Salah satu fungsi penting hidung yaitu sebagai alat pernapasan. Ada beragam penyakit hidung yang bisa mengganggu fungsi tersebut, mulai dari kondisi gangguan medis hingga efek dari kecelakaan.

Hidung sebagai organ utama pendukung indera penciuman juga memiliki fungsi menyaring udara yang dihirup dari debu, kuman dan iritasi. Fungsi yang tidak kalah penting adalah untuk menghangatkan dan melembapkan udara yang dihirup, untuk mencegah paru-paru dan saluran pernapasan mengalami kekeringan.

Deretan Penyakit Hidung yang Bisa Menimpa Anda - Alodokter

Ketahui Beragam Penyakit Hidung

Salah satu gangguan pada hidung yang paling sering terjadi adalah tersumbat karena flu. Gangguan lain yang bisa menimpa organ indera penciuman ini, antara lain adalah:

  • Mimisan atau hidung berdarah
    Penyakit hidung yang umum menimpa lainnya adalah mimisan. Kondisi yang sering membuat panik ini, ternyata jarang sekali menandakan masalah kesehatan yang serius. Mimisan sendiri dianggap sebagai gangguan kesehatan ringan dan biasa terjadi mengingat di dalam hidung banyak terdapat pembuluh darah.

    Daerah hidung yang kaya akan pembuluh darah ada di permukaan bagian depan dan belakang. Pembuluh darah ini sangat rapuh sehingga mudah mengeluarkan darah. Orang dewasa dan anak-anak berusia 3-10 tahun merupakan kelompok yang rentan mengalami mimisan.

  • Kelainan dinding pemisah hidung
    Salah satu penyakit hidung yang dapat menyebabkan Anda mengalami gangguan bernapas adalah deviasi septum. Kondisi ini ditandai dengan gangguan atau penyimpangan dari letak septum hidung yaitu merupakan dinding pemisah antara rongga hidung kanan dan kiri yang terbuat dari tulang dan tulang rawan. Hal ini dapat menimbulkan ketidakseimbangan aliran udara pada saluran pernapasan.

    Gangguan ini dapat terjadi pada sebagian orang tanpa disadari. Umumnya, penderita baru akan mengalami keluhan ketika terjadi masalah yang signifikan pada pernapasan dan memerlukan penanganan dokter. Penyebab penyakit hidung ini biasanya akibat bawaan sejak lahir atau cedera pada hidung.

  • Polip hidung
    Penyakit hidung lain yang bisa menimpa Anda adalah polip atau benjolan pada hidung. Polip pada hidung memiliki ciri-ciri tonjolan bertekstur lunak, tidak menimbulkan rasa sakit dan bukan termasuk kategori kanker. Biasanya, benjolan tumbuh dalam saluran atau rongga sistem pernapasan. Penyakit ini umumnya menimpa orang dewasa dan bisa disembuhkan dengan tindakan medis.

    Biasanya, kondisi awal dari kehadiran penyakit hidung ini tidak menimbulkan gejala apa pun. Seiring perkembangan ukuran polip, kemungkinan besar benjolan akan menghalangi saluran hidung sehingga menyebabkan masalah pernapasan, kehilangan fungsi indera penciuman, dan sering menimbulkan infeksi.

  • Rhinitis
    Rhinitis terbagi menjadi dua, yaitu rhinitis alergi dan rhinitis nonalergi. Rhinitis alergi muncul ketika tubuh memproduksi immunoblobulin E (IgE) ketika merespons alergen (zat penyebab alergi). Kemudian zat histamin dan leukotrien akan dilepaskan dalam tubuh, yang membuat lapisan hidung dapat mengalami reaksi peradangan. Sedangkan penyebab rhinitis nonalergi lebih bervariasi, mulai dari terpapar asap rokok, aroma yang menyengat, perubahan cuaca, hingga iritasi debu.

    Selain itu, penyakit hidung lainnya adalah patah tulang hidung yang umum terjadi akibat pukulan keras atau benturan benda tumpul ke wajah. Cedera ini termasuk dalam kasus yang berat karena menimbulkan nyeri, bengkak dan kesulitan bernapas.

Pada umumnya, penanganan patah tulang hidung ringan cukup dilakukan di rumah. Sedangkan penanganan dari dokter dibutuhkan jika rasa sakit kian memburuk, sering mengeluarkan darah, bengkak yang tidak kunjung hilang dan hidung terlihat bengkok.

Apa pun jenis penyakit hidung yang diderita, jangan dianggap remeh, apalagi jika gejala yang dirasakan sudah semakin parah. Segera kunjungi dokter agar diberi perawatan dan penanganan yang tepat.