Gemeli adalah istilah medis yang berarti kehamilan kembar. Pada kehamilan gemeli, seorang perempuan mengandung lebih dari satu janin di dalam rahimnya. Tidak hanya dua, tapi bisa juga tiga, bahkan empat janin atau lebih sekaligus. Pada kehamilan gemeli biasanya ukuran perut lebih besar dibanding kehamilan tunggal.

Kehamilan gemeli dibagi menjadi dua jenis, yaitu kembar identik dan non-identik. Kembar identik terjadi jika satu sel telur dibuahi oleh satu sel sperma namun kemudian membentuk dua embrio. Sedangkan kembar non-identik terjadi ketika dua sel telur dibuahi oleh dua sel sperma dalam waktu yang sama, sehingga berkembang menjadi dua janin yang berbeda.

Fakta Penting Seputar Kehamilan Gemeli atau Kembar - Alodokter

Berbagai Kondisi Kehamilan Gemeli

Jika Anda dan pasangan sedang menantikan atau mengharapkan anak kembar, ada baiknya Anda mengetahui beragam fakta seputar kehamilan gemeli berikut ini:

  • Ibu hamil kembar membutuhkan asupan kalori yang lebih besar
    Jika mengandung lebih dari satu janin, ibu hamil membutuhkan asupan kalori yang lebih besar yaitu minimal sekitar 2.700 kalori per hari. Selain itu, ibu hamil kembar juga butuh asupan vitamin, asam folat, dan mineral yang lebih banyak untuk mendukung pertumbuhan janin di dalam kandungan.
  • Kehamilan kembar biasa terjadi pada ibu usia 30-an
    Biasanya semakin tua usia seorang perempuan, siklus haid semakin tidak teratur. Jika Anda berusia 30-40 tahun dengan ovulasi tidak teratur, maka Anda berpeluang mengalami ovulasi dengan dua sel telur sekaligus, sehingga terjadilah kehamilan gemeli.
  • Persalinan sering terjadi lebih awal
    Proses persalinan pada kehamilan gemeli biasanya terjadi saat usia kandungan memasuki minggu ke-36 atau ke-37, bahkan lebih awal lagi. Yang patut diwaspadai, kehamilan gemeli lebih berisiko mengalami kelahiran prematur, dengan kondisi bayi mengalami gangguan organ tubuh.
  • Risiko diabetes dan preeklamsia lebih besar
    Ibu hamil janin kembar memiliki risiko diabetes tipe 2 dan preeklamsia lebih besar, dibandingkan ibu hamil dengan janin tunggal. Preeklamsia ditandai dengan tekanan darah tinggi selama hamil, dan biasanya terdapat pembengkakan di kaki dan tangan.
  • Gejala morning sickness terasa lebih parah
    Morning sickness yang dialami ibu hamil disebabkan oleh meningkatnya hormon kehamilan. Janin kembar di dalam kandungan dapat membuat gejala-gejala tersebut lebih parah daripada kehamilan tunggal, karena kadar hormon kehamilan yang lebih tinggi.
  • Kenaikan berat badan lebih banyak
    Berat badan ibu hamil akan bertambah seiring dengan pertumbuhan janin di dalam kandungan. Umumnya pertumbuhan berat badan ibu hamil pada kehamilan gemeli lebih besar, sebab ada lebih dari satu janin, serta plasenta dan cairan ketuban yang juga lebih banyak. Rata-rata pertambahan berat badan pada kehamilan tunggal adalah 11 kg, sedangkan kehamilan gemeli adalah 15 kg.

Kehamilan gemeli atau kembar memiliki berbagai risiko dan kondisi yang memerlukan lebih banyak perhatian. Untuk memastikan kesehatan ibu dan janin dalam kandungan, sebaiknya selalu kontrol ke dokter secara berkala.