Bangun tidur tenggorokan sakit dapat membuat aktivitas pagi terganggu dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Keluhan ini cukup umum terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa, dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi ringan hingga masalah kesehatan tertentu.

Bangun tidur tenggorokan sakit adalah keluhan yang umum dialami banyak orang. Kondisi ini biasanya terasa seperti sensasi perih, kering, atau gatal di tenggorokan saat pertama kali membuka mata di pagi hari. Meski sering dianggap sepele, bangun tidur tenggorokan sakit yang terjadi terus-menerus bisa mengganggu kenyamanan sehari-hari dan memerlukan perhatian lebih.

Bangun Tidur Tenggorokan Sakit, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya - Alodokter

Dengan memahami penyebab serta langkah-langkah pencegahan yang tepat, keluhan ini bisa dikurangi sehingga pagi hari terasa lebih segar dan tenggorokan tetap sehat.

Bangun Tidur Tenggorokan Sakit dan Penyebabnya

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan tenggorokan terasa sakit saat bangun tidur. Berikut beberapa penyebab yang paling umum:

1. Tidur dengan mulut terbuka

Saat seseorang tidur dengan mulut terbuka, udara masuk langsung ke tenggorokan tanpa disaring atau dilembapkan oleh hidung. Hal ini menyebabkan lapisan tenggorokan cepat kering dan mudah teriritasi. 

Kondisi ini sering terjadi pada orang yang mengalami hidung tersumbat akibat flu, alergi, atau deviasi septum, sehingga tenggorokan terasa sakit ketika bangun tidur.

2. Lingkungan kamar yang kering atau berdebu

Udara kamar yang kering akibat penggunaan AC atau kipas angin dapat mengurangi kelembapan alami di saluran napas, sehingga membuat tenggorokan terasa kering dan perih saat bangun. 

Selain itu, keberadaan debu atau tungau di kamar dapat memicu iritasi ringan atau alergi, yang kemudian menimbulkan keluhan bangun tidur tenggorokan sakit.

3. Kebiasaan merokok atau terpapar asap rokok

Kebiasaan merokok atau terpapar asap rokok dapat menjadi salah satu penyebab bangun tidur tenggorokan sakit. Zat kimia yang terkandung dalam rokok, termasuk nikotin dan tar, dapat mengiritasi lapisan tenggorokan dan saluran pernapasan.

Tidak hanya itu, paparan asap rokok, baik aktif maupun pasif, juga dapat menurunkan kelembapan tenggorokan serta memicu produksi lendir berlebih, sehingga memicu tenggorokan sakit saat bangun tidur.

4. Refluks asam lambung (GERD)

Pada penderita GERD, asam lambung bisa naik hingga ke kerongkongan bahkan mencapai tenggorokan ketika sedang berbaring. Paparan asam ini dapat menyebabkan peradangan dan sensasi nyeri di tenggorokan, terutama jika sebelumnya konsumsi makanan pedas atau berminyak, serta berbaring terlalu cepat setelah makan.

5. Alergi

Alergi terhadap debu, tungau, atau bulu hewan peliharaan dapat memicu peradangan pada saluran pernapasan. Kondisi ini sering menyebabkan hidung tersumbat, yang membuat lendir mengalir ke belakang tenggorokan sepanjang malam, sehingga tenggorokan menjadi iritasi dan terasa sakit saat bangun tidur.

6. Infeksi virus atau bakteri

Infeksi seperti flu, pilek, atau radang tenggorokan (faringitis) dapat menyebabkan peradangan pada saluran pernapasan atas, sehingga tenggorokan terasa lebih sakit saat bangun tidur. Saat tidur, produksi air liur menurun yang membuat kemampuan alami tubuh untuk membersihkan bakteri atau virus berkurang. Akibatnya, keluhan bangun tidur tenggorokan sakit pun muncul.

Cara Mengatasi Bangun Tidur Tenggorokan Sakit

Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat membantu meredakan keluhan bangun tidur tenggorokan sakit:

  • Perbanyak minum air putih setidaknya 8 gelas per hari untuk melembapkan tenggorokan yang kering.
  • Gunakan humidifier kalau berada di ruangan ber-AC atau letakkan wadah berisi air di kamar untuk menjaga kelembapan udara dan mencegah tenggorokan kering.
  • Berkumur dengan air garam hangat untuk membantu meredakan radang dan nyeri.
  • Kompres hangat pada leher untuk membantu mengurangi rasa nyeri.

Bangun tidur tenggorokan sakit yang muncul sesekali dan membaik setelah minum air putih umumnya tidak berbahaya. Namun, Anda perlu berkonsultasi ke dokter melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER jika keluhan berlangsung lebih dari satu minggu atau disertai demam tinggi, sulit menelan atau muncul pembengkakan di leher.

Dengan begitu, keluhan bangun tidur tenggorokan sakit dapat ditangani lebih cepat dan risiko komplikasi dapat diminimalkan.