Baru lima menit lalu makan roti bakar, tapi kok sekarang sudah lapar lagi ya? Sepertinya sebagian besar ibu hamil mengalaminya, tapi jangan sampai hal ini membuat Bunda makan sembarangan. Bunda dianjurkan agar dapat mengelola rasa lapar yang dirasakan, supaya makanan yang dikonsumsi tidak berlebihan, namun bernutrisi dan bermanfaat bagi Si Kecil dalam kandungan.

Pada kehamilan trimester pertama, sebagian ibu hamil mengalami mual dan muntah yang dapat mengganggu aktivitas. Rasa mual ini mungkin akan berlanjut hingga kehamilan trimester kedua. Meski mual, kemungkinan Bunda juga akan mengalami rasa lapar sepanjang waktu.

Cara Memuaskan Rasa Lapar Saat Hamil, Tanpa Makan Sembarangan - Alodokter

Alasan Ibu Hamil Sering Lapar

Ibu hamil merasa terus-menerus lapar karena bayi di dalam kandungan membutuhkan nutrisi untuk berkembang. Bayi di dalam perut Bunda perlu nutrisi untuk membentuk jaringan, otot, dan tulang. Tetapi, jangan sampai kondisi ini membuat Bunda jadi lepas kendali dan makan apa saja sebanyak mungkin ya. Tantangannya adalah menyediakan nutrisi yang cukup bagi bayi tanpa menimbun kalori berlebih.

Penting diketahui bahwa ibu hamil tidak perlu “makan untuk dua orang”. Meskij ada bayi dalam kandungan, namun ia bukan orang dewasa atau anak-anak yang perlu satu piring makanan tambahan. Konsumsi makanan berlebih, justru dapat menyebabkan kelebihan berat badan saat hamil, sekaligus menimbulkan risiko gangguan kesehatan.

Tips Makan Enak dan Bernutrisi pada Ibu Hamil

Memilih waktu yang tepat untuk makan dan jenis makanan yang baik dikonsumsi adalah langkah yang perlu Bunda lakukan, agar Bunda dan bayi dalam kandungan mendapatkan nutrisi yang tepat. Yuk, ikuti beberapa panduan berikut:

  • Minum dulu

Daripada langsung makan saat lapar. Coba deh Bunda minum air dulu. Kadang tubuh bingung mengartikan rasa haus menjadi lapar. Lagipula, saat hamil tubuh Bunda jelas membutuhkan lebih banyak cairan daripada biasanya, terutama karena ibu hamil lebih sering berkeringat. Bunda perlu minum sekitar 12-13 gelas per hari. Di samping itu, Bunda juga bisa mendapatkan cairan lewat buah yang kaya air, seperti jeruk atau semangka.

  • Konsumsi makanan favorit satu kali setiap hari hari

Daripada ditahan-tahan, Bunda bisa kok mencoba satu porsi kecil makanan favorit, seperti es krim atau cokelat. Bunda juga bisa memberi hadiah untuk diri sendiri dengan makan makanan favorit seminggu sekali, setelah sepekan berhasil mengonsumsi makanan sehat.

  • Jaga asupan kalori tidak berlebihan

Biasanya ibu hamil hanya perlu tambahan 350 kalori dalam makanannya pada trimester kedua, dan 500 kalori tambahan pada trimester ketiga. Jumlah ini akan meningkat menjadi dua kali lipat jika Bunda mengandung anak kembar. Jadi pastikan agar asupan kalori yang dikonsumsi tidak berlebihan, ya.

  • Pilih makanan segar

Saat berbelanja, dianjurkan memilih bahan makanan segar dibanding yang sudah diproses. Hindari mengambil produk bahan makanan siap santap, atau makanan dalam kemasan yang sebagian besar mengandung kalori tinggi tapi rendah nutrisi.

  • Makan dalam porsi sedikit tapi lebih sering

Mungkin terdengar klise, tapi ketimbang makan sekaligus banyak dalam sekali waktu, makan sering dalam porsi sedikit-sedikit adalah cara yang mudah untuk memuaskan rasa lapar tanpa menyebabkan nyeri ulu hati yang sering dialami ibu hamil.

  • Batasi makanan cepat saji

Disadari atau tidak, ibu hamil yang lelah sering langsung ingin makan makanan siap saji yang cenderung manis dan penuh karbohidrat. Sayangnya makanan siap saji, dapat membuat Bunda jadi enggan mengonsumsi makanan sehat. Solusinya, Bunda dapat lebih dulu makan makanan atau camilan sehat, seperti buah atau kacang-kacangan. Ini dapat mengurangi porsi makanan lain yang kurang sehat.

Selain itu, beberapa cara sederhana berikut ini bisa Bunda terapkan dalam memilih dan menyajikan makanan lebih sehat saat hamil:

  • Protein tidak hanya terdapat pada telur atau daging, tapi juga bisa didapatkan dari sereal dan kacang-kacangan.
  • Semua ibu hamil pasti tahu bahwa sayuran merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi dalam kandungan. Agar tidak membosankan, olah sayur ke dalam berbagai bentuk makanan yang Bunda gemari, seperti salad, isian lumpia, atau burger sayur.
  • Daripada mentega atau krim keju, oleskan alpukat pada roti. Manfaat alpukat pada ibu hamil sangat baik karena kaya kalium dan lemak baik. Lalu, buah mangga yang kaya vitamin C dan A dapat menjadi paduan yoghurt ataupun salad.

Jangan lupa tetap seimbangkan pola makan dengan bergerak aktif atau olahraga dan istirahat cukup ya, Bun. Bunda juga tidak perlu terlalu khawatir karena biasanya nafsu makan akan menurun pada kehamilan trimester ketiga. Pada periode akhir kehamilan, biasanya Bunda akan menjadi lebih mudah kenyang akibat desakan dari kandungan yang makin membesar.