Cara mencegah batu ginjal sebenarnya cukup sederhana. Yang pertama adalah dengan minum air putih secukupnya tiap hari. Selain dapat mencegah dehidrasi, minum cukup air putih juga dapat mengencerkan urine Anda sehingga zat-zat limbah yang disaring ginjal dari darah tidak mudah mengendap dan selalu terbuang secara lancar.

Langkah pencegahan kedua adalah membatasi konsumsi makanan, minuman, atau suplemen yang mengandung zat-zat yang berpotensi menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Misalnya seperti oksalat, protein hewani, dan suplemen kalsium. Selain itu, pilihlah makanan dengan kandungan garam yang rendah.

Contoh-contoh makanan atau minuman yang mengandung oksalat adalah:

  • Kacang-kacangan, termasuk produk olahan kacang kedelai
  • Ikan sarden
  • Cokelat
  • Teh hitam
  • Ubi
  • Bayam
  • Buah anggur
  • Asparagus

Tetap konsumsi makanan yang mengandung kalsium, karena tubuh membutuhkan kalsium untuk merawat tulang dan gigi. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi tentang nutrisi yang sebaiknya dipenuhi oleh penderiita. Juga diskusikan terlebih dahulu dengan dokter, jika Anda ingin mengonsumsi suplemen kalsium tambahan.

Selain dengan minum air putih secukupnya dan membatasi asupan nutrisi tertentu, pencegahan batu ginjal juga bisa dilakukan dengan cara mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Biasanya langkah ini dianjurkan bagi mereka yang pernah menderita batu ginjal agar kondisi tersebut tidak kambuh. Contohnya adalah pemberian allopurinol untuk menurunkan kadar asam urat di dalam darah guna mencegah terbentuknya batu ginjal asam urat, antibiotik untuk mencegah infeksi saluran kemih sebagai pemicu utama batu ginjal struvit, obat diuretik untuk pada pasien penyakit hiperkalsiuria untuk mencegah batu ginjal kalsium, dan obat-obatan penurun kadar zat sistin untuk mencegah batu ginjal sistin.