Fakta Manfaat Vibrator bagi Wanita

Vibrator menjadi salah satu sex toys yang dapat digunakan wanita untuk mendapatkan kepuasaan saat berhubungan intim dengan pasangan. Bagi sebagian wanita yang sulit mendapatkan klimaks seksual bisa mencapai orgasme lebih cepat berkat penggunaan vibrator.

Selain orgasme, penggunaan vibrator pun ditengarai mampu mencari tahu titik-titik sensitif sensual wanita, sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri sekaligus membantu pria dalam memberikan kenikmatan seksual kepada wanita.

fakta manfaat vibrator bagi wanita - alodokter

Fakta-fakta Mengenai Penggunaan Vibrator

Banyak stigma yang beredar mengenai penggunaan vibrator pada aktivitas seksual wanita. Mulai dari wanita yang memuaskan diri menggunakan vibrator dianggap sebagai wanita kesepian hingga alat vibrator yang dinilai menggantikan peran pria dalam memuaskan wanita.

Semua anggapan itu hanya mitos yang beredar di masyarakat. Sebaliknya, penggunaan vibrator ternyata mampu mewarnai kehidupan seks wanita yang khususnya mengalami permasalahan intim, seperti:

  • Menjadikan seks terasa lebih erotis

Saat kehidupan seks mulai monoton, ini saatnya untuk mencoba hal-hal baru bersama pasangan. Anda bisa mempertimbangkan untuk memberikan pijatan sensual, seks oral, atau menggunakan vibrator untuk memberikan suasana sensual saat berhubungan seks dengan pasangan.

  • Vibrator mampu membuat wanita mendapatkan orgasme

Pria harus memahami, setidaknya hanya ada sekitar 25 persen wanita yang bisa mencapai klimaks saat berhubungan seks dengan pasangannya. Setidaknya tiga dari empat wanita mengaku perlu mendapatkan rangsangan lebih banyak pada bagian klitoris, entah melalui sentuhan jari-jari pria, lidah, ataupun vibrator. Bahkan sebagian wanita mengaku tidak bisa mendapatkan orgasme tanpa bantuan rangsangan vibrator secara intens.

  • Mengatasi masalah disfungsi seksual

Disfungsi seksual yang dialami wanita biasa disebabkan oleh berbagai hal. Jika memang mengganggu, maka terapi kondisi ini akan sangat bergantung kepada gejala dan penyebabnya. Sebagai langkah pengobatan nonmedis, dokter mungkin akan mengusulkan penggunaan vibrator selama berhubungan seks. Penggunaan vibrator ditujukan kepada wanita untuk mendapatkan stimulasi klitoris yang diharapkan berujung pada orgasme.

  • Mengetahui titik-titik rangsangan

Memberikan rangsangan ke seluruh tubuh dengan menggunakan vibrator bisa dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Ini juga bisa menjadi cara untuk mengetahui bagian tubuh mana yang lebih sensitif terhadap rangsangan. Setelah mengetahui bagian-bagian tubuh yang sensitif, jangan ragu untuk mengomunikasikannya bersama pasangan agar aktivitas seksual menjadi lebih menyenangkan.

Terlepas dari manfaat vibrator di atas, Anda tetap tidak dianjurkan untuk menggunakan sex toys ini dalam jangka panjang karena penggunaan vibrator terlalu sering dan berfokus pada lokasi yang sama dikhawatirkan dapat menyebabkan mati rasa (kebas) pada organ intim. Selain itu, agar terhindar dari penularan penyakit seksual, bersihkan vibrator dengan air hangat disertai sabun pembersih atau alkohol setelah menggunakannya. Alat bantu seks ini adalah milik Anda dan pasangan, jadi jangan meminjamkannya kepada orang lain untuk mencegah risiko penularan penyakit kelamin.