Anjing Pomeranian merupakan salah satu ras anjing yang paling diminati di Indonesia maupun dunia. Hal ini karena ras anjing ini memiliki tubuh yang sangat mungil sehingga mudah dibawa ke mana-mana dan cocok untuk dipelihara oleh pecinta anjing yang memiliki rumah atau apartemen dengan ruang terbatas.  

Anjing Pomeranian dipercaya berasal dari wilayah Pomerania, yaitu sebuah daerah di Eropa Tengah yang saat ini termasuk dalam bagian Polandia dan Jerman. Awalnya, anjing ini memiliki tubuh yang cukup besar lho, yaitu sekitar 13 kg dan digunakan untuk menggembala. Namun, kemudian anjing Pomeranian dikembangbiakkan untuk mengurangi ukurannya menjadi seperti yang kita kenal sekarang.

Anjing Pomeranian, Ini Ciri Khas, Risiko Kesehatan dan Cara Perawatannya - Alodokter

Ciri dan Karakter Khas Anjing Pomeranian

Anjing Pomeranian memiliki beberapa ciri dan karakteristik khas yang membuatnya berbeda dari ras anjing lain, seperti:

1. Ukuran tubuh mungil

Pomeranian termasuk dalam salah satu jenis anjing kecil di dunia. Saking mininya, anjing Pomeranian dewasa biasanya memiliki rata-rata berat sekitar 1–3 kg dengan tinggi sekitar 15–17 cm. 

Meski begitu, karena postur tubuh yang kecil, hal itu membuat anjing Pomeranian mudah dibawa ke mana-mana dan cocok untuk lingkungan rumah atau apartemen dengan ruang terbatas. 

2. Bulu lebat

Daya tarik utama anjing Pomeranian lainnya adalah bulunya yang tebal dan terkesan “fluffy”. Hal ini karena bulu anjing Pomeranian memiliki dua lapisan, yaitu lapisan luar yang panjang dan mengembang, serta lapisan dalam yang pendek dan halus sehingga anjing ini cukup tahan terhadap cuaca dingin. 

Anjing ini umumnya memiliki warna bulu yang sangat bervariasi, mulai dari oranye, krem, putih, abu-abu, cokelat, hingga hitam. Selain itu, anjing Pomeranian juga memiliki ekor yang melengkung indah ke atas punggung, yang sering kali menjadi ciri pembeda utama anjing ini dari ras lain.

3. Wajah menggemaskan

Anjing Pomeranian memiliki wajah yang menggemaskan, dengan mata bulat yang besar menyerupai boneka. Nah, karena itu, anjing ini terkesan ekspresif dan ramah. Selain itu, anjing ini juga memiliki telinga yang kecil dan berdiri tegak di atas kepala, tetapi tetap proporsional. 

4. Aktif dan setia

Meski berbadan kecil, anjing Pomeranian sangat aktif, suka bergerak, dan selalu ingin tahu lho. Mereka senang bermain, baik dengan pemiliknya maupun dengan mainan. Selain itu, anjing ini juga memiliki rasa setia sangat tinggi sehingga mereka sering membentuk ikatan emosional yang kuat dengan pemiliknya. Nah, karena itu, terkadang mereka bisa jadi terlalu manja dan tidak suka ditinggal lama.

5. Vokal

Anjing Pomeranian dikenal suka menggonggong, baik untuk mencari perhatian, merasa bahagia, atau sebagai tanda saat ada orang asing di sekitar rumah. Nah, karena sifatnya yang satu ini, anjing Pomeranian bisa dijadikan sebagai anjing penjaga di rumah. Namun, karena terlalu vokal terkadang hal itu bisa mengganggu lingkungan sekitar.

6. Umur relatif panjang

Anjing Pomeranian rata-rata dapat hidup hingga 12–16 tahun lho. Namun, angka harapan hidup ini sangat dipengaruhi oleh pola makan, aktivitas, dan perawatan kesehatannya. Jadi, agar harapan hidup anjing Pomeranian Anda panjang, pastikan ia diirawat dengan baik ya.

Risiko Kesehatan yang Sering Terjadi pada Anjing Pomeranian

Meski memiliki harapan hidup tinggi, anjing Pomeranian juga bisa mengalami berbagai masalah kesehatan. Berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang sering terjadi pada anjing Pomeranian:

1. Collaps trachea

Collaps trachea adalah kondisi ketika trakea melemah, sehingga bentuk trakea menjadi pipih dan udara jadi sulit mengalir dengan lancar ke paru-paru. 

Kondisi ini biasanya menyebabkan anjing Pomeranian menjadi batuk-batuk kecil tetapi sering, bunyi napasnya menjadi berat atau terdengar bunyi seperti ‘mengikik’, dan sesak napas. Selain itu, anjing Pomeranian juga bisa tampak mudah lelah atau menolak diajak jalan-jalan jauh. 

2. Penyakit gigi dan gusi

Anjing Pomeranian sangat rentan mengalami penumpukan plak dan tartar pada gusi serta giginya. Hal ini bisa menyebabkan gusi bengkak, bau mulut, gigi goyang, bahkan infeksi parah yang membuat gigi anjing Pomeranian tanggal. 

