Menurunkan berat badan acapkali sulit dilakukan. Ketika berat badan berhasil turun, mempertahankannya lebih sulit lagi. Diet Dukan diklaim dapat menurunkan berat badan dalam tempo singkat. Menariknya, berat badan akan terjaga dan Anda juga tidak mudah lapar seperti pada program diet lain.

Diet Dukan adalah diet tinggi protein dan rendah karbohidrat. Meski rendah karbohidrat, diet ini tidak seperti diet Atkins dan diet keto yang menyarankan konsumsi makanan berlemak. Karbohidrat maupun lemak menjadi pantangan dalam diet Dukan. Meski demikian, Anda diperbolehkan makan sebanyak apa pun yang diinginkan, termasuk makanan berkalori sekalipun, asalkan makanan tersebut termasuk daftar diet Dukan.  

Diet Dukan, Cara Cepat Menurunkan Berat Badan Tanpa Rasa Lapar - Alodokter

Fase Diet Dukan

Penciptanya, Pierre Dukan, seorang dokter dan ahli nutrisi dari Prancis mengklaim diet Dukan dapat menurunkan berat badan sebanyak 5 kg hanya dalam waktu satu minggu. Kunci dari penurunan berat badan ala diet Dukan adalah dengan mengonsumsi makanan tinggi protein, oatmeal, air putih, dan berjalan kaki cepat minimal 20 menit. Diet Dukan terbagi dalam tiga fase, yaitu:

  • Attack (1-7 hari)
    Pada tahap ini, Anda akan sangat bergantung pada asupan protein. Anda boleh mengonsumsi protein hewani namun dalam jumlah terbatas. Tahapan attack bisa berlangsung selama 1-7 hari tergantung seberapa banyak berat yang ingin diturunkan. Anda juga diharuskan mengonsumsi 6-8 gelas air putih dan 1,5 sendok makan oatmeal per hari. Pada fase ini, Anda juga harus mulai membiasakan diri jalan kaki cepat selama 20 menit setiap hari. Daftar makanan yang boleh dimakan pada fase attack adalah:
    • Ikan dan kerang-kerangan.
    • Semua tipe daging termasuk daging ayam, kambing, sapi, domba, dan babi. Diperbolehkan menyantap daging ayam tapi tidak bersama kulitnya.
    • Protein nabati seperti tahu, tempe, dan kacang kedelai.
    • Shirataki adalah mie tradisional Jepang yang terbuat dari umbi konnyaku (konjac). Bila tidak menemukan, Anda bisa menggantinya dengan konnyaku jelly yang banyak beredar di pasaran. Masak tanpa menambahkan gula.
    • Susu bebas lemak dan produk olahannya, seperti yoghurt, keju, dan krim.
    • 1,5 sendok makan oat bran.
    • Telur. 

       

      Daftar makanan yang harus dihindari:

    • Sayuran.
    • Buah-buahan.
    • Sumber karbohidrat selain oatmeal.
    • Lemak.
    • Gila
    • Minuman beralkohol.
  • Cruise (1-12 bulan)
    Menu pada fase cruise juga lebih bervariasi, misalnya hari pertama menyantap protein tanpa lemak, lalu hari kedua protein dengan sayuran. Asupan oatmeal pun meningkat menjadi 2 sendok makan setiap harinya. Begitu juga dengan durasi jalan kaki cepat yang menjadi 30 menit per hari.
    Durasi fase ini tergantung dari berapa banyak berat badan yang ingin diturunkan. Untuk setiap 1 kg berlaku 6 hari program. Jadi kalau Anda ingin menurunkan sebanyak 10 kg, maka Anda harus menjalani tahapan cruise selama 60 hari atau 2 bulan. Daftar makanan lain yang boleh dimakan pada fase cruise:
    • Sayuran bebas pati (nonstarchy) seperti bokchoy, brokoli, mentimun, terong, tauge, bayam, tomat, jamur, wortel, selada, buncis, labu, dan sawi putih.
    • Protein hewani termasuk daging ayam, kambing, sapi, domba, dan babi.
    • Ikan dan kerang-kerangan.
    • Protein nabati, seperti tahu, tempe, dan kacang kedelai.
    • Susu bebas lemak dan produk olahannya, seperti yoghurt, keju, dan krim.
    • Shirataki.
    • Telur.

