Manfaat susu kambing ternyata ada banyak. Selain mengandung kalsium, susu kambing juga kaya protein dan asam lemak baik, sehingga dapat mencukupi kebutuhan nutrisi.

Susu kambing dan susu sapi keduanya dapat berpotensi menyebabkan alergi, anak yang alergi terhadap susu sapi juga mungkin akan menunjukkan reaksi alergi terhadap susu kambing. Hal ini karena kedua jenis susu tersebut mengandung beta-lactoglobulin yang merupakan salah satu penyebab alergi.

Sejumlah Manfaat Susu Kambing - Alodokter

Namun demikian, susu kambing memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan, dan dapat menjadi alternatif pengganti susu sapi. Dari kandungan nutrisinya, berikut beberapa manfaat susu kambing:

  • Sumber kalsium dan nutrisi penting

Seperti susu sapi, susu kambing juga kaya akan kalsium dan fosfor yang bermanfaat bagi pembentukan tulang. Susu kambing mengandung lebih banyak potasium, vitamin A, dan niacin jika dibandingkan dengan susu sapi. Namun susu kambing mengandung lebih sedikit asam folat, vitamin B12, dan selenium.

  • Lebih aman untuk penderita psoriasis

Sebagian penderita psoriasis merasa mengalami perbaikan gejala setelah mengganti asupan susu sapi dengan susu kambing dan menggunakan produk berbahan susu kambing. Namun sejauh ini belum terdapat penelitian yang menerangkan efek ini secara rinci.

  • Lebih mudah diserap tubuh

Susu kambing mengandung proporsi laktosa sedikit lebih rendah daripada susu sapi, sehingga lebih mudah diserap. Selain itu, gumpalan protein susu kambing yang dibentuk oleh aktivitas asam lambung lebih lembut sehingga akan lebih mudah dicerna. Ini bisa menguntungkan bayi yang sering gumoh atau memiliki gangguan pencernaan seperti refluks, walau tetap harus waspada terhadap risiko alergi yang mungkin terjadi.

  • Mengandung kalori tinggi

Dalam satu cangkir susu kambing terkandung 168 kalori. Namun, terdapat juga sekitar 6,5 gram lemak jenuh. Jumlah lemak jenuh dan kalori pada susu kambing ini lebih tinggi dibandingkan susu sapi. Perlu diingat, mengonsumsi susu lemak jenuh dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah. Karena itu, sebaiknya jaga asupan susu kambing jika ingin menjaga kadar kolesterol di dalam tubuh.

Tips Mengonsumsi Susu Kambing

Dengan sejumlah manfaat susu kambing yang ada, Anda tetap harus memperhatikan beberapa rambu-rambu. Pastikan ada label ’Bebas Bovine Growth Hormone (BHG) dan antibiotik’ bila Anda hendak membeli susu kambing.

Secara umum konsumsi susu sapi dan susu kambing tidak direkomendasikan untuk bayi berusia di bawah satu tahun. Hal ini karena pemberian susu selain ASI pada bayi dapat meningkatkan risiko iritasi usus dan anemia. Konsultasikan terlebih dahulu pada dokter bila ingin memberikan susu selain ASI pada anak, terutama anak yang alergi terhadap susu formula berbahan dasar susu sapi atau kedelai, dan juga susu kambing.

Susu kambing yang belum termodifikasi memiliki kandungan kalori, protein, dan mineral yang tinggi untuk bayi, namun kandungan folat yang lebih rendah dan lemak jenuh yang tinggi. Dalam hal risiko alergi, susu kambing tidak jauh berbeda dengan susu sapi. Walau ada beberapa anjuran pemberian susu kambing sebagai asupan nutrisi lanjutan, sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelum memutuskan memberikan susu kambing pada si Kecil.