Beras merah untuk diet sering dipilih sebagai alternatif nasi putih karena dianggap lebih sehat dan mengenyangkan. Banyak orang membagikan kisah sukses menurunkan berat badan setelah rutin mengonsumsi beras merah. Namun, apakah manfaatnya memang seistimewa itu?

Beras merah dikenal sebagai sumber karbohidrat kompleks yang masih mempertahankan lapisan dedaknya. Di bagian inilah tersimpan serat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat untuk tubuh. Karena kandungan seratnya lebih tinggi, beras merah untuk diet sering membantu kamu merasa kenyang lebih lama dan tidak mudah tergoda makan berlebihan.

Beras Merah untuk Diet, Ini Manfaat dan Tips Konsumsinya - Alodokter

Meski begitu, tidak semua orang langsung cocok dengan beras merah. Teksturnya yang lebih padat dan rasa yang sedikit lebih “berat” dibanding nasi putih bisa terasa kurang sedap di awal. Kabar baiknya, dengan cara memasak yang tepat, beras merah tetap bisa jadi menu harian yang enak dan cocok untuk diet lho.

Manfaat Beras Merah untuk Diet

Ada beberapa manfaat beras merah untuk diet yang membuatnya banyak dipilih sebagai pengganti nasi putih:

1. Bikin cepat kenyang

Beras merah mengandung lebih banyak serat dibanding nasi putih. Serat ini membantu kamu merasa kenyang lebih lama, mengurangi keinginan ngemil berlebihan, dan mendukung pencernaan tetap lancar. 

Hal ini bisa membantu kamu mengontrol asupan makan harian, sehingga beras merah untuk diet dapat mendukung proses penurunan berat badan secara bertahap dan lebih berkelanjutan.

2. Tidak mudah memicu kenaikan gula darah 

Dibanding nasi putih, beras merah memiliki indeks glikemik yang cenderung lebih rendah. Artinya, beras yang satu ini tidak mudah menaikkan gula darah. Meski begitu, respons tubuh tiap orang bisa berbeda, tergantung porsi, cara memasak, dan kondisi kesehatan masing-masing.

3. Membantu tubuh tetap berfungsi optimal

Salah satu keunggulan beras merah untuk diet adalah kemampuannya dalam membantu tubuh tetap berfungsi optimal selama kamu diet. Beras merah mengandung vitamin B kompleks, magnesium, zinc, serta antioksidan, yang berperan dalam mendukung metabolisme tubuh.

4. Mendukung kesehatan jantung

Sebagai bagian dari kelompok biji-bijian utuh (whole grain), beras merah mengandung zat gizi yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung, termasuk serat, magnesium, dan antioksidan. 

Konsumsi biji-bijian utuh secara rutin dapat membantu menjaga kadar kolesterol dan mendukung kesehatan pembuluh darah, terutama jika dibarengi pola makan seimbang dan gaya hidup aktif nih.

Tips Aman Konsumsi Beras Merah untuk Diet

Meski beras merah menawarkan berbagai manfaat, cara mengonsumsinya juga perlu diperhatikan ya. Dengan langkah yang tepat, beras merah bisa menjadi bagian dari pola makan yang lebih seimbang.

Nah, agar manfaat beras merah untuk diet bisa kamu rasakan dengan optimal, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Rendam atau masak beras merah lebih lama agar teksturnya lebih empuk dan lebih mudah dicerna.
  • Padukan dengan lauk tinggi protein, seperti ikan, telur, tahu, atau tempe, serta sayur-mayur agar kebutuhan gizi tetap seimbang dan diet tetap sehat.
  • Perhatikan porsi, karena beras merah tetap merupakan sumber karbohidrat yang menyumbang kalori.
  • Variasikan beras merah untuk diet dengan sumber karbohidrat lain yang tak kalah sehat, seperti ubi, kentang, atau quinoa, supaya menu tidak terasa membosankan
  • Untuk konsumsi jangka panjang, kamu bisa mempertimbangkan cara memasak beras dengan air lebih banyak lalu ditiriskan. Cara ini dapat membantu mengurangi paparan zat tertentu seperti arsenik, meskipun sebagian vitamin dan mineral juga bisa ikut berkurang.

Perlu diingat, hasil diet tidak ditentukan oleh satu jenis makanan saja ya. Pola makan yang seimbang, aktivitas fisik yang rutin, serta istirahat yang cukup tetap memegang peran penting dalam menjaga berat badan dan kesehatan secara keseluruhan. Jadi, beras merah untuk diet tidak bisa dijadikan satu-satunya cara ya.

Jika kamu masih bingung ingin mulai diet, atau punya kondisi medis tertentu seperti gangguan pencernaan, penyakit ginjal, atau diabetes, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengganti sumber karbohidrat utama dengan beras merah ya. Kamu bisa Chat Bersama Dokter untuk mendapatkan saran yang cepat dan praktis dari rumah.