Fuladic adalah obat oles yang mengandung asam fusidat. Obat ini digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit kulit akibat infeksi bakteri, mulai dari impetigo hingga bisul kecil. Fuladic tersedia dalam bentuk hanya boleh digunakan sesuai resep dan anjuran dokter.

Asam fusidat yang terkandung dalam Fuladic bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi, khususnya Staphylococcus aureus, yang kerap menimbulkan masalah pada kulit anak-anak maupun dewasa. Sebagai antibiotik topikal, Fuladic efektif untuk infeksi kulit yang tergolong ringan.

Fuladic - Alodokter

Produk Fuladic

Fuladic tersedia di Indonesia dalam dua bentuk sediaan:

Masing-masing sediaan memiliki kegunaan yang disesuaikan dengan kondisi kulit. Fuladic sediaan krim untuk area kulit yang lembap, sedangkan Fuladic sediaan salep untuk kulit yang lebih kering atau menebal.

Meskipun dipakai pada permukaan kulit saja, penggunaan krim atau salep Fuladic tetap harus sesuai dengan anjuran dokter. Pemakaian antibiotik oles yang tidak sesuai aturan pakai dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi antibiotik. 

Beli Fuladic di Aloshop

Apa Itu Fuladic

Bahan aktif Asam fusidat 2%
Golongan Obat resep
Kategori  Antibiotik
Manfaat Mengobati penyakit kulit akibat infeksi bakteri
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak
Fuladic untuk ibu hamil Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat oles berbahan asam fusidat terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat oles ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Fuladic untuk ibu menyusui Produk asam fusidat, seperti Fuladic, umumnya aman untuk ibu menyusui selama digunakan sesuai petunjuk dokter.
Pastikan bayi tidak bersentuhan langsung dengan area kulit Anda yang sedang diobati dengan Fuladic.
Jika perlu menggunakan obat ini pada puting, oleskan setelah selesai menyusui dan jangan lupa untuk membersihkan sisa obat sebelum waktu menyusui selanjutnya.
Bentuk obat Krim dan salep

Peringatan sebelum Menggunakan Fuladic

Obat antibiotik berbahan asam fusidat, seperti Fuladic, tidak dapat digunakan untuk mengobati infeksi kulit akibat virus, jamur, atau parasit. Hal penting lain yang perlu diperhatikan sebelum menggunakannya antara lain:

  • Beri tahu dokter jika Anda pernah mengalami iritasi atau alergi terhadap obat oles. Bila memungkinkan, sebutkan juga jenis obatnya. Fuladic tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap asam fusidat.
  • Sampaikan kepada dokter jika Anda pernah mengalami iritasi kulit setelah menggunakan obat lain yang tergolong antibiotik topikal.
  • Berkonsultasilah ke dokter sebelum memakai Fuladic jika terdapat luka yang besar, luka tusuk, atau luka bakar di area kulit yang akan diobati.
  • Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter mengenai penggunaan Fuladic jika Anda sedang menderita penyakit liver.
  • Pastikan dokter mengetahui jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau sedang dalam masa menyusui.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menjalani terapi dengan obat tertentu, termasuk obat oles lain. Agar aman, jangan memakai obat lain pada kulit yang sedang diobati dengan Fuladic, kecuali atas saran dokter.
  • Jangan menggunakan Fuladic untuk mengobati infeksi kulit pada anak tanpa persetujuan dokter.
  • Segera ke dokter jika timbul reaksi alergi obat atau efek samping yang mengganggu setelah memakai Fuladic.

Dosis dan Aturan Pakai Fuladic

Oleskan Fuladic sediaan salep atau krim secara merata pada area kulit yang perlu diobati, 2–3 kali sehari. Lama pengobatan biasanya berkisar 7–10 hari atau sesuai petunjuk dokter. Jika keluhan tidak membaik, sebaiknya konsultasikan kembali ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

Berikut beberapa penyakit kulit yang bisa diobati dengan Fuladic:

Cara Menggunakan Fuladic dengan Benar

Gunakanlah Fuladic sesuai anjuran dokter dan petunjuk yang tertera pada kemasan. Jangan menggunakan obat ini terlalu banyak atau terlalu sering, tetapi secukupnya saja sesuai aturan pakai.

Berikut adalah panduan menggunakan Fuladic yang benar: 

  • Cuci tangan sebelum menggunakan Fuladic. Bersihkan dan keringkan area kulit yang akan diobati.
  • Oleskan Fuladic tipis-tipis di area kulit yang perlu diobati hingga merata.
  • Jangan menutup atau membalut area yang diobati dengan perban, kecuali atas saran dokter.
  • Jangan lupa untuk mencuci tangan setelah menggunakan Fuladic, kecuali jika yang diobati area tangan.
  • Gunakan Fuladic secara hati-hati. Jika obat tidak sengaja terkena mata atau bagian dalam hidung atau mulut, segera bilas hingga bersih.
  • Jika lupa menggunakan Fuladic, segera pakai obat ini begitu teringat. Namun, bila sudah dekat dengan jadwal pemakaian berikutnya, tidak perlu mengoleskan obat ini lebih banyak pada pemakaian selanjutnya.
  • Berkonsultasilah melalui layanan Chat Bersama Dokter jika gejala infeksi kulit belum mereda setelah 7 hari memakai Fuladic. Segera ke dokter jika gejala infeksi kulit makin parah meski belum 7 hari.
  • Simpan Fuladic di tempat bersuhu ruangan dan terhindar dari panas serta lembap. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan gunakan Fuladic yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Interaksi Fuladic dengan Obat Lain

Fuladic jarang menimbulkan efek interaksi saat digunakan dengan obat lain. Namun, tidak tertutup kemungkinan obat ini dapat berinteraksi dengan obat atau bahan aktif tertentu, terutama obat lain yang tergolong antibiotik, baik topikal maupun oral.

Agar aman, jangan mengoleskan Fuladic bersama obat oles atau produk skin care pada area kulit yang sama, kecuali atas anjuran dokter.

Efek Samping dan Bahaya Fuladic

Fuladic umumnya aman jika digunakan sesuai petunjuk dokter dan aturan pakai. Meski demikian, sebagian orang bisa mengalami efek samping berikut ini:

  • Iritasi ringan pada kulit, seperti kemerahan, gatal, atau perih
  • Kulit terasa kering atau mengelupas 

Konsultasikan ke dokter melalui layanan Chat Bersama Dokter jika gejala infeksi kulit makin parah atau timbul efek samping yang mengganggu meski penggunaan Fuladic sudah dihentikan. Dokter akan membantu mengevaluasi kondisi Anda dan memberikan saran penanganan yang sesuai.

Bila perlu periksa langsung ke dokter spesialis kulit, Anda dapat menggunakan layanan Booking Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk membuat janji temu. Melalui fitur tersebut, Anda dapat melihat jadwal praktik, membaca ulasan pasien, dan langsung melakukan booking dalam beberapa klik.

Meski jarang, penggunaan obat oles berisi asam fusidat bisa menimbulkan reaksi alergi pada kulit. Gejala alergi obat meliputi ruam kulit yang sangat gatal dan menyebar luas, bengkak di bibir atau kelopak mata, mengi, atau sesak napas. Segera ke IGD rumah sakit terdekat jika timbul reaksi alergi setelah menggunakan Fuladic.