Tak hanya untuk mendinginkan minuman, manfaat es batu juga diketahui baik untuk kesehatan dan penanganan sejumlah gejala penyakit, seperti nyeri, gatal karena gigitan serangga, hingga bengkak karena radang sendi. Untuk mengetahui manfaatnya lebih jauh, simak penjelasannya di sini.

Di tengah terik matahari dan cuaca yang panas, tidak ada yang lebih nikmat selain menenggak minuman dingin yang dicampur es batu. Namun, siapa sangka es batu ternyata juga bermanfaat untuk menangani dan meredakan berbagai masalah kesehatan.

Kenali Manfaat Es Batu dalam Penanganan Berbagai Penyakit - Alodokter

Manfaat Es Batu Terkait Penanganan Berbagai Penyakit

Ada berbagai manfaat es batu dalam meredakan atau meringankan berbagai penyakit, yaitu:

1. Nyeri tumit (plantar fasciitis)

Es batu diketahui dapat mencegah nyeri tumit menjadi lebih parah dan meredakan peradangan akibat aktivitas atau tekanan berlebih pada plantar fascia, yaitu jaringan ikat atau ligamen yang menghubungkan tulang tumit ke jari-jari kaki dan menopang lengkung kaki.

Terapi es batu untuk meredakan nyeri tumit dapat dilakukan dengan cara kompres atau rendam. Untuk cara kompres, Anda bisa melakukannya dengan meletakkan es yang sudah dihancurkan di dalam kantong plastik atau botol. Selanjutnya, kompres area tumit yang nyeri selama 15–20 menit, sebanyak 3–4 kali sehari.

Untuk cara rendam, Anda bisa mengisi baskom ukuran dangkal dengan air dan es batu, lalu rendam tumit selama 10–15 menit. Lakukan beberapa kali dalam sehari dan pastikan jari-jari kaki tidak ikut terendam air es.

Namun, ada satu hal yang perlu selalu Anda ingat, jangan pernah menempelkan es batu secara langsung pada tumit atau bagian tubuh mana pun yang mengalami nyeri atau cedera.

2. Keracunan makanan

Keracunan makanan terjadi akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi bakteri Salmonella. Bakteri ini umumnya dapat ditemukan di makanan mentah atau tidak dimasak hingga matang dan makanan atau minuman yang tidak melalui proses pasteurisasi.

Salah satu keracunan makanan akibat bakteri Salmonella adalah sering buang air besar atau diare. Nah, salah satu cara untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan banyak minum air dan mengisap es batu guna mengganti cairan tubuh yang hilang.

3. Gigitan atau sengatan serangga

Es batu juga diketahui dapat meredakan gatal, bengkak, kemerahan, atau nyeri pada kulit akibat gigitan nyamuk. Anda hanya perlu mengompres bagian yang sakit dengan handuk basah atau ice pack selama beberapa menit.

Namun, jika Anda tersengat lebah atau binatang berbahaya lain dan muncul gejala berat, seperti sesak napas dan pusing, disarankan untuk segera pergi ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

4. Gusi bengkak

Rasa nyeri atau bengkak pada gusi dapat diredakan dengan memanfaatkan es batu, setidaknya sampai Anda ke dokter gigi. Caranya adalah dengan meletakkan es batu di dalam mulut, tepatnya di atas daerah yang sakit.

5. Cedera atau radang sendi

Es batu sudah sejak lama digunakan untuk meredakan pembengkakan dan peradangan akibat cedera atau kondisi lain, seperti radang sendi.

Caranya adalah dengan mengompres daerah yang bengkak atau sakit dengan handuk basah atau es yang sudah dibungkus dengan handuk selama 10–15 menit. Lakukan kompres beberapa kali dalam sehari.

Bagi Anda yang ingin memanfaatkan es batu untuk berbagai keluhan di atas, selalu ingat untuk tidak menaruh es batu secara langsung pada kulit, terutama pada luka terbuka. Anda bisa meletakkan kain bersih di antara kulit dan es batu. Selain itu, jangan menaruh es batu pada kulit selama lebih dari 15–20 menit.

Manfaat es batu memang tidak perlu diragukan lagi. Namun, jika nyeri, peradangan, atau pembengkakan tidak kunjung membaik setelah menggunakan es batu, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.