Jika tidak segera diatasi, masalah gigi dan dan gusi ini bisa menyebabkan anjing Pomeranian kesulitan untuk makan, bahkan pada beberapa kasus, infeksi pada mulut juga dapat menyebar ke organ tubuh lain, seperti jantung atau ginjal.

3. Dislokasi lutut (patella)

Dislokasi patella terjadi ketika tempurung lutut (patella) bergeser atau keluar dari tempatnya sehingga terasa nyeri saat beraktivitas. Akibatnya, anjing Pomeranian tampak pincang atau tiba-tiba mengangkat kaki saat berjalan, sulit melompat, dan tidak mau bergerak.

4. Penyakit kulit dan alergi

Anjing Pomeranian memiliki tipe kulit yang cukup sensitif. Nah, karena itu, anjing ini sering kali mengalami iritasi kulit, infeksi jamur, atau alergi akibat makanan tertentu, gigitan kutu, atau lingkungan yang kotor. Gejalanya bisa berupa gatal berlebihan yang menyebabkan mereka sering menggaruk tubuhnya, bulu rontok tidak merata, kulit kemerahan, serta muncul luka atau munculnya bintik-bintik hitam di kulitnya.

Panduan Merawat Anjing Pomeranian

Agar anjing Pomeranian tetap sehat dan aktif, berikut beberapa tips perawatan yang perlu Anda lakukan:

1. Berikan makanan anjing yang tepat

Pilih produk makanan anjing berkualitas tinggi yang mengandung protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral, serta sesuaikan dengan usia anjing Pomeranian Anda. Namun, karena sistem pencernaannya mungil, pastikan berikan porsi makan yang kecil tetapi sering pada anjing Pomeranian Anda. 

Selain itu, hindari memberikan sisa makanan manusia yang bisa berbahaya bagi anjing, seperti cokelat atau makanan berlemak tinggi. Dengan begitu, risiko terjadinya obesitas dan gangguan pencernaan pada anjing Pomeranian Anda bisa dicegah.

2. Rawat bulu dan jaga kebersihan tubuhnya

Bulu anjing Pomeranian sebaiknya disisir setiap hari dengan sisir khusus anjing berbulu panjang untuk mencegah bulunya menjadi kusut dan mengalami kerontokan. Selain itu, mandikan anjing Pomeranian Anda setiap 2–4 minggu sekali menggunakan sampo khusus yang tidak mengiritasi kulit. 

Setelah anjing Pomeranian kesayangan dimandikan, pastikan Anda mengeringkan bulunya secara menyeluruh hingga kering dengan handuk. Bila perlu, Anda juga bisa menggunakan hair dryer khusus hewan dengan suhu rendah untuk mencegah tumbuhnya jamur pada kulit. 

Jangan lupa, bersihkan juga area mata, telinga, kuku, dan sikat giginya minimal 2–3 kali seminggu dengan pasta khusus anjing untuk mencegah terjadi masalah kesehatan serius.

3. Ajaklah beraktivitas dan berikan stimulasi rutin

Agar tetap sehat dan tidak mudah stres, anjing Pomeranian membutuhkan minimal 30–60 menit olahraga setiap hari. Karena itu, luangkan waktu untuk mengajaknya berjalan-jalan, bermain lempar bola, atau melakukan aktivitas ringan di dalam rumah.

Selain itu, sediakan juga mainan interaktif yang dapat merangsang otak anjing Pomeranian Anda, seperti puzzle makanan atau mainan kunyah. Kegiatan ini penting untuk menghindari perilaku destruktif akibat kebosanan dan menjaga berat badan ideal.

4. Periksa kesehatannya secara rutin

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, anjing Pomeranian rentan mengalami beberapa masalah kesehatan. Karena itu, jadwalkan kunjungan ke dokter hewan minimal 1–2 kali setahun untuk vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Dengan begitu, jika ditemukan masalah kesehatan tertentu, anjing Pomeranian Anda bisa segera ditangani.

5. Latihlah anjing Pomeranian 

Mulailah melatih anjing Pomeranian sejak kecil agar terbiasa dengan lingkungan baru, suara asing, dan kehadiran tamu atau hewan lain. Selain itu, Anda juga bisa mengajari ia beberapa perintah dasar, seperti duduk, diam, datang, maupun toilet training. Pelatihan ini dapat mengurangi perilaku protektif berlebihan dan menggonggong tanpa alasan pada anjing Pomeranian Anda. 

Anjing Pomeranian adalah sahabat setia yang mampu menghadirkan suasana hangat di rumah. Dengan perawatan yang tepat, anjing Pomeranian dapat tumbuh sehat, bahagia, dan menjadi anggota keluarga yang menyenangkan. 

Bila Anda menemukan kendala dalam merawat anjing Pomeranian milik Anda atau khawatir dengan kesehatannya, manfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan saran yang tepat dan cepat. Anda juga bisa melakukan Booking Dokter Hewan atau mencari Klinik Hewan terdekat untuk konsultasi langsung melalui aplikasi ALODOKTER lho.