Ada ragam cara meningkatkan kepercayaan diri. Cara-cara ini bisa Anda terapkan di kehidupan sehari-hari guna menghilangkan rasa ragu, takut, atau tidak mampu yang mungkin pernah menghalangi Anda dari suatu tujuan.

Merasa tidak percaya diri pada momen-momen tertentu merupakan hal yang wajar dan hampir setiap orang pernah mengalaminya, baik orang dengan kepribadian introvert mau pun ekstrovert. Namun, sebaiknya jangan terbawa arus perasaan ini karena bisa saja menghalangi Anda dari pengalaman hidup yang penting atau mungkin bisa membawa Anda ke tahap baru dalam kehidupan.

Begini Cara Meningkatkan Percaya Diri - Alodokter

Selain itu, rasa tidak percaya diri juga bisa membuat Anda kehilangan kesempatan untuk menyalurkan potensi-potensi yang ada dalam diri. Jika hal ini dibiarkan terus menerus, bukan tidak mungkin Anda merasa kecewa pada diri sendiri. Tentunya ini bukan hal yang baik untuk kesehatan mental.

Tips Meningkatkan Percaya Diri

Tidak ada kata terlambat untuk mempelajari sesuatu, termasuk untuk mempelajari cara meningkatkan rasa percaya diri. Namun, sebelum mempelajari ini, ada baiknya Anda mencari akar dari rasa kurang percaya diri yang Anda alami.

Penyebab munculnya rasa kurang percaya diri ada beragam dan berbeda pada setiap orang. Ada yang kurang percaya diri karena pernah mengalami pengalaman yang buruk, pernah mengalami penindasan, maupun trauma. Ada pula yang kurang percaya diri karena pengaruh pola asuh semasa kanak-kanak.

Pengalaman di masa lalu memang tidak bisa diubah. Namun, ketahui bahwa selalu ada langkah yang bisa dilakukan untuk mengubah pikiran dan ekspektasi Anda sekarang, agar rasa percaya diri dapat meningkat.

Cara ini memang tidak mudah atau instan dan mungkin tidak bisa langsung diterapkan secara menyeluruh. Namun, meski perlahan, cara-cara berikut ini patut dicoba untuk meningkatkan rasa percaya diri:

1. Bangun pola pikir positif

Cara meningkatkan percaya diri yang pertama adalah berpikir posiif. Jika Anda sebelumnya selalu merasa tidak bisa menjalani sesuatu, mulai saat ini cobalah untuk membentuk pola pikir positif dalam diri Anda. Setiap Anda ragu, katakan “Saya bisa belajar dan melakukan ini jika saya mau”.

2. Kenali kekurangan dan kelebihan

Tanamkan pada diri Anda bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Jika Anda melakukan sebuah kesalahan atau memiliki kekurangan, jangan menganggap itu sebuah kebodohan.

Ingat, setiap orang pernah melakukan kesalahan dan tidak ada orang yang benar-benar sempurna. Anda hanya perlu memperbaikinya dan belajar untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut.

Selain itu, fokuslah pada kelebihan yang Anda miliki dan kembangkan kemampuan itu, supaya Anda bisa merasa punya ruang untuk berkembang. Saat berhasil memperoleh sesuatu, hargai dan pujilah diri sendiri atas upaya dan keberhasilan yang telah digapai. Bersyukur dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri.

3. Fokus pada langkah atau perubahan kecil

Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, membangun rasa percaya diri tidak bisa dilakukan dalam sekejap. Oleh karena itu, pahami bahwa Anda perlu menghargai setiap proses atau perubahan kecil yang berhasil diraih dan dilakukan.

Jangan berkecil hati jika keadaan tidak membaik secepat yang dibayangkan. Mungkin saat ini Anda masih merasa kurang percaya diri, tapi langkah atau perubahan kecil yang dilakukan sekarang pada akhirnya akan tumbuh menjadi perubahan yang besar dan membuat Anda terus maju dan berkembang.

4. Lakukan hal yang disukai

Cara meningkatkan percaya diri selanjutnya adalah dengan menghabiskan waktu luang dengan kegiatan-kegiatan yang disukai. Jika memungkinkan, cobalah untuk mempelajari keterampilan baru atau geluti hobi baru yang sebelumnya ingin Anda coba.

Selain menimbulkan rasa bahagia, akitivitas baru juga bisa membuat Anda menguasi keterampilan baru. Dengan begitu, Anda bisa fokus pada hal yang lebih positif daripada kekurangan Anda. Secara otomatis, Anda akan merasa lebih percaya diri, terutama ketika orang lain sudah melihat betapa Anda menikmati hal yang Anda lakukan.

5. Berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Berhenti membandingkan diri Anda dengan orang lain, baik itu soal penampilan, prestasi, maupun pencapaian yang telah diraih. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki jalannya sendiri dan hidup bukanlah sebuah perlombaan.

Jika timbul rasa iri akan kehidupan orang lain, ingatlah tentang apa yang telah Anda miliki dan gapai dengan usaha dan kondisi Anda. Untuk membantu, cobalah untuk media sosial.

Studi menunjukkan bahwa apa yang tersaji di media sosial kerap memicu orang-orang untuk membandingkan diri mereka dengan orang lain yang tampak sempurna. Hal ini tentu tidak baik untuk kepercayaan diri Anda.

6. Bergaul dengan orang-orang yang positif

Jika Anda memiliki teman yang senang menjatuhkan Anda, berbicara negatif mengenai Anda, atau sekadar pamer dan membuat Anda merasa kecil, mulai sekarang batasi pergaulan dengannya.

Lebih baik jalin hubungan dengan orang-orang yang bisa menghargai Anda. Bergaul dengan orang-orang yang positif dan suportif dapat membuat Anda termotivasi menjadi orang yang lebih baik, sehingga Anda dapat berkembang menjadi pribadi yang percaya diri.

7. Menerapkan pola hidup sehat

Secara tidak langsung, pola hidup yang sehat dapat membentuk pola pikir yang sehat. Rasa percaya diri sendiri adalah salah satu bentuk dari pola pikir yang sehat. Oleh karena itu, jaga kesehatan tubuh Anda dengan menerapkan pola makan sehat dan olahraga secara rutin setidaknya selama 30 menit setiap hari.

8. Bergabung dalam kegiatan sosial

Bergabung dalam kegiatan sosial sebagai sukarelawan dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dan kesehatan mental secara menyeluruh. Pasalnya, pertolongan yang Anda berikan selama menjadi relawan dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap diri sendiri.

Dengan perasaan ini, Anda bisa membangun pandangan yang positif terhadap diri Anda. Anda juga dapat melihat diri Anda sebagai orang yang baik dan berkemampuan untuk melakukan hal yang baik pula.

Kurang percaya diri dapat membuat Anda tidak nyaman dengan diri sendiri dan akan berpengaruh besar terhadap kinerja serta produktivitas Anda. Jadi, cobalah tingkatkan rasa percaya diri Anda dengan menerapkan cara-cara di atas.

Meski begitu, ingat bahwa peningkatan rasa percaya diri membutuhkan proses dan waktu yang tidak sebentar. Jika Anda mungkin sudah merasa frustrasi dengan proses yang tidak kunjung memberikan hasil, tetap tenang dan jangan ragu untuk berkonsultasi kepada dokter atau psikolog.