Anak-anak dapat mengalami kecelakaan, cedera, atau sakit mendadak, kapan dan di mana saja, di rumah maupun di luar rumah. Saat ini terjadi, siapkah Bunda segera memberikan bantuan? Untuk mengatasi kondisi tersebut dengan cepat, kotak P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) dapat menjadi jawabannya.

Kotak P3K menyimpan obat-obatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk memberikan pertolongan awal bila terjadi cedera atau sakit. Meski keberadaan kotak P3K sering diabaikan, tapi isi kotak tersebut bisa menyelamatkan nyawa Si Kecil.

Bunda, Yuk Siapkan Kotak P3K untuk Kondisi Darurat Si Kecil - Alodokter

Apa Saja Isi Kotak P3K untuk Anak?

Isi kotak P3K bisa disesuaikan dengan kebutuhan anak. Misalnya jika Si Kecil memiliki riwayat asma, Bunda tentu perlu menyiapkan inhaler atau alat bantu napas. Tetapi ada obat-obatan dan perlengkapan tertentu yang secara umum perlu disediakan, di antaranya:

Obat-obatan

  • Salep antibiotik yang aman untuk anak usia 2 tahun ke atas.
  • Larutan antiseptik.
  • Gel untuk meredakan gigitan serangga.
  • Obat penurun panas dan pereda nyeri untuk anak
  • Losion kalamin untuk meredakan iritasi kulit, ruam, dan kulit terbakar sinar matahari.
  • Larutan garam (saline NaCl 0,9%) dapat digunakan untuk mengeluarkan benda asing dari mata (irigasi).
  • Obat-obat untuk menangani alergi.
  • Alkohol untuk mensterilkan alat.
  • Minyak atau losion antinyamuk untuk bayi atau anak.
  • Sabun cair anak.
  • Obat-obatan pribadi Si Kecil, misalnya obat antikejang.

Peralatan medis

  • Plester untuk anak.
  • Perban untuk luka.
  • Gunting kuku anak.
  • Gunting tumpul.
  • Gunting tajam untuk memotong perban atau kebutuhan lain.
  • Bola kapas untuk menyeka atau membersihkan hidung atau telinga anak.
  • Termometer, disarankan memilih termometer digital yang menunjukkan hasil lebih cepat.
  • Bulb syringe / aspirator hidung.
  • Petroleum jelly dan kasa steril, biasanya digunakan untuk perawatan setelah sunat.
  • Sendok takar untuk memberikan obat.Kapas steril.
  • Kasa gulung.
  • Sarung tangan yang tidak berbahan karet.
  • Senter kecil untuk memeriksa telinga, mata, atau hidung Si Kecil.
  • Pinset untuk mengangkat benda yang mungkin menancap pada kulit.
  • Tisu antiseptik dapat dipakai untuk membersihkan luka atau membersihkan tangan.

Di samping benda-benda di atas, Bunda juga dapat melengkapi kotak ini dengan selembar kertas berisi panduan singkat agar Bunda atau siapapun yang sedang menjaga Si Kecil tahu apa yang harus dilakukan.

Cara Menyiapkan Kotak P3K yang Tepat

Untuk memudahkan orang lain, misalnya pengasuh anak, saat situasi darurat, Bunda dapat melengkapi kotak P3K dengan daftar nomor-nomor telepon darurat, seperti nomor telepon rumah sakit, dokter anak, nomor kontak Bunda dan Ayah, polisi, pemadam kebakaran, dan tetangga atau kerabat terdekat.

Hal yang tak kalah penting, saat memilih kotak P3K, pilih yang mudah dibawa-bawa tapi kokoh dan tahan air. Pastikan kotak tersebut cukup besar untuk memuat semua perlengkapan yang Bunda butuhkan. Tempatkan di lokasi yang gampang Bunda raih tapi jauh dari jangkauan anak-anak. Jangan sampai Bunda masih bingung mencari saat kondisi darurat. Penting juga untuk memberi tanda palang merah atau tulisan “P3K” pada kotak, agar mudah ditemukan orang lain yang mungkin sedang menjaga si Kecil.

Selain itu, periksa isi kotak P3K secara teratur. Buang obat kedaluwarsa dan obat yang sudah tidak dipakai. Beberapa jenis obat akan rusak jika terkena panas atau dingin terus menerus. Ini alasannya, perlu lebih sering memeriksa kotak P3K yang ditempatkan di dalam mobil.

Meski sudah berhati-hati, kadang kecelakaan atau sakit tidak dapat dihindari. Dengan kotak P3K yang selalu siap, Bunda dapat meminimalkan risiko yang mungkin terjadi pada Si Kecil.