus merupakan salah satu jenis makanan yang baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, sebagian orang mungkin memiliki alergi terhadap sayuran ini. Meski demikian, kasus alergi terhadap asparagus tergolong jarang terjadi.

Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh seputar nutrisi dan manfaat asparagus, Anda dapat bertanya ke dokter gizi.