Untuk mendapatkan berat badan ideal, tak jarang sebagian orang rela melakukan upaya penurunan berat badan secara praktis, dengan harapan mendapatkan hasil yang cepat. Harus diketahui, cara terbaik adalah dengan melakukannya secara perlahan dan konsisten. Pasalnya, berat badan yang turun secara drastis justru berbahaya bagi kesehatan.

Setiap orang pasti ingin memiliki badan sehat dengan berat yang ideal. Berat badan dikatakan ideal jika sesuai dengan rentang normal indeks massa tubuh. Bagi mereka dengan masalah bobot tubuh berlebih atau terobsesi untuk kurus, terkadang rela melakukan diet super ketat untuk menurunkan berat badan dengan cepat.

Berat Badan Turun Drastis Justru Berbahaya - Alodokter

Padahal, berat badan yang turun drastis bukan berarti lemak di dalam tubuh banyak berkurang. Lemak sulit dibakar dalam waktu singkat. Alih-alih lemak, justru yang banyak hilang dari tubuh adalah air atau bahkan jaringan tubuh. Diet terlalu ketat pun bisa membuat tubuh kelaparan dan tidak mendapatkan asupan nutrisi penting.

Akibat Berat Badan Turun Drastis

Berat badan turun drastis sering kali dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan. Bobot tubuh yang berkurang sebanyak 0,9 kg hingga 1,4 kg per minggu dapat menyebabkan:

Turunnya berat badan sebanyak angka yang disebutkan di atas saja sudah berbahaya, bisa dibayangkan jika penurunannya lebih dari itu.

Seperti Apa Penurunan Berat Badan yang Aman?

Penurunan berat badan yang aman adalah sekitar 0,5 kg hingga 1 kg per minggu. Banyak ahli yang menyarankan untuk memangkas 500 – 1000 kalori dalam asupan makanan harian untuk mencapai tujuan tersebut. Caranya:

  • Kurangi porsi makan dan makanlah secara perlahan.
  • Perbanyak konsumsi sayuran dan buah.
  • Perbanyak asupan makanan berprotein.
  • Rutin berolahraga selama sekitar 150 menit per minggu atau kurang lebih 30 menit per hari.
  • Hindari camilan serta makanan manis.
  • Kurangi asupan lemak dan cermat dalam mengonsumsi lemak sehat.

Diet yang sehat berbeda pada setiap orang. Hal ini tergantung pada kondisi medis, jenis kelamin, usia, dan aktivitas yang dijalani sehari-hari. Karena itu, daripada mencoba diet ekstrim yang berisiko, lebih baik konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan rencana diet yang sehat.

Konsultasikan juga dengan dokter apabila Anda tidak sedang diet, tapi berat badan turun drastis. Karena bisa jadi ada masalah kesehatan lain yang Anda alami, seperti penyakit tiroid, malnutrisi, kanker, diabetes mellitus, gagal jantung, kerusakan organ hati dan ginjal, TB, HIV, penyakit celiac, stres berat, atau depresi.