Cara mengatasi jantung berdebar kencang pada kasus yang ringan dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana, mulai dari melakukan relaksasi hingga mengonsumsi air putih yang cukup. Keluhan ini tidak selalu menandakan kondisi berbahaya, bahkan umumnya dapat mereda dengan sendirinya.
Jantung berdebar kencang atau palpitasi merupakan kondisi jantung yang berdetak lebih cepat, lebih lambat, atau tidak beraturan. Keluhan ini umumnya bisa berlangsung selama beberapa detik bahkan lebih. Oleh karena itu, tidak jarang sebagian orang merasa khawatir saat mengalami keluhan ini.

Meski begitu, ada cara mengatasi jantung berdebar kencang yang mudah dilakukan bila disebabkan oleh beberapa faktor, seperti gangguan kecemasan hingga gaya hidup tidak sehat. Namun, bila disebabkan oleh kondisi medis tertentu, perlu adanya pemeriksaan oleh dokter guna mendapatkan penanganan yang sesuai.
Ketahui Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang
Cara mengatasi jantung berdebar kencang yang mudah dilakukan di rumah bisa dengan melakukan relaksasi sampai mengelola stres. Berikut ini adalah penjelasannya:
1. Lakukan relaksasi
Rasa cemas berlebihan hingga stres dapat meningkatkan hormon adrenalin dalam tubuh, sehingga memicu jantung berdebar lebih kencang. Bahkan, tidak jarang rasa cemas menyebabkan tekanan darah menjadi naik.
Sebagai cara mengatasi jantung berdebar kencang karena cemas, Anda bisa melakukan relaksasi dengan duduk tenang dalam posisi sila. Setelah itu, tariklah napas perlahan melalui hidung dan keluarkan melalui mulut. Ulangi gerakan tersebut sampai Anda merasa lebih tenang.
2. Minum air putih yang cukup
Tubuh yang mengalami dehidrasi akan memaksa jantung untuk memompa darah lebih keras. Selain itu, darah akan menjadi lebih kental, sehingga jantung akan bekerja keras untuk mengalirkan darah melalui pembuluh darah. Kedua hal tersebut dapat menyebabkan detak jantung berdebar kencang.
Oleh karena itu, Anda disarankan untuk mencukupi konsumsi air putih setidaknya 6–8 gelas atau setara dengan 2 liter per hari agar terhindar dari dehidrasi yang memicu jantung berdebar kencang.
3. Konsumsi pisang atau alpukat
Cara mengatasi jantung berdebar kencang juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi buah-buahan, seperti pisang dan alpukat. Kedua buah tersebut mengandung berbagai nutrisi penting, seperti kalium, kalsium, dan magnesium.
Zat-zat tersebut termasuk dalam golongan elektrolit yang penting untuk menjaga kesehatan jantung. Bila tubuh kekurangan elektrolit, kondisi ini bisa memicu jantung berdebar lebih kencang.
4. Konsumsi sayur bayam
Selain dari buah pisang dan alpukat, kandungan elektrolit, seperti kalsium dan kalium, juga bisa Anda peroleh dari sayur bayam. Dengan mengonsumsi sayur bayam, kebutuhan elektrolit dalam tubuh dapat terpenuhi sehingga membantu menjaga fungsi jantung tetap normal.
5. Lakukan pola hidup sehat
Jantung berdebar kencang juga dapat dipicu oleh pola hidup yang kurang sehat, seperti merokok, begadang, serta mengonsumsi minuman beralkohol minuman berkafein. Oleh karena itu, sebagai cara mengatasi jantung berdebar kencang, Anda disarankan untuk mulai mengubah pola hidup yang dengan menghindari beragam pemicu jantung berdebar kencang dan mengonsumsi makanan sehat.
6. Kelola stres
Mengelola stres dengan bijak bisa menjadi salah satu cara mengatasi jantung berdebar kencang lainnya. Cara ini bahkan mampu menurunkan risiko terjadinya tekanan darah tinggi. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengelola stres dengan bijak, di antaranya:
- Lakukan olahraga, seperti jalan kaki, setidaknya 30 menit per hari.
- Atur pernapasan dengan menarik napas dalam-dalam dan mengeluarkannya secara perlahan. Ulangi teknik ini beberapa kali sampai Anda merasa lebih rileks.
- Lakukan hobi yang disukai, seperti menonton film atau bermain game.
- Curhat dengan orang terdekat Anda yang bisa dipercaya dan memberikan dukungan positif.
7. Lakukan manuver vagal
Manuver vagal merupakan salah satu metode sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu memperlambat detak jantung, misalnya dengan mandi air dingin atau menempelkan kompres dingin ke wajah selama kurang lebih 20–30 detik. Rasa dingin ini dapat merangsang saraf vagus sehingga detak jantung perlahan melambat.
Selain itu, terdapat metode lain yang lebih umum, seperti manuver Valsalva atau carotid sinus massage yang dilakukan oleh tenaga medis
8. Lakukan manuver Valsava
Selain manuver vagal, cara mengatasi jantung berdebar kencang juga bisa dengan manuver Valsava. Tindakan ini merupakan teknik pernapasan yang juga bisa mengembalikan jantung berdetak normal.
Namun, jika Anda menderita penyakit jantung, memiliki masalah mata, dan pernah melalui operasi katarak, sebaiknya tidak melakukan manuver Valsava tanpa saran dari dokter. Pasalnya, tindakan ini dapat memicu nyeri dada atau masalah detak jantung lainnya serta kerusakan pada mata.
Berikut ini adalah cara melakukan manuver Valsava:
- Duduk tenang dalam posisi tegak.
- Tarik napas dalam-dalam sambil memencet hidung dan pastikan mulut dalam posisi tertutup.
- Embuskan napas dalam kondisi mulut tertutup seperti mengejan dan tahan selama 10–15 detik.
- Lepaskan dan bernapas kembali secara normal.
- Ulangi kembali beberapa menit berikutnya, jika jantung masih berdebar kencang. Namun, hindari melakukan pengulangan secara terus-menerus. Jika keluhan tidak membaik atau justru memburuk, segera hentikan dan cari bantuan medis.
Selain cara sederhana di atas, keluhan jantung berdebar kencang juga dapat ditangani dengan obat-obatan tertentu, seperti obat penghambat beta atau antagonis kalsium, serta tindakan medis lainnya oleh dokter sesuai dengan penyebabnya.
Pada kondisi tertentu, seperti fibrilasi atrium, dokter juga dapat meresepkan antikoagulan untuk membantu mencegah komplikasi, bukan untuk mengatasi palpitasi secara langsung.
Oleh karena itu, segera konsultasikan ke dokter melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER bila jantung berdebar tidak kunjung mereda setelah melakukan cara mengatasi jantung berdebar kencang di atas, apalagi bila disertai gejala lain, seperti nyeri kepala, pusing, atau keringat dingin.