Cara mencegah kehamilan setelah berhubungan intim sering kali langsung dicari setelah melakukan seks tanpa kondom. Namun, penting untuk memilih cara yang benar agar efektif, aman, dan tidak terjebak pada mitos yang menyesatkan.

Secara medis, cara mencegah kehamilan setelah berhubungan tanpa pengaman dapat dilakukan dengan kontrasepsi darurat. Metode ini dinilai lebih efektif dibandingkan mengikuti berbagai mitos yang beredar di masyarakat. Namun, penggunaannya harus dilakukan dalam jangka waktu tertentu agar hasilnya optimal.

Cara Mencegah Kehamilan setelah Berhubungan Intim yang Tepat - Alodokter

Ini Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan

Setelah berhubungan tanpa pengaman, upaya mencegah kehamilan dapat dilakukan melalui metode berikut:

Konsumsi pil darurat

Pil kontrasepsi darurat (morning-after pill) mengandung hormon sintetis, seperti levonorgestrel atau ulipristal acetate, yang bekerja dengan cara menghambat atau menunda pelepasan sel telur (ovulasi).

Jika tidak ada sel telur yang dilepaskan, sperma tidak bisa membuahi, sehingga kehamilan dapat dicegah. Selain itu, pil ini juga dapat membuat lendir serviks lebih kental dan mengubah lapisan rahim, sehingga menyulitkan sperma bertahan hidup atau menempel di rahim.

Pil darurat sebaiknya diminum sesegera mungkin setelah berhubungan tanpa pengaman, idealnya dalam 24 jam pertama. Efektivitasnya masih bisa bertahan hingga 72 jam, tergantung pada jenis pil yang digunakan.

IUD darurat

IUD darurat yang digunakan adalah IUD tembaga. Tembaga pada alat ini bersifat spermisida, artinya bisa merusak pergerakan sperma sehingga sperma tidak mampu mencapai atau membuahi sel telur.

Selain itu, IUD juga mengubah lingkungan dalam rahim menjadi tidak ramah untuk terjadinya pembuahan maupun implantasi. Oleh karena itu, jika dipasang maksimal 5 hari setelah berhubungan tanpa pengaman, IUD darurat sangat efektif mencegah kehamilan. 

Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Menggunakan Kontrasepsi Darurat

Setelah menggunakan kontrasepsi darurat, perhatikan perubahan pada tubuh dan siklus menstruasi Anda. Jika haid terlambat lebih dari 7 hari, lakukan tes kehamilan untuk memastikan hasilnya.

Waspadai juga berbagai efek samping, seperti perdarahan hebat, nyeri tidak biasa, atau keluhan lain yang mengganggu. Segera konsultasikan ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat.

Selain itu, tidak semua metode kontrasepsi darurat bisa dibeli bebas atau cocok untuk semua orang. Pil kontrasepsi darurat tidak boleh digunakan terlalu sering karena dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan siklus menstruasi. Sementara itu, pemasangan IUD darurat hanya dapat dilakukan melalui prosedur medis oleh dokter.

Perlu diingat, cara mencegah kehamilan setelah berhubungan hanya efektif jika menggunakan metode medis yang terbukti secara ilmiah. Cara alami yang sering dipercaya, seperti jongkok, mencuci vagina setelah berhubungan, minum air rebusan, atau ramuan herbal, hanyalah mitos dan tidak terbukti mencegah kehamilan.

Bila Anda ingin memastikan cara mencegah kehamilan setelah berhubungan intim yang paling tepat untuk kondisi Anda, konsultasikan dengan dokter melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, Anda juga bisa mendapatkan informasi medis yang benar, jelas, dan sesuai kebutuhan.