Informasi medis dalam artikel bersponsor ini telah ditinjau oleh tim dokter ALODOKTER
Mengetahui cara meredakan batuk sangat penting, sebab perubahan cuaca yang drastis dapat menurunkan daya tahan tubuh dan membuat seseorang gampang batuk. Batuk kering atau batuk berdahak sering dialami saat perubahan cuaca, dan kini tersedia obat batuk yang efektif untuk membantu mengatasi keduanya sekaligus.
Perubahan cuaca yang tiba-tiba memang sering menyebabkan batuk. Dua jenis batuk yang paling umum dialami adalah batuk kering dan batuk berdahak. Membedakan kedua jenis batuk ini memang tidak mudah, padahal pemilihan obat batuk yang tepat biasanya disesuaikan dengan jenis batuknya.

Namun, Anda tidak perlu bingung, kini sudah tersedia obat yang dapat membantu meredakan batuk kering maupun berdahak sekaligus, sehingga penanganannya menjadi lebih praktis tetapi tetap efektif.
Jenis-Jenis Batuk Akibat Perubahan Cuaca
Berikut adalah dua jenis batuk yang umum terjadi saat perubahan cuaca:
Batuk kering
Batuk kering adalah batuk yang tidak disertai dengan keluarnya dahak atau lendir dari tenggorokan. Biasanya, batuk ini terasa seperti ada sensasi gatal atau iritasi pada tenggorokan, sehingga penderita sering kali merasa perlu batuk secara terus-menerus untuk meredakan rasa tidak nyaman tersebut.
Batuk kering bisa dipicu oleh infeksi virus, paparan udara dingin, perubahan suhu yang drastis, atau debu dan polusi udara. Selain itu, batuk kering juga bisa muncul sebagai respons tubuh terhadap alergi atau iritasi, misalnya karena asap rokok atau bahan kimia. Jika dibiarkan, batuk kering bisa menyebabkan tenggorokan semakin sakit atau bahkan serak.
Batuk berdahak
Berbeda dengan batuk kering, batuk berdahak ditandai dengan keluarnya lendir atau dahak dari tenggorokan saat batuk. Dahak berfungsi membantu tubuh mengeluarkan kuman, debu, atau zat asing dari saluran pernapasan. Biasanya, batuk berdahak terjadi akibat infeksi pada saluran pernapasan, seperti flu, bronkitis, atau infeksi bakteri.
Selain infeksi, batuk berdahak juga dapat dipicu oleh paparan polusi, asap rokok, atau kondisi udara yang lembap dan dingin. Dahak yang keluar bisa berwarna bening, putih, kuning, atau kehijauan, tergantung pada penyebabnya. Jangan menahan untuk mengeluarkan dahak, karena tubuh Anda sedang berupaya membersihkan saluran napas.
Langkah Praktis untuk Meredakan Batuk
Untuk meredakan batuk kering maupun berdahak saat perubahan cuaca, berikut beberapa langkah sederhana yang bisa Anda lakukan:
1. Minum air hangat
Minuman hangat, seperti air putih, teh, atau air jahe, dapat membantu melembapkan tenggorokan yang kering dan meredakan rasa gatal akibat batuk. Air hangat juga dapat membantu mengencerkan dahak, sehingga memudahkan tubuh untuk mengeluarkannya.
Usahakan untuk minum air hangat beberapa kali dalam sehari, terutama saat tenggorokan mulai terasa tidak nyaman, agar membantu meredakan batuk lebih cepat.
2. Istirahat yang cukup
Saat tubuh sedang melawan infeksi, istirahat yang cukup sangat penting untuk memulihkan daya tahan tubuh. Tidur malam yang berkualitas dan cukup waktu istirahat siang akan membantu proses pemulihan, sehingga gejala batuk bisa lebih cepat mereda.
Kurang istirahat dapat memperparah batuk dan membuat tubuh lebih sulit melawan penyakit. Maka dari itu, istirahat cukup menjadi cara sederhana untuk meredakan batuk secara alami.
3. Hindari paparan asap rokok, debu, atau polusi
Asap rokok, debu, dan polusi udara dapat mengiritasi saluran napas, sehingga batuk bisa menjadi semakin parah atau sulit sembuh. Jika memungkinkan, hindari berada di lingkungan yang banyak asap atau debu. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama bila udara sedang tidak bersih atau ada orang di sekitar yang merokok.
4. Pilih obat batuk yang tepat
Pemilihan obat yang tepat sangat penting untuk meredakan batuk. Obat batuk kering biasanya mampu meredakan iritasi dan menenangkan tenggorokan. Sementara itu, obat batuk berdahak umumnya untuk mengencerkan dan mengeluarkan dahak.
Namun, kini Anda tidak perlu ribet menentukan jenis batuk yang dialami ataupun memilih obat apa yang harus diminum, karena telah tersedia obat batuk untuk meredakan kedua jenis batuk sekaligus, yaitu Bodrex Batuk Double Action.
Bodrex Batuk Double Action mengandung kombinasi guaifenesin sebagai ekspektoran untuk mengencerkan dahak, dextromethorphan HBr sebagai antitusif untuk menekan refleks batuk, dan bromhexine HCl sebagai mukolitik untuk memecah lendir agar lebih mudah dikeluarkan.
Kombinasi ketiganya membuat Bodrex Batuk Double Action efektif dalam meredakan batuk kering maupun berdahak sekaligus. Selain itu, obat ini juga tidak menyebabkan kantuk, sehingga Anda tetap dapat beraktivitas dengan nyaman sepanjang hari.
Bodrex Batuk Double Action adalah varian dual action pertama dari Bodrex yang diproduksi 100% di Indonesia. Bodrex Batuk Double Action juga sudah terbukti secara klinis, aman, dan dipercaya turun-temurun oleh keluarga Indonesia.
Menjaga kesehatan tubuh selama perubahan musim sangatlah penting. Tidak hanya dengan menerapkan pola hidup sehat, Anda juga perlu menyediakan Bodrex Batuk Double Action di mana pun, baik dalam bentuk kaplet maupun sirup. Dengan begitu, ketika keluhan batuk muncul, Anda dapat segera meredakan batuk tanpa harus menunda aktivitas.
Jika batuk, baik kering maupun batuk berdahak, tidak juga membaik setelah dua minggu mengonsumsi obat, segera konsultasikan ke dokter. Anda dapat memperoleh saran medis yang cepat dan praktis dengan Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mengetahui cara terbaik meredakan batuk yang tepat.