Bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu, donor darah bisa membantu menyelamatkan hidup mereka. Namun, sebenarnya tidak hanya untuk penerimanya. Ada berbagai manfaat donor darah yang dapat menunjang kesehatan tubuh untuk pendonor.

Pada pendonor darah, akan diambil sekitar 480 ml darah dari dalam tubuhnya. Setelah diperiksa dan diuji keamanannya, darah tersebut kemudian akan diberikan kepada pasien yang membutuhkan. Kondisi yang sangat membutuhkan donor darah, antara lain adalah kecelakaan, transplantasi organ, atau memiliki penyakit seperti kanker, anemia, penyakit sel sabit, dan hemofilia. Meski begitu, donor darah bukan hanya bermanfaat bagi pasien atau penerima darah, sang donor atau pemberi darah pun turut mendapat manfaat donor darah.

Berbagai Manfaat Donor Darah untuk Kesehatan - Alodokter

Pahami Manfaat Donor Darah

Berikut beberapa manfaat donor darah yang bisa dirasakan jika Anda menyumbangkan darah:

  • Menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah
    Manfaat pertama donor darah ini diyakini membantu memperlancar aliran darah hingga mencegah penyumbatan arteri. Penelitian menunjukkan, bahwa rajin mendonorkan darah mampu menurunkan risiko serangan jantung hingga 88%. Tidak hanya itu, dengan mendonorkan darah membuat Anda jarang sakit dan memiliki risiko lebih kecil terkena kanker, stroke, dan serangan jantung. Selain itu, rutin donor darah membuat kadar zat besi dalam darah menjadi stabil.
  • Meningkatkan produksi sel darah merah
    Ketika donor darah, sel darah merah akan berkurang. Sumsum tulang belakang akan segera memproduksi sel darah merah baru guna menggantikan yang hilang. Penggantian sel-sel darah merah memakan waktu beberapa minggu. Hal ini berarti donor darah secara teratur, membuat tubuh menstimulasi pembentukan darah baru yang segar.
  • Memperpanjang usia
    Berbuat baik dapat membuat seseorang hidup lebih lama. Menurut penelitian, umur orang yang suka menolong dan tidak mementingkan diri sendiri memiliki usia yang lebih panjang sekitar empat tahun.
  • Mendeteksi penyakit serius
    Setiap kali Anda ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah pemeriksaan darah untuk mendeteksi penyakit serius, seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi adanya penularan penyakit melalui transfusi darah, sekaligus  menjadi peringatan agar Anda lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan diri  sendiri.

Manfaat donor darah yang tidak kalah penting yaitu pemeriksaan kesehatan. Hal itu karena perawat akan memeriksa suhu tubuh, tekanan darah, nadi, dan kadar hemoglobin. Setelah donor darah selesai dilakukan, darah Anda akan dikirim ke laboratorium untuk menjalani berbagai tes yang berbeda. Jika ditemukan gangguan dalam darah, Anda pasti akan segera diberitahu.

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mencanangkan hari Donor Darah Sedunia setiap tanggal 14 Juli. Mengingat berbagai manfaat donor darah yang tidak sedikit, Anda dapat melakukannya secara rutin di Palang Merah Indonesia (PMI) atau rumah sakit terdekat.