Orgasme antara pria dan wanita memiliki perbedaan. Jika Anda seorang pria, penting untuk memahami tanda wanita orgasme agar hubungan intim dengan pasangan semakin harmonis dan terasa menyenangkan.

Orgasme merupakan kondisi saat seseorang mencapai titik puncak atau klimaks dalam aktivitas seksual. Wanita memiliki dua area sensitif pada organ intim yang sering disebut sebagai pusat orgasme, yaitu G-spot dan klitoris. Keduanya sangat sensitif karena memiliki banyak saraf tepi. G-spot berada di dinding atas dalam vagina, sedangkan klitoris terletak di bagian atas luar vagina.

7 Tanda Wanita Orgasme yang Penting Diketahui Pria - Alodokter

Mengenali Tanda Orgasme Wanita

Orgasme tidak hanya bisa terjadi pada wanita muda. Wanita yang berusia lebih tua tetap dapat menikmati orgasme, dan bahkan lebih mudah, karena umumnya sudah mengenal dengan baik reaksi tubuhnya dan merasa nyaman dengan pasangannya.

Ada beberapa tanda wanita orgasme yang dapat dikenali, antara lain:

  • Peningkatan detak jantung, tekanan darah dan pernapasan
    Saat wanita orgasme, biasanya napas akan meningkat, tampak terengah-engah dan terjadi pelebaran pembuluh darah. Tidak jarang kondisi ini diikuti dengan gerak refleks menggenggam pada tangan dan kaki.
  • Puting payudara mengeras
    Tidak hanya di sekitar organ intim wanita, orgasme juga dapat terlihat dari puting payudara yang menegang. Areola atau bagian gelap di sekitar puting payudara juga tampak semakin melebar saat orgasme.
  • Wajah yang tampak memerah
    Tanda wanita orgasme yang juga tampak yaitu kemerahan pada wajah karena aliran darah yang meningkat. Sebenarnya, peningkatan warna merah itu tidak hanya pada wajah, namun juga di berbagai bagian tubuh lain.
  • Kontraksi otot sekitar organ intim
    Kontraksi otot di sekitar panggul dan di sekitar rahim akan terjadi saat wanita mengalami orgasme. Wanita orgasme juga akan merasakan dinding vagina yang berdenyut, dengan intensitas yang berbeda-beda pada tiap wanita.
  • Gerakan refleks
    Orgasme dikendalikan oleh sistem saraf otonom, sehingga tanda wanita orgasme sering kali menimbulkan gerak refleks. Misalnya, kejang otot di beberapa bagian tubuh, munculnya gerak tubuh tertentu, hingga mengeluarkan suara tanpa disadari.
  • Sensasi lepas kendali
    Orgasme dapat menyebabkan otak kehilangan kendali selama beberapa saat. Hal ini disebabkan karena bagian otak yang mengendalikan tindakan tidak bekerja saat orgasme, sehingga menimbulkan sensasi lepas kendali.
  • Tubuh menjadi relaks
    Beberapa hormon akan dilepaskan oleh tubuh termasuk endorfin dan prolaktin setelah orgasme. Pelepasan hormon ini membuat wanita merasa relaks. Ada pula hormon oksitosin yang akan memenuhi otak setelah orgasme, sehingga memicu munculnya perasaan romantisme seorang wanita terhadap pasangannya. Itu sebabnya, banyak wanita yang ingin berpelukan atau bercengkrama setelah orgasme.

Pada dasarnya, tidak semua wanita memiliki area sensitif yang sama. Selain memahami tanda wanita orgasme, penting bagi Anda selalu menjalin komunikasi dengan pasangan untuk mengetahui area sensitifnya dalam berhubungan intim. Hal ini penting agar hubungan suami istri tetap hangat dan harmonis.