      Pada fase ini juga disarankan untuk mencukupi minum air putih. Sedangkan pantangannya sama dengan tahapan attack, ditambah sayuran yang mengandung pati, seperti jagung dan kentang.

  • Konsolidasi
    Setelah dua tahap sebelumnya yang berfokus pada penurunan berat badan, fase terakhir ini didesain untuk mempertahankan berat badan. Anda justru diperbolehkan untuk makan lebih banyak jenis makanan, asalkan sesuai dengan aturan berikut:
    • Anda diharuskan untuk mengonsumsi makanan yang ada di daftar makanan pada dua tahap attack dan cruise, akan tetapi dengan ketentuan daging hanya dikonsumsi 1-2 kali seminggu. Selain itu, Anda juga diperbolehkan menyantap 1-2 porsi buah per hari, sayuran tanpa pati, 2 potong roti gandum per hari, dan sedikit karbohidrat serta lemak. Namun setiap satu hari dalam seminggu, Anda hanya diperbolehkan mengonsumsi protein saja. Jangan lupa untuk tetap menyantap 2,5 sendok makan oatmeal setiap hari.
    • Meski diperbolehkan menyantap buah-buahan, Anda dilarang memakan anggur, pisang, dan ceri karena tinggi gula.
    • Untuk menjaga berat badan, lakukan 25 menit jalan cepat setiap hari.

Cara Kerja Diet Dukan dalam Menurunkan Berat Badan

Ini alasan mengapa diet Dukan efektif dan cepat dalam menurunkan berat badan:

  • Kalori pada protein lebih rendah daripada pada lemak.
  • Karena hanya sedikit karbohidrat yang masuk ke tubuh, tubuh akan menggunakan cadangan lemak untuk memproduksi energi. Dengan kata lain, tubuh dipaksa untuk membakar lemak.
  • Protein membuat perut cepat kenyang sehingga Anda makan lebih sedikit. Protein juga dapat membuat kenyang lebih lama sehingga nafsu makan dapat terjaga.
  • Protein bersifat thermogenesis, yaitu dapat meningkatkan produksi panas dalam tubuh. Ini artinya dibutuhkan lebih banyak energi untuk metabolisme protein, sehingga lebih banyak kalori yang terbakar untuk mencerna protein.

Diet Dukan tidak dianjurkan dijalankan oleh penderita sakit ginjal, sakit jantung, diabetes, dan wanita hamil serta menyusui. Hal ini karena risikonya mungkin lebih besar daripada manfaatnya.

Kelebihan protein pada penderita penyakit ginjal dapat memperparah risiko batu ginjal dan dikhawatirkan dapat memperberat kerja ginjal. Efek samping lain yang dapat terjadi ketika menjalani diet Dukan yaitu perut kembung, mual, sakit kepala, konstipasi, dan lemas. Sedangkan diet protein tinggi dapat menghambat produksi insulin yang dibutuhkan oleh penderita diabetes. Meski demikian dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal ini.

Diet Dukan memang dapat membantu Anda menurunkan dan mempertahankan berat badan. Namun dengan menjalani diet ini, Anda akan kekurangan asupan penting lain yang didapat dari makanan lain, seperti buah-buahan, gandum, dan kacang-kacangan. Belum ada penelitian yang membuktikan keamanan diet Dukan dalam jangka panjang. karenanya, Anda disarankan berkonsultasi dengan dokter ahli gizi sebelum menjalani diet Dukan.