Pengobatan penyakit batu ginjal tergantung kepada ukuran dan jenis batu ginjal yang dialami penderita. Untuk batu ginjal yang kecil dengan diameter kurang dari 4 mm, penanganannya dapat dilakukan di rumah agar batu ginjal tersebut dapat keluar melalui urine. Penanganan batu ginjal berukuran kecil dapat berupa:

  • Minum air putih sebanyak 6-8 gelas air setiap hari.
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri, karena keluarnya batu ginjal melalui urine dapat menimbulkan rasa sakit atau tidak nyaman. Obat pereda nyeri yang dapat dikonsumsi adalah paracetamolĀ .

Sedangkan untuk batu ginjal yang berukuran besar atau melebihi 6 mm, yang sulit keluar atau menimbulkan perdarahan, kerusakan ginjal, serta infeksi saluran kemih, maka dokter akan menyarankan metode penanganan berikut ini:

  • Extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL). Dokter urologi akan mengarahkan alat ESWL yang memancarkan gelombang suara berfrekuensi tinggi ke posisi batu ginjal untuk memecahkan batu tersebut sehingga menjadi bagian yang lebih kecil dan mudah dikeluarkan melalui urine.
  • Ureteroskopi. Prosedur ini dilakukan untuk memindahkan batu kecil yang berada pada ureter atau ginjal dengan alat ureteroskop. Alat berupa selang yang dilengkapi kamera ini dimasukkan ke dalam ureter tempat lokasi batu berada, untuk memecahkannya menjadi lebih kecil sehingga mudah dikeluarkan melalui urine.
  • Percutaneous nephrolithotomy. Prosedur dengan menggunakan alat nefroskop ini dilakukan untuk batu yang lebih besar dengan diameter sekitar 2-3 cm, dan tidak bisa teratasi dengan metode ESWL Selain itu, prosedur ini juga dilakukan jika terjadi hambatan atau infeksi yang merusak ginjal, atau rasa nyeri yang parah dan tidak bisa diatasi dengan obat. Nefroskop akan dimasukkan ke dalam ginjal melalui kulit luar. Setelah itu, batu ginjal dapat ditarik keluar atau dipecahkan menjadi bagian kecil dengan energi laser.
  • Bedah terbuka. Bedah terbuka merupakan prosedur yang jarang dilakukan, dan biasanya untuk batu ginjal yang berukuran sangat besar atau memiliki bentuk yang tidak normal.

Operasi lain untuk mengatasi penyebabnya juga dapat dilakukan, misalnya untuk batu ginjal disebabkan oleh kelenjar paratiroid yang terlalu aktif, dokter dapat menyarankan untuk pengangkatan kelenjar paratiroid.