Garcinia cambogia atau disebut juga asam gelugur dikenal sebagai salah satu obat pelangsing alami. Selain untuk menurunkan berat badan, buah ini juga memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh.

Garcinia cambogia memiliki bentuk menyerupai buah labu dan berukuran kecil dengan warna hijau atau kuning. Buah yang banyak tumbuh di India dan Asia Tenggara ini telah lama digunakan dalam pengobatan herbal dan bumbu masakan.

Beragam Manfaat Garcinia cambogia bagi Kesehatan - Alodokter

Ekstrak buahnya juga sudah banyak digunakan untuk menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan tubuh.

Garcinia cambogia diketahui mengandung berbagai nutrisi, seperti protein, karbohidrat, serat, vitamin C, kalsium, asam oksalat, kalium, dan zat besi. Buah ini juga mengandung berbagai antioksidan dan zat aktif, seperti hydroxyctric acid (HCA), yang diklaim dapat menurunkan berat badan.

Manfaat Garcinia cambogia bagi Kesehatan Tubuh

Berikut ini adalah beragam manfaat tanaman herbal Garcinia cambogia untuk kesehatan:

1. Menurunkan berat badan

Garcinia cambogia cukup populer dikonsumsi sebagai obat atau suplemen herbal alami untuk menurunkan berat badan. Manfaat ini berkat zat HCA yang terkandung di dalamnya.

Beberapa riset menunjukkan bahwa tanaman ini juga bermanfaat untuk meningkatkan proses pembakaran lemak, metabolisme, dan menghambat penumpukan lemak dalam tubuh.

Sayangnya, manfaat Garcinia cambogia ini masih belum diketahui secara pasti. Lagi pula, efek penurunan berat badannya pun tidak terlalu signifikan jika dibandingkan dengan metode lain, seperti diet sehat dan rutin olahraga.

2. Mengurangi gejala depresi

Selain bermanfaat dalam menurunkan berat badan, kandungan HCA dalam Garcinia cambogia juga dapat meningkatkan jumlah serotonin di otak yang bertugas untuk mengelola suasana hati.

Rendahnya hormon serotonin di otak diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kejiwaan tertentu, seperti gangguan kecemasan dan depresi.

Meski demikian, beberapa riset juga menunjukkan bahwa konsumsi tanaman herbal ini bisa menimbulkan efek samping berbahaya, seperti munculnya gejala mania dan psikosis, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.

3. Menurunkan kadar gula darah

Garcinia cambogia diketahui dapat menurunkan dan mengontrol kadar gula darah. Selain itu, ekstrak buah ini juga dapat mencegah terjadinya resistensi insulin dan menurunkan risiko penyakit diabetes.

Meski demikian, obat ini tidak disarankan untuk dikonsumsi bersamaan dengan obat penurun gula garah atau obat diabetes karena bisa menyebabkan efek interaksi obat dan menimbulkan efek samping tertentu, seperti hipoglikemia.

4. Mengelola kadar kolesterol dalam darah

Jumlah kolesterol yang berlebih dalam darah, lama-kelamaan bisa menumpuk dan menyumbat pembuluh darah sehingga memicu terjadinya aterosklerosis. Gangguan ini bisa menyebabkan terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Oleh karena itu, Anda perlu menjaga kadar kolesterol tetap stabil agar terhindar dari berbagai penyakit. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kolesterol tinggi, yaitu dengan rutin berolahraga, menjalani diet sehat, serta membatasi asupan makanan berlemak.

Anda pun bisa menurunkan kolesterol dengan mengonsumsi suplemen herba, seperti Garcinia cambogia. Studi menyebutkan bahwa buah ini dapat menurunkan trigliserida dan kolesterol jahat atau (LDL) serta meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Selain beberapa manfaat di atas, Garcinia cambogia juga dipercaya dapat meredakan peradangan, melancarkan pencernaan, dan meringankan gejala sakit maag.

Namun, berbagai klaim manfaat Garcinia cambogia di atas masih terbatas pada studi berskala kecil. Hingga saat ini, efektivitas dan manfaat tanaman herba ini sebagai pengobatan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Garcinia cambogia

Garcinia cambogia diketahui dapat menimbulkan beberapa efek samping, di antaranya:

  • Sakit kepala
  • Mulut kering
  • Diare
  • Nyeri perut
  • Mual

Selain itu, Garcinia cambogia juga diketahui dapat menimbulkan efek samping lain yang berbahaya, yaitu kerusakan organ hati. Efek samping serius ini lebih berisiko terjadi bila Anda mengonsumsi suplemen Garcinia cambogia dalam jangka panjang atau dosis tinggi.

Garcinia cambogia juga tidak disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil dan ibu menyusui, karena informasi tentang keamanannya secara klinis pada kelompok tersebut masih sangat terbatas.

Anda juga tidak disarankan mengonsumsi Garcinia cambogia, jika sedang menjalani pengobatan tertentu, karena bisa menimbulkan efek interaksi obat.

Oleh karena itu, bila Anda hendak menggunakan Garcinia cambogia untuk mengobati kondisi atau penyakit tertentu, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter untuk memastikan keamanannya.

Selain itu, pilihlah produk suplemen herba dengan kandungan Garcinia cambogia yang telah terdaftar di BPOM RI agar keamannya lebih terjamin.