Clanicin adalah obat oles untuk mengatasi jerawat yang parah. Obat ini dapat mengurangi jumlah jerawat dan mempercepat penyembuhan jerawat yang mengalami peradangan berat.

Clanicin terbuat dari bahan clindamycinBahan ini dapat membunuh bakteri penyebab jerawat dengan cara menghambat pembentukan protein yang dibutuhkan bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak. Dengan begitu, bakteri penyebab jerawat bisa dibasmi. 

Clanicin

Infeksi bakteri adalah salah satu alasan yang membuat jerawat sulit sembuh dan bertambah banyak. Dengan penggunaan Clanicin, jumlah jerawat bisa berkurang dan proses penyembuhannya menjadi lebih cepat.

Produk Clanicin

Terdapat dua varian kemasan produk Clanicin yang tersedia di Indonesia, yaitu:

  • Clanicin kemasan 10 gram
  • Clanicin kemasan 15 gram

Apa Itu Clanicin

Bahan aktif Clindamycin 1,2%
Golongan Obat resep
Kategori Antibiotik
Manfaat Mengobati jerawat
Digunakan oleh Dewasa dan anak usia ≥12 tahun
Clanicin untuk ibu hamil Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Jika Anda sedang hamil, konsultasikan dengan dokter terkait penggunaan obat ini.
Clanicin untuk ibu menyusui Obat ini aman digunakan oleh ibu menyusui selama sesuai dengan anjuran dokter. Namun, jangan oleskan Clanicin di puting atau payudara agar obat ini tidak tertelan oleh bayi saat menyusu.
Jika Clanicin perlu digunakan pada area puting atau payudara, oleskan obat ini setelah selesai menyusui dan pastikan area tersebut sudah bersih dari Clanicin sebelum menyusui.
Bentuk obat Gel

Peringatan sebelum Menggunakan Clanicin

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum menggunakan gel Clanicin adalah:

  • Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Clanicin tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap clindamycin atau lincomycin.
  • Sampaikan kepada dokter jika Anda mengalami radang usus atau pernah menderita diare parah akibat obat antibiotik. Clanicin tidak boleh digunakan oleh orang dengan kondisi tersebut.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda pernah menderita dermatitis atopik atau gangguan kulit lain.
  • Diskusikan dengan dokter terkait penggunaan Clanicin jika kulit mengalami sunburn, kering, iritasi, atau terdapat luka terbuka dan luka bakar yang luas pada kulit.
  • Jangan memakai obat oles lain di area kulit yang sedang diobati dengan Clanicin tanpa persetujuan dokter. 
  • Informasikan kepada dokter bahwa Anda sedang menggunakan Clanicin jika direncanakan untuk menjalani operasi. Penggunaan obat ini mungkin perlu dihentikan untuk sementara.
  • Konsultasikan dengan dokter terkait penggunaan Clanicin jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.
  • Clanicin tidak direkomendasikan untuk diberikan kepada anak usia <12 tahun.
  • Hindari penggunaan produk yang kandungannya dapat menyebabkan iritasi, seperti alkohol atau astringent, di area kulit yang sedang diobati dengan Clanicin.
  • Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan gel Clanicin.

Dosis dan Aturan Pakai Clanicin

Berikut ini adalah dosis umum penggunaan gel Clanicin untuk mengatasi jerawat:

  • Dewasa dan anak usia ≥12 tahun: 2 kali sehari.

Cara Menggunakan Clanicin dengan Benar

Gunakan Clanicin sesuai anjuran dokter dan petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan obat. Jangan mengurangi atau menambah dosis tanpa persetujuan dokter.

Agar efek pengobatan maksimal, perhatikan cara menggunakan gel Clanicin yang benar berikut ini:

  • Cucilah tangan Anda sebelum menggunakan Clanicin.
  • Bersihkan dan keringkan area yang akan diolesi gel Clanicin.
  • Oleskan gel Clanicin secara tipis-tipis ke area kulit yang berjerawat.
  • Jangan sampai gel Clanicin mengenai area mata, hidung, dan mulut. Segera bilas area tersebut dengan air jika terkena gel ini.
  • Pastikan untuk mencuci tangan kembali setelah menggunakan Clanicin.
  • Jangan langsung mandi atau berenang minimal 1 jam setelah menggunakan gel Clanicin.
  • Jika Anda lupa mengoleskan Clanicin, segera pakai gel ini begitu teringat. Namun, bila sudah dekat dengan jadwal dosis berikutnya, abaikan jadwal yang terlewat dan jangan mengoleskan lebih banyak gel Clanicin pada dosis selanjutnya.
  • Simpan obat ini di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari paparan matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan menggunakan Clanicin yang belum habis jika sudah dibuka lebih dari 1 bulan.

Interaksi Clanicin dengan Obat Lain

Berikut ini adalah beberapa efek interaksi yang dapat terjadi jika Clanicin digunakan bersama obat lain:

  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping dari atracurium, rocuronium, dan vecuronium
  • Penurunan efektivitas Clanicin jika digunakan bersama erythromycin

Selain itu, tidak tertutup kemungkinan jika Clanicin dapat berinteraksi dengan obat lainnya. Agar aman, beri tahu dokter apabila Anda akan menggunakan obat lain atau produk perawatan kulit tertentu.

Efek Samping dan Bahaya Clanicin

Beberapa efek samping yang bisa muncul di area kulit yang sedang diobati dengan gel Clanicin adalah:

  • Kulit terasa terbakar, gatal-gatal, dan memerah
  • Kulit kering dan mengelupas, atau justru berminyak

Konsultasikan dengan dokter lewat chat jika efek samping di atas tidak membaik atau bertambah parah. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius, seperti:

  • Kulit yang sedang diobati memerah, gatal-gatal, dan sangat kering
  • Sakit perut parah
  • Diare yang sangat cair (tidak berampas) atau berdarah