Penyakit faringitis ditandai dengan peradangan pada tenggorokan (faring). Di masyarakat, penyakit ini populer dengan sebutan “radang tenggorokan”. Penyakit faringitis sering kali membuat penderitanya merasakan sakit dan gatal di tenggorokan atau sulit menelan.

Penyakit faringtis dapat menular kepada orang lain. Jika sedang terkena penyakit ini, Anda disarankan untuk memakai masker guna mencegah penularan, selain juga untuk melindungi Anda dari paparan debu atau kuman.

Cari Tahu Seputar Penyakit Faringitis di Sini - Alodokter

Kenali Penyebab dan Gejala Penyakit Faringitis

Penyakit faringitis bisa disebabkan oleh virus dan bakteri, tapi kebanyakan terjadi akibat infeksi virus. Beberapa contoh virus dan bakteri yang dapat menyebabkan kondisi ini adalah:

Gejala yang menyertai penyakit faringitis bisa bervariasi, tergantung pada penyebabnya. Selain merasakan sakit atau gatal di tenggorokan, penderita penyakit faringitis juga dapat mengalami:

Penyakit faringitis yang diakibatkan infeksi virus biasanya tidak menyebabkan batuk berdahak. Gejala tersebut lebih umum terjadi pada faringitis akibat infeksi bakteri.

Meskipun jarang terjadi, pada infeksi bakteri tertentu, radang tenggorokan juga dapat disertai gejala berupa luka atau terbentuknya selaput berwarna putih keabuan di tenggorakan. Kondisi ini bisa berbahaya dan perlu segera mendapatkan penanganan dari dokter.

Pahami Cara Pengobatan Penyakit Faringitis

Penyakit faringitis harus diobati sesuai dengan penyebabnya. Faringitis yang disebabkan oleh virus biasanya tidak memerlukan obat-obatan khusus dan akan sembuh sendiri dalam waktu 5–7 hari. Dokter hanya akan meresepkan obat pereda nyeri, seperti paracetamol, untuk meredakan rasa sakit dan demam.

Namun, jika faringitis disebabkan oleh bakteri, dokter bisa meresepkan obat antibiotik, seperti amoxicillin dan penisilin. Dosis antibiotik akan ditentukan dokter berdasarkan usia, berat badan, dan kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan.

Jika diberikan obat antibiotik, Anda harus menghabiskannya. Biasanya, antibiotik harus dihabiskan dalam jangka waktu 7–10 hari. Penggunaan antibiotik yang tidak sampai habis atau tidak sesuai saran dokter bisa membuat bakteri malah menjadi kebal terhadap obat tersebut.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan di rumah untuk meringankan gejala faringitis, antara lain:

  • Minum air putih hangat setidaknya 8 gelas sehari untuk menjaga tenggorokan tetap lembap dan terhindar dari dehidrasi.
  • Konsumsi makanan dan minuman yang bisa menyamankan tenggorokan, misalnya sup ayam dan teh hangat yang dicampur madu.
  • Kumur-kumur dengan air garam (½ sendok teh garam dicampur segelas air).
  • Jika punya, gunakan alat pelembap udara di rumah untuk menghindari udara kering yang dapat memicu iritasi tenggorokan.
  • Hindari asap rokok.

Lakukan Pencegahan Penyakit Faringitis

Faringitis dapat ditularkan. Oleh karena itu, Anda bisa melindungi diri dari penyakit ini dengan mencegah penularannya. Caranya cukup sederhana, yaitu menghindari kuman penyebab dan selalu menjaga kebersihan diri.

Hindari berbagi makanan atau menggunakan alat makan yang sama dengan orang yang sedang mengalami faringitis. Anda juga bisa menggunakan masker bila berada di dekat orang yang sedang sakit faringitis, apalagi jika gejalanya disertai dengan bersin atau batuk.

Cucilah tangan dengan rutin menggunakan air dan sabun, serta jangan menyentuh hidung, mulut, atau wajah dengan tangan kotor. Jika tidak tersedia air dan sabun, Anda bisa menggunakan pembersih tangan yang mengandung alkohol.

Walaupun penyakit faringitis sendiri tidak berbahaya, ada beberapa penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan gejala berupa radang tenggorokan atau faringitis. Oleh karena itu, jika Anda mengalami gejala faringitis, seperti sakit tenggorokan, sulit menelan, dan demam, sebaiknya periksakan ke dokter.