Memuji anak mungkin terlihat sederhana dan sudah biasa dilakukan orang tua sehari-hari. Namun jika dilakukan dengan cara yang tepat, memuji anak bisa bermanfaat untuk pembentukan karakternya lho.

Memuji bisa menjadi salah satu bentuk komunikasi orang tua kepada anak. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan orang tua dalam memuji anak yaitu mengutamakan kualitas pujian, dibandingkan dengan jumlah pujian yang diucapkan.

Bunda dan Ayah, Ini Manfaat dan Cara Tepat Memuji Anak - Alodokter

Berbagai Manfaat Memuji Anak
Sebagian orang tua mungkin memilih untuk tidak perlu memuji anak. Namun, sikap ini bisa memberikan dampak negatif untuk anak, seperti membuat Si Kecil tidak percaya diri dan takut untuk mencoba hal baru. Sebaliknya, memuji anak dengan tepat bisa membawa banyak manfaat bagi anak, termasuk:

  • Meningkatkan rasa percaya diri anak
    Kalimat pujian yang dikatakan oleh orang tua sangat berpengaruh pada kepercayaan diri anak. Hal ini akan membuat anak merasa bahwa hal yang dilakukan tidak sia-sia.
  • Memotivasi anak
    Memuji anak juga bermanfaat untuk membuatnya termotivasi. Anak akan berusaha untuk melakukan yang terbaik, agar orang tuanya bangga.
  • Membentuk kepribadian yang baik
    Menempatkan pujian dengan tepat, dapat membentuk karakter yang peduli kepada orang lain. Misalnya, memberi pujian saat Si Kecil mau membagi makanannya kepada orang lain.

Cara yang Tepat Memuji Anak

Agar pujian yang Bunda dan Ayah berikan kepada Si Kecil bisa bermanfaat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Perhatikan hal-hal kecil
    Ketika memuji anak, usahakan untuk mengungkapkan dengan spesifik. Hal ini akan membuat anak, merasa bahwa orang tua benar-benar memerhatikan setiap detail yang dikerjakan. Usahakan Bunda dan Ayah memaknai semua pujian yang diucapkan ya.
  • Fokus pada proses bukan hasil
    Si Kecil mungkin tidak selalu mengerjakan semua hal dengan sempurna. Bunda dan Ayah dapat membangkitkan semangat Si Kecil dengan menghargai proses yang dilakukan, bukan hanya fokus pada hasilnya. Misalnya, ketika anak telah berusaha keras untuk memperoleh nilai yang baik, namun hasilnya tidak sesuai yang diharapkan, orang tua dapat memuji kerja keras yang telah dilakukan oleh anak.

  • Hindari memberikan julukan khusus
    Saat memuji anak, usahakan untuk tidak memberikan julukan khusus ya, misalnya “pemain bola yang handal” atau “ahli matematika”. Hal ini berisiko membuat Si Kecil jadi sombong.
  • Jangan berlebihan
    Meskipun memuji anak adalah hal yang baik, namun jika dilakukan secara berlebihan, justru bisa membawa dampak negatif. Pujian yang berlebihan dapat membuat anak melakukan suatu kebaikan hanya untuk mendapatkan pujian dari orang tua. Selain itu, memuji anak secara berlebihan dapat membuat anak tidak berani mempelajari hal baru, tidak berani mengungkapkan pendapat, dan cenderung.

Yang tidak kalah penting, Bunda dan Ayah Hal ini akan membuat anak merasa orang tua benar-benar memaknai pujian yang diberikan. Bila perlu, Bunda dan Ayah bisa berkonsultasi dengan psikolog agar diberikan saran yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan anak.