Manfaat mandi air hangat tidak hanya bisa mengatasi dinginnya udara dingin di pagi hari. Mandi atau berendam air hangat juga dipercaya bisa membantu Anda meredakan keluhan tertentu, seperti nyeri dan gatal di sekitar panggul atau organ intim.

Ketika merasakan bagian perut atau panggul sakit, sebagian orang akan mengompres bagian yang sakit dengan kompres air hangat. Selain dengan kompres air hangat, cobalah untuk mandi atau berendam air hangat. Karena ternyata, manfaat mandi air hangat juga dapat meringankan keluhan ini.

Beragam Manfaat Mandi Air Hangat - Alodokter

Manfaat Mandi Air Hangat bagi Kesehatan

Manfaat mandi air hangat dapat memperlancar peredaran darah Anda. Tidak hanya memberikan kehangatan, mandi air hangat dengan cara berendam bisa meredakan rasa gatal atau sakit di sekitar organ intim, serta dapat menjadi salah satu cara membersihkan daerah perineum. Perineum adalah daerah antara vulva (bibir kelamin luar) pada wanita atau skrotum (kantung zakar) pada pria dengan lubang anus.

Berikut ini adalah manfaat mandi air hangat lainnya yang perlu Anda ketahui, yaitu:

  • Mengatasi sembelit

Sembelit atau konstipasi adalah kondisi di mana pergerakan usus tidak teratur, sehingga sulit untuk buang air besar dalam jangka waktu yang cukup lama. Sembelit bisa menimbulkan rasa tegang di sekitar perut. Mandi air hangat, dan merendam bokong dengan campuran air hangat dan garam Epsom yang mengandung magnesium dan sulfat, dipercaya dapat menjadi salah satu cara mengatasinya.

  • Meredakan gejala wasir

Wasir dapat terjadi di dalam rektum (area di dalam lubang anus) atau di luar lubang anus. Kondisi ini disebabkan oleh adanya pembuluh darah yang membengkak dan meradang di rektum dan anus. Seseorang yang terkena wasir biasanya akan merasakan ketidaknyamanan, gatal, atau pendarahan pada anus. Mandi berendam air hangat setidaknya dapat menjadi salah satu cara meredakan ketidaknyamanan dan gatal.

  • Meredakan nyeri akibat prostatitis

Kelenjar prostat menghasilkan cairan yang mengangkut dan memberi nutrisi pada sperma. Peradangan dan pembengkakan pada kelenjar prostat disebut dengan prostatitis. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri dan menyebakan seseorang sulit buang air kecil. Prostatitis adalah kondisi yang perlu mendapat penanganan dokter, namun mandi air hangat bermanfaat bagi penderita prostatitis untuk meredakan keluhan nyeri.

  • Mengatasi rasa gatal sesudah prosedur episiotomi

Sebagian proses persalinan memerlukan episiotomi, yaitu penyayatan di bagian perineum untuk memperlebar jalan keluar bayi. Agar tidak infeksi, luka sayatan di perineum haruslah dijaga kebersihannya. Perawatan luka episiotomi dimulai segera setelah melahirkan. Dengan mandi air hangat diselingi dengan kompres dingin dapat membantu membersihkan luka episiotomi di sekitar perineum dan juga bermanfaat dalam meredakan rasa gatal atau nyeri di sekitar perineum.

  • Membantu mengatasi iritasi kulit

Bagi pemilik kulit gatal dan iritasi, mandi air hangat atau berendam air hangat yang dicampur bubuk oatmeal khusus (oatmeal koloid) dapat membantu menjaga kelembapan kulit dan mengurangi iritasi kulit. Efek mandi air hangat juga dapat membantu meredakan radang pada kulit.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mandi Air Hangat

Bila Anda berendam air hangat dengan menggunakan bathtub, jangan lupa untuk membersihkannya terlebih dahulu. Baru setelah itu, isi air hingga memenuhi sekitar 2/3 bathtub. Lalu, rendam tubuh Anda di dalamnya hingga mencapai leher selama 10-15 menit. Hindari menggunakan air yang terlalu panas. Suhu maksimal yang disarankan untuk mandi yaitu 40 derajat Celsius. Mandi air panas dengan suhu terlalu tinggi berisiko menimbulkan luka bakar dan kulit kering.

Setelah mandi, disarankan untuk mengeringkan tubuh Anda dengan baik memakai handuk yang terbuat dari katun lembut. Sesudah itu, oleskan pelembap yang tidak mengandung bahan iritatif, seperti parfum atau pewarna, pada kulit. Tujuannya adalah untuk menjaga kelembapan kulit.

Penderita penyakit jantung atau yang dicurigai menderita penyakit jantung, disarankan menghindari terlalu lama berendam air hangat. Batasi 5 hingga 10 menit saja, dan selalu cukupi minum air putih untuk mencegah dehidrasi saat mandi air hangat.

Sejauh ini, ragam manfaat mandi air hangat masih belum didukung oleh bukti dari penelitian ilmiah yang akurat. Jika tertarik memanfaatkan mandi air hangat untuk mengurangi keluhan atau mengobati penyakit yang Anda alami, anda tetap disarankan untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.