Lidah yang digunakan terus menerus tanpa dirawat kebersihannya dapat menimbulkan macam-macam penyakit lidah. Apa saja penyebab dan gejalanya? Yuk, simak selengkapnya dalam ulasan berikut ini!

Lidah merupakan organ dengan jaringan otot-otot kuat yang memungkinkan manusia untuk bisa mengecap, menelan, serta berbicara. Lidah diselimuti oleh mukosa atau selaput merah muda dan papila atau tonjolan-tonjolan kecil yang memberikan tekstur kasar sebagai tempat berkumpulnya ribuan saraf pengecap berbagai rasa.

Macam-macam Penyakit Lidah - Alodokter

Gaya hidup yang tidak sehat, seperti lalai merawat kebersihan lidah, mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, serta kebiasaan merokok, dapat mengundang masalah pada lidah sehingga berbagai fungsi lidah bisa terganggu. Berikut beberapa kondisi yang bisa menimpa lidah, beserta langkah perawatan yang bisa dilakukan.

Leukoplakia

Leukoplakia adalah bercak putih yang dapat timbul di permukaan lidah, gusi maupun di dinding bagian dalam pipi. Penyakit lidah ini berkaitan dengan kebiasaan merokok atau mengunyah tembakau, dan konsumsi alkohol yang berlebihan.

Pada umumnya, leukoplakia akan sembuh dengan sendirinya tanpa terapi. Namun, jika bercak putih bertahan lebih dari dua minggu, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Beberapa kasus leukopakia berisiko menjadi kanker lidah. Menghindari faktor pencetus, seperti merokok, merupakan hal penting untuk mencegah leukoplakia.

Kandidiasis

Kondisi yang disebabkan oleh jamur Candida albicans ini biasanya lebih mungkin terjadi pada orang yang daya tahan tubuhnya sedang lemah atau sedang menjalani pengobatan dengan steroid. Kondisi ini juga lebih mungkin menimpa orang tua, anak kecil, atau bayi. Dokter mungkin akan memberikan terapi berupa anti jamur untuk mengobati kandidiasis.

Kanker Mulut

Waspadai bila terdapat benjolan yang terus tumbuh pada lidah karena dapat mengindikasikan tumbuhnya kanker mulut. Penyakit lidah ini lebih berisiko menimpa mereka yang mengonsumsi minuman keras secara berlebihan dan perokok berat. Pada stadium awal biasanya benjolan tidak terasa sakit, namun disarankan untuk tidak mengabaikan kondisi ini.

Sindrom Lidah Perih

Lidah terasa seperti tersiram air panas merupakan masalah yang cukup umum. Sebagian wanita yang telah mengalami menopause juga dapat mengalami kondisi ini. Namun, jangan khawatir karena hal ini tidak berbahaya. Biasanya hanya karena masalah saraf ringan.

Lidah Hitam dan Berbulu

Lidah bisa mengalami penumpukan bakteri pada papila yang bertambah panjang seiring usia. Bakteri inilah yang membuat lidah menjadi kelihatan berbulu dan hitam. Pada umumnya, kondisi ini tidak tergolong serius. Meski begitu, Anda disarankan untuk lebih menjaga kebersihan mulut dan merawat lidah. Penderita diabetes, orang yang sedang menjalani kemoterapi, atau sering mengonsumsi antibiotik, lebih mungkin mengalami kondisi semacam ini.

Glositis Atrofi

Glositis atrofi atau bercak merah pada lidah yang licin dan halus bisa terjadi akibat kekurangan vitamin B12, asam folat. atau zat besi. Selain terlihat merah dan terasa datar, rasa perih dan pembengkakan juga bisa muncul. Dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut, mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral, serta mengonsumsi obat antibiotik seperlunya, glositis atrofi dapat ditangani dan dicegah.

Jagalah kebersihan lidah dengan rutin menggosok gigi dan menyikat lidah dengan lembut, tidak merokok, serta membatasi konsumsi minuman beralkohol. Bila mengalami masalah pada lidah, sebaiknya hindari makanan yang bisa membuat kondisinya bertambah parah, seperti makanan pedas, asam, atau pun terlalu panas. Pastikan juga kebutuhan nutrisi Anda terpenuhi, agar terhindar dari defisiensi vitamin.