Tidak memperhatikan asupan nutrisi dengan baik selama hamil bisa menyebabkan kekurangan gizi. Kondisi ini tidak boleh dianggap remeh karena dapat membahayakan kesehatan ibu hamil dan janin. Untuk mengantisipasinya, Bumil perlu mengenali apa saja tanda kurang gizi selama hamil.

Kekurangan gizi saat hamil umumnya merupakan dampak dari tidak terpenuhinya kebutuhan gizi ibu hamil yang telah berlangsung lama. Selain pola makan yang buruk, mual dan muntah berlebihan atau hiperemesis gravidarum, hamil di usia muda, kesulitan finansial, atau bahkan keadaan rumah tangga yang tidak mendukung juga bisa turut menjadi penyebab ibu hamil mengalami kurang gizi.

Catat, Ini Tanda Kurang Gizi Selama Hamil - Alodokter

Tanda Kurang Gizi Selama Hamil

Selama masa kehamilan, Bumil harus jeli terhadap perubahan tidak wajar yang terjadi pada tubuh, ya. Bisa jadi itu adalah tanda kurang gizi yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan Bumil dan Si Kecil yang ada di dalam kandungan.

Berikut ini adalah tanda kurang gizi selama hamil yang perlu Bumil catat:

1. Berat badan tidak bertambah

Idealnya, Bumil akan mengalami peningkatan berat badan seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Namun jika berat badan tidak kunjung bertambah atau justru turun, Bumil perlu waspada. Bisa jadi Bumil mengalami kekurangan gizi.

Selain melalui berat badan, kecukupan gizi Bumil juga bisa dilihat melalui lingkar lengan atas. Ibu hamil yang memiliki ukuran lengan atas kurang dari 23,5 cm dikategorikan sebagai kekurangan gizi. Jadi, jika lingkar lengan atas Bumil kurang dari angka tersebut, kemungkinan besar kebutuhan nutrisi Bumil belum tercukupi.

2. Anemia

Kurang darah atau anemia juga bisa menjadi pertanda Bumil tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Anemia dapat terjadi saat Bumil kekurangan zat besi dan asam folat, yaitu nutrisi yang penting untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh dan janin di dalam kandungan.

Gejala yang bisa Bumil kenali dari anemia antara lain adalah cepat merasa lelah, sesak napas, sering pusing, jantung berdebar-debar, sulit berkonsentrasi, serta pucatnya kulit, bibir, dan kuku.

3. Masalah psikologis

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kurangnya asupan asam lemak omega-3 selama hamil bisa membuat ibu hamil menunjukkan gejala seperti depresi, misalnya terus merasa sedih, tidak berharga, dan bersalah, serta tidak bisa mengontrol emosi. Jadi jika Bumil mengalami gejala tersebut, mungkin asupan nutrisi yang tepat bisa mengatasinya.

4. Mudah sakit

Ibu hamil yang kurang gizi biasanya akan lebih rentan terserang penyakit karena tidak memperoleh asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk menguatkan daya tahan tubuh. Akhirnya, virus, bakteri, jamur, dan parasit penyebab penyakit akan lebih mudah menyerang.

Bumil, memenuhi kebutuhan nutrisi merupakan persiapan terbaik dalam menyambut kelahiran sang buah hati. Dengan asupan gizi yang baik, Si Kecil dalam kandungan akan tumbuh dan berkembang dengan sempurna. Selain itu, risiko terjadinya komplikasi saat persalinan, kecacatan, atau penyakit kronis di masa yang akan datang dapat berkurang.

Untuk mewujudkan kehamilan yang sehat, pastikan Bumil selalu konsumsi makanan bergizi lengkap dan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan, ya. Jika Bumil mengalami tanda-tanda kurang gizi di atas, segera konsultasikan dengan dokter guna mendapatkan perawatan yang tepat.