Boleh nggak ya, minum air kelapa setelah vaksin? Katanya sih air kelapa bisa menghilangkan efek samping setelah vaksin. Selain itu, apakah efektivitas vaksin malah jadi berkurang gara-gara minum air kelapa? Yuk, telusuri fakta seputar minum air kelapa setelah vaksin di artikel berikut.

Air kelapa merupakan cairan yang terbentuk secara alami di dalam buah kelapa. Minuman ini terkenal di seluruh dunia karena rasanya yang enak dan menyegarkan. Selain itu, air kelapa juga memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk mencukupi cairan tubuh dan mencegah dehidrasi.

Fakta Minum Air Kelapa Setelah Vaksin - Alodokter

Ada anggapan di masyarakat bahwa minum air kelapa setelah melakukan vaksinasi bisa menghilangkan efek samping vaksin. Namun, di sisi lain, ada juga yang bilang bahwa khasiat vaksin bisa berkurang dengan minum air kelapa. Bagaimana kebenarannya?

Minum Air Kelapa Setelah Vaksin

Setelah menjalani vaksinasi, tubuh sering kali akan mengalami reaksi ringan, seperti nyeri ringan di lokasi suntikan vaksin, demam, hingga lemas selama beberapa hari.

Hal ini karena vaksin mengandung zat, komponen, atau serpihan dari kuman atau virus yang diberikan ke tubuh, biasanya melalui suntikan. Tujuan pemberian vaksin adalah untuk membentuk reaksi imunitas terhadap penyakit tertentu, misalnya polio, tetanus, hepatitis B, hingga COVID-19.

Ada banyak informasi yang beredar di masyarakat seputar pantangan atau anjuran tertentu setelah vaksinasi, salah satunya tentang minum air kelapa setelah vaksinasi. Apakah air kelapa boleh diminum setelah mendapatkan vaksin? Jawabannya adalah boleh.

Faktanya, untuk menjaga kondisi tubuh setelah mendapatkan vaksin, kamu perlu makan dan minum yang cukup. Salah satu pilihan minuman sehat yang justru baik dikonsumsi setelah vaksin adalah air kelapa. Hal ini karena air kepala kaya akan vitamin, mineral, dan elektrolit yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

Sebagian orang meyakini informasi yang menyebutkan bahwa air kelapa dapat menurunkan efektivitas vaksin. Namun, informasi ini tidak benar. Faktanya, hingga saat ini, belum ada riset ilmiah yang menyebutkan bahwa air kelapa dapat mengganggu efektivitas vaksin.

Justru, minum air kelapa dapat memberi banyak manfaat bagi tubuh tanpa mengganggu fungsi vaksin dalam membentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit.

Beragam Manfaat Air Kelapa

Selain dapat membantu menjaga jumlah cairan dan elektrolit di dalam tubuh, air kelapa juga memiliki manfaat lain, di antaranya:

1. Mencegah dehidrasi

Setelah mendapatkan vaksin, tubuh mungkin akan terasa lemas dan demam ringan selama beberapa hari. Hal ini merupakan reaksi normal tubuh dalam membentuk kekebalan terhadap penyakit setelah imunisasi.

Meski demikian, terkadang keluhan tersebut bisa saja membuat orang yang baru divaksin menjadi kurang nafsu makan. Hal ini bisa membuatnya rentan mengalami dehidrasi. Untuk menjaga asupan cairan tubuh setelah vaksinasi, kamu bisa minum air yang cukup, termasuk dengan minum air kelapa.

2. Menjaga daya tahan tubuh

Air kelapa memilliki kandungan vitamin C dan antioksidan yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dan mengurangi risiko penyakit akibat radikal bebas. Kandungan vitamin C pada air kelapa ini baik untuk membantu imunitas tubuh tetap kuat melawan penyakit, serta memperkuat imunitas tubuh setelah imunisasi.

3. Mencegah batu ginjal

Tercukupinya cairan dalam tubuh dapat mencegah terjadinya batu ginjal yang terbentuk akibat penumpukan kristal pada ginjal. Dengan meminum air kelapa, ginjal akan menjadi lebih bersih dan sehat.

Nah, itulah penjelasan singkat tentang minum air kelapa setelah vaksin. Meskipun relatif aman untuk dikonsumsi, air kelapa mungkin perlu dihindari oleh orang yang alergi terhadap minuman ini.

Jika kamu mengalami efek samping vaksin yang berat atau menetap hingga lebih dari 1–2 minggu, seperti demam tinggi, lemas, nyeri otot dan tulang yang parah, kamu bisa berkonsultasi langsung ke dokter, ya.

Jika masih ragu untuk minum air kelapa setelah vaksin, kamu juga bisa bertanya ke dokter untuk memastikan apakah minuman ini aman untuk kamu konsumsi.