G-spot diketahui sebagai titik paling sensitif pada tubuh wanita. Meski demikian, keberadaan titik ini masih menjadi perdebatan dan letaknya pun masih belum diketahui secara pasti. Lantas, apa fakta sebenarnya dari G-spot pada wanita?

Grafenberg spot atau dikenal dengan istilah G-spot merupakan titik rangsang pada wanita yang dapat memicu orgasme saat berhubungan seksual. Bagian tubuh wanita yang paling sensitif ini diduga terletak di ujung dan sekitar klitoris atau di sekitar dinding bagian depan vagina.

G-spot Wanita dan Fakta di Baliknya - Alodokter

Apa Saja Fakta Seputar G-spot pada wanita?

Istilah G-spot pertama kali diperkenalkan pada tahun 1940-an oleh seorang peneliti asal Jerman bernama Ernst Grafenberg. Ia meyakini bahwa rangsangan di dinding vagina bagian depan dapat memicu orgasme dan bahkan ejakulasi pada sebagian wanita.

Meski demikian, keberadaan G-spot di dalam vagina masih diperdebatkan. Alhasil, hasil penelitian terkait bagian sensitif dalam vagina ini pun masih diragukan kebenarannya. Nah, untuk memastikan keberadaan G-spot, dilakukan penelitian lain menggunakan ultrasonografi (USG) pada tahun 2008.

Penelitian tersebut menyatakan bahwa sebagian wanita memiliki bagian yang sedikit lebih tebal di vagina dan saluran kemih. Sebagian orang menginterpretasikannya sebagai G-spot. Sayangnya, penelitian ini hanya dilakukan pada sedikit wanita sehingga hasilnya masih dipertanyakan.

Pada tahun 2017, para peneliti masih mencari tahu fakta di balik misteri G-spot. Sayangnya, belum ada bukti objektif yang kuat dan konsisten akan keberadaan anatomi area tersebut.

Alih-alih memiliki lokasi tersendiri, ada dugaan bahwa G-spot sebenarnya bagian dari klitoris yang tersembunyi di dalam tubuh. Klitoris merupakan organ yang selama ini dikenal seukuran kacang. Namun, bagian dari klitoris yang jauh lebih besar tersembunyi di dalam tubuh.

Apakah Kenikmatan Seksual Tergantung pada G-spot?

Meski keberadaan G-spot masih diperdebatkan, tetapi tidak sedikit pria dan wanita yang terobsesi dengan hal ini. Bahkan, banyak wanita yang mengklaim bahwa dirinya telah merasakan orgasme hebat dengan menstimulasi bagian G-spot.

Kenikmatan orgasme G-spot konon dianggap berbeda dengan orgasme klitoris. Meski demikian, keduanya bisa memberikan kenikmatan seksual secara bersamaan atau dikenal dengan orgasme campuran. Orgasme campuran menjanjikan kenikmatan seksual luar biasa bagi yang mampu mendapatkannya.

Namun, perlu diingat bahwa orgasme merupakan hal yang kompleks dan unik pada setiap wanita. Tidak hanya melibatkan aspek fisik, faktor psikologis juga turut berperan dalam mencapai orgasme.

Oleh karena itu, setiap wanita dan pasangannya perlu mengeksplorasi bagian tubuh masing-masing dan mencoba berbagai teknik bercinta untuk mencapai orgasme.

Meski menjanjikan kenikmatan yang luar biasa, ketergantungan pada G-spot untuk meraih kepuasan seksual sebaiknya dihindari. Bila sampai ketergantungan, Anda akan selalu merasa kurang jika tidak mendapatkan stimulasi pada G-spot dan kurang menikmati hubungan seksual atau sulit mencapai kenikmatan seksual.

Baik orgasme G-spot maupun orgasme klitoris, keduanya tetap bisa terasa menyenangkan selama dilakukan bersama pasangan tercinta. Jika sudah mencoba berbagai cara dan Anda masih merasa sulit mencapai orgasme, